Global Fraud Index 2025: Indonesia Peringkat Kedua Negara Paling Rentan Penipuan
- account_circle Abdul
- calendar_month 21 jam yang lalu
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan sistem perlindungan terhadap tindak penipuan (fraud) paling lemah secara global sepanjang 2025. Data tersebut terungkap dalam laporan Global Fraud Index 2025 yang dipublikasikan oleh Sumsub, perusahaan verifikasi berskala internasional.
Dalam laporan tersebut, Indonesia menempati posisi ke-111 dengan skor indeks 6,53. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat risiko penipuan tertinggi kedua di dunia, tepat di bawah Pakistan yang berada di peringkat pertama.
Lima Negara dengan Perlindungan Terlemah
Berdasarkan indeks tersebut, lima negara dengan tingkat perlindungan terhadap fraud paling minim adalah:
- Pakistan
- Indonesia
- Nigeria
- India
- Tanzania
Pakistan disebut sebagai negara dengan level kerawanan fraud paling parah dalam laporan tersebut.
Laporan itu menyoroti bahwa negara-negara dengan pengawasan hukum dan sistem teknis yang lemah berisiko tinggi menjadi sasaran sindikat kejahatan siber internasional maupun praktik pencucian uang lintas negara.
Secara mendasar, posisi Indonesia dalam indeks ini menunjukkan adanya kerentanan struktural yang dinilai lebih tinggi dibandingkan mayoritas negara lain di dunia.
Bagi sektor swasta maupun regulator, Global Fraud Index 2025 menjadi instrumen penting untuk memetakan kelemahan sistemik, sekaligus dasar evaluasi dalam memperkuat perlindungan terhadap kejahatan finansial dan digital di masa mendatang.
- Penulis: Abdul








