Hadiri IES 2026, Dedie Rachim Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga Bogor
- account_circle Putri
- calendar_month Rab, 4 Feb 2026
- comment 0 komentar

Foto: Pemkot Bogor
bogorplus.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Indonesia Economic Summit (IES) in Action 2026 yang berlangsung di Ballroom C, Shangri- La Hotel, Jakarta, Selasa (3/2/2026/).
Dengan mengangkat tema “Coming Together to Boost Resilient Growth and Shared Prosperity”, acara ini merupakan forum ekonomi Internasional yang melibatkan dialog strategis antar sektor, yang mempertemukan para pemangku kebijakan, pelaku bisnis, serta investor dari dalam serta luar negeri.
Pada hari pertama, IES 2026 menyajikan serangkaian pembicara yang berasal dari kalangan pemerintah dan sektor usaha nasional yang terlibat aktif dalam perumusah kebijakan, termasuk Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Yudhoyono (AHY), serta Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Utusan Khusus Presiden untuk Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu.
Diskusi ini membahas kebijakan ekonomi nasional, strategi menarik investasi jangka panjang, transformasi industri, peningkatan daya saing global, pengembangan ekonomi bekerlanjutan, dan pembangunan sumber daya manusia.
IES 2026 diharapkan dapat mendorong komitmen diplomasi dalam diskusi menjadi proyek nyata yang dapat menyediakan lapangan kerja dan mempercepat transisi menuju Indonesia Emas 2045.
Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinasi Infrastruktur dan Wilayah, menjelaskan bahwa dalam dialog ini ia membahas bagaimana Indonesia menghadapi tantangan geopolitik saat ini serta mempersiapkan masa depan dalam berbagai bidang seperti pembangunan, ekonomi, dan infrastruktur.
Indonesia perlu terus menekankan pada pembangunan kemandirian sesuai dengan Asta Cita yang merupakan visi utama Presiden. Indonesia harus berusaha keras untuk menciptakan ketahanan di bidang pangan, energi, dan air, sambil memperkuat infrastruktur.
“Dan infrastruktur ini bisa menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah, juga bisa menjadi solusi ketimpangan antarwilayah. Infrastruktur juga bisa membangun sumber daya manusia bangsa melalui sektor pendidikan dan kesehatan, sehingga peningkatan kesejahteraan bisa hidup semakin baik dan layak,” ujarnya.
Visi Indonesia ini juga sejalan dengan apa yang sudah dan sedang dijalankan di Kota Bogor melalui upaya pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bogor melalui program Bogor Beres, Bogor Maju, yang dirinci menjadi Bogor Lancar, Bogor Cerdas, serta Bogor Sehat dan Sejahtera.
Angka pencapaian investasi dan perkembangan sektor bisnis, dari usaha mikro hingga perusahaan besar, terus menunjukkan tren peningkatan.
Sektor pembangunan infrastruktur di Kota Bogor pun sedang menjalankan berbagai proyek untuk mendukung konektivitas antar wilayah. Selain itu, sistem transportasi juga diperluas melalui kerjasama dengan DKI Jakarta dalam menyediakan layanan Transjabodetabek P11 dari Terminal Baranangsiang ke Blok M.
Pada 2026 ini, sejumlah rencana strategis juga telah disusun dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Putri







