Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Nataru di Kota Bogor
- account_circle Sandi
- calendar_month Kam, 11 Des 2025
- comment 0 komentar

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, meninjau langsung kesiapan Kota Bogor menghadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, di Terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kamis (11/12). Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, meninjau langsung kesiapan Kota Bogor menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, di Terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kamis (11/12).
Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan, jajaran kepolisian harus hadir untuk melayani dan membuat nyaman serta aman masyarakat.
“Saya datang dari Bandung untuk melakukan pengecekan kesiapan teman-teman di Kota Bogor (Polresta Bogor Kota) dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru,”ujarnya.
Ia optomis, perayaan Natal dan Tahun Baru ini harus menjadi momen yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor.
Karena itu, ia melanjutkan, keselamatan, kenyamanan, maupun pelayanan terhadap masyarakat yang berada di Kota Bogor harus menjadi prioritas utama bagi jajaran Polresta Bogor Kota.
“Kami harus menemani semua masyarakat sehingga kebutuhan mereka selama Nataru dapat terpenuhi, dan akhirnya perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bogor ini dapat berjalan dengan baik dan aman,” ucapnya.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Rudi Setiawan menyebut, selama Nataru tentunya akan terjadi peningkatan volume kendaraan serta pergerakan masyarakat di Kota Bogor.
Hal ini menjadi perhatian penting bagi pihak kepolisian untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
“Karena perayaan ini merupakan event spiritual bagi umat Kristiani, Rudi pun menekankan strategi pengamanan harus matang dan melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak,”tuturnya.
“Kalau dalam pelayanan ini yang diutamakan tentu adalah bagaimana kehadiran kepolisian yang juga dibantu oleh teman-teman yang lain,”sambungnya.
Dalam tinjauan tersebut, Rudi pun turut menyarankan kepada Polresta Bogor Kota untuk melibatkan remaja gereja dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, remaja gereja atau pengurus gereja, yang juga berperan sebagai pelayan gereja, paling mengenal jemaat dan kondisi di lingkungannya.
Langkah ini juga disebutnya penting untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan dari orang asing yang memiliki maksud buruk, sehingga kekhusyukan dan kelancaran ibadah umat Kristiani tetap terjaga.
Dengan melibatkan pihak yang paling mengenal jemaat, koordinasi keamanan dapat berjalan lebih efektif.
“Jadi dengan mudah mereka akan berkomunikasi, memberikan pelayanan, dan kalau ada kecurigaan tentunya mereka sudah berusaha untuk mengamankan. Itu ya salah satu strateginya,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi


