Breaking News
light_mode
Trending Tags

HACCP Itu Apa? Istilah Viral yang Disebut dr Tan Shot Yen Saat Kritik MBG di DPR RI

  • account_circle Dheza
  • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Istilah HACCP mendadak ramai diperbincangkan publik setelah disinggung oleh ahli gizi masyarakat, dr. Tan Shot Yen, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi IX DPR RI.

Potongan video yang menampilkan pernyataan dr. Tan viral di berbagai media sosial, sehingga memantik diskusi mengenai kualitas tenaga gizi yang terlibat dalam program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kesempatan itu, dr. Tan mengkritik keras minimnya pemahaman sebagian tenaga ahli gizi terhadap standar dasar keamanan pangan yang justru sangat krusial.

Dengan nada heran, dr. Tan menuturkan bahwa ada tenaga gizi yang bahkan tidak mengetahui apa itu HACCP, seolah istilah tersebut terdengar asing di telinga mereka.

“Lebih lucu lagi mereka nggak ngerti ditanya apa itu HACCP. Hah, HACCP hewan apa itu? Lho, ahli gizi kok nggak ngerti?” ucapnya heran, dikutip dari siaran YouTube TV Parlemen.

Pernyataan tersebut sontak memunculkan keprihatinan publik. Pasalnya, di tengah gencarnya pemerintah menjalankan program MBG yang menyasar anak sekolah, ketidakpahaman tenaga gizi terhadap standar keamanan pangan tentu menjadi alarm serius.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan HACCP? Berikut ulasan selengkapnya.

Apa Itu HACCP?

HACCP merupakan singkatan dari Hazard Analysis and Critical Control Points, sebuah sistem manajemen keamanan pangan yang diakui secara internasional.

Konsep ini dikembangkan sebagai metode preventif untuk memastikan bahwa makanan yang diproduksi aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Sistem HACCP bekerja dengan cara mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan potensi bahaya yang mungkin muncul dalam proses produksi pangan.

Bagi seorang ahli gizi, pemahaman HACCP ibarat dokter memahami anatomi tubuh.

Ini adalah pengetahuan dasar yang wajib dikuasai untuk memastikan makanan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dari ancaman kontaminasi.

dr Tan Shot Yen menegaskan, minimnya pemahaman tentang HACCP di kalangan ahli gizi muda menunjukkan jam terbang yang masih rendah.

Padahal, penerapan HACCP sangat penting dalam program berskala nasional seperti MBG, di mana jutaan anak sekolah menjadi penerima manfaat.

Tujuan utama HACCP adalah melindungi konsumen dari risiko keracunan dan penyakit bawaan makanan.

Di Indonesia, penerapan sistem ini bahkan sudah diatur melalui Peraturan Kepala BPOM Nomor 11 Tahun 2019, yang menegaskan pentingnya pengawasan keamanan pangan, khususnya pada produk yang dikonsumsi massal maupun untuk kebutuhan ekspor.

Jika tenaga gizi yang berada di garis depan tidak memahami prinsip HACCP, maka potensi bahaya semacam ini akan terus mengintai.

  • Penulis: Dheza

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siang Ini, Polisi Terapkan One Way Arah Jakarta 

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Polisi kembali menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (One Way) dari Puncak menuju Jakarta, Selasa (28/1). One Way arah Jakarta ini diterapkan dari pukul 12.30 WIB. Sebelumnya polisi menerapkan rekayasa Ganjil-genap pukul 06.00 hingga 08.30 WIB. Lalu pada pukul 09.55 WIB. Polisi menormalkan kembali lalu lintas dua arah di Jalur Puncak. Kasatlantas Polres Bogor, […]

  • Madura United Terpuruk di Zona Degradasi Usai Imbang Lawan Persita Tanggerang

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Madura United semakin terpuruk di zona degradasi BRI Liga 1 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (24/1). Gol pertama dalam pertandingan ini tercipta pada menit ke-55, ketika Charisma Fathoni berhasil membawa Persita unggul 1-0. Namun, Madura United membalas delapan menit kemudian, pada menit ke-63, […]

  • Seorang Wanita di Bogor Ditemukan Bersimbah Darah Tanpa Pakaian  

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Seorang wanita berinisal AMP ( 27) ditemukan bersimbah darah di sebuah rumah di Cibinong, Kabupaten Bogor. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (27/4). Mulanya, Ketua RW setempat menerima laporan dari warga mengenai adanya korban penusukan. Saat ditemukan, wanita muda itu tidak mengenakan pakaian, hanya dalaman saja. Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit FMC, lalu […]

  • Harga Emas Melonjak, Prediksi Ekonomi RI Terancam 

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Harga emas mulia produk Antam saat ini tercatat masih sangat tinggi, yaitu Rp 1. 896. 000 per gram. Lonjakan harga emas ini sering kali berkaitan dengan prediksi mengenai kondisi ekonomi nasional di masa mendatang. Ketika muncul spekulasi terkait ketidakpastian ekonomi, resesi, atau krisis keuangan, permintaan terhadap emas sebagai aset aman atau safe haven cenderung meningkat. Peningkatan permintaan ini secara […]

  • Temannya Jadi Bupati, Sastra Winara Bakal Tetap Kawal dan Awasi Rudy Susmanto 

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

        Jabarplus.id – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara mengaku bahagia teman satu partainya, Rudy Susmanto sudah sah menjabat sebagai Bupati Bogor.   “Pertama kita bangga mantan ketua DPRD bisa jadi Bupati. Kita dukung penuh beliau. Pokonya kita akan sukseskan program beliau selama 5 tahun ke depan,” kata dia Jumat 21 Februari 2025.   […]

  • KPK Sita Dokumen Tahun 2017 Hingga 2022 di Kantor KONI Jatim

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Penyidik KPK telah menyita sejumlah dokumen dari tahun 2017 hingga 2022 di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, mengungkapkan bahwa penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur pada Tahun Anggaran […]

expand_less