Hikmah dan Makna Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Jum, 5 Sep 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah kegiatan yang sangat baik. Dalam pelaksanaannya, kita dihadapkan pada berbagai acara yang mampu mengingatkan kita akan usaha Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia, serta mengingatkan kita untuk selalu bersholawat kepada beliau.
Merayakan maulid Nabi seharusnya lebih dari sekadar acara, namun menjadi sebuah kesempatan untuk menghayati makna dari perayaan tersebut. Berikut adalah beberapa hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallaahu’alaihi wa Sallam:
1. Memperkuat Rasa Cinta terhadap Nabi
Perayaan Maulid Nabi adalah waktu yang tepat untuk memperkuat rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dengan mengenang momen kelahiran beliau, umat Muslim diingatkan kembali akan sosok yang patut dicontoh dalam segala aspek kehidupan.
Rasa cinta ini tidak hanya terlihat dari ucapan, tetapi juga dari tindakan nyata dalam mengikuti ajaran dan sunnah beliau. Rasulullah pernah bersabda:
Artinya: “Iman seseorang di antara kalian tidak akan sempurna hingga aku lebih dicintainya daripada ayah, anak, dan seluruh manusia. ” (HR. Al-Bukhari)
2. Mengikuti Akhlak dan Perilaku Nabi
Peringatan Maulid Nabi mendorong umat Islam untuk mencontoh akhlak dan perilaku mulia dari Nabi Muhammad SAW, seperti sikap sabar, jujur, penuh kasih, dan adil.
Perayaan ini menjadi kesempatan untuk belajar dan menerapkan akhlak tersebut dalam kehidupan sehari-hari, guna menciptakan masyarakat yang lebih baik dan harmonis.
Allah berfirman: “Sesungguhnya Nabi Muhammad adalah teladan yang baik bagimu, bagi orang yang berharap rahmat Allah dan hari kiamat serta banyak mengingat Allah. ” (QS. Al-Ahzab:21)
3. Menyempurnakan Pemahaman tentang Ajaran Islam
Dengan memperingati Maulid, umat Islam diingatkan untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang ajaran Islam dan kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Dua warisan berharga yang ditinggalkan Rasulullah untuk umatnya adalah Al-Qur-an dan As-Sunnah. Oleh karena itu, menjadi penting bagi kita untuk memanfaatkan momen perayaan Maulid Nabi ini agar semangat kita untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran dari dua sumber tersebut semakin meningkat.
Rasulullah bersabda: “Aku tinggalkan dua hal di antara kalian, dan kalian tidak akan tersesat jika berpegang pada keduanya, yaitu Kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya sallahu alaihi wa sallam. ” (HR. Malik)
Secara keseluruhan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pelajaran-pelajaran ini tidak hanya berguna untuk memperdalam spiritualitas dan iman kita, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup umat Islam secara umum.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni


