Breaking News
light_mode
Trending Tags

Empat Tahun Didiamkan, Situ Gunung Putri Jadi Bukti Gagalnya Tata Kelola Aset Daerah 

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id- Revitalisasi Situ Gunung Putri yang terletak di Kabupaten Bogor nampaknya hanya sebatas wancana semata.

Pasalnya, sejak tahun 2020 silam permohonan pengajuan revitaliasi Situ Gunung Putri telah dilayangkan oleh pihak desa kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun perbaikan itu tak kunjung dilakukan, bahkan saat ini Situ Gunung Putri diselimuti oleh hama tanaman eceng gondok.

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mengatakan situ di wilayahnya itu hanya dilakukan pemeliharaan dan pembersihan tumbuhan eceng gondok.

Menurutnya, hal itu tidak akan menyelesikan permasalahan. Solusi penanganan Situ Gunung Putri, itu harus adanya pengerukan dengan alat berat.

“Sampai kemarin terjadi musibah, itu melanda di tiga desa. Ada beberapa titik akses ke wilayah kampung juga terputus karena banjir meluapnya air setu ke pemukiman,”ujarnya saat ditemui, Jumat (18/7).

Setu Gunung Putri memiliki luasan sebesar 11 Hektare. Lalu berubah menjadi 6,5 Hektare pada 2020, karena ada permasalahan yakni gugatan dari pihak swasta ke pemerintah.

Kemudian, kedalaman Setu Gunung Putri sendiri saat ini hanya memiliki kedalaman satu meter pada bagian sisi dan dua meter pada bagian tengah.

Dirinya mengaku gamang, karena bisa saja Setu Gunung Putri berubah menjadi daratan akibat tidak diurus.

“Dan ini kelambat laun mungkin ini akan menjadi daratan kalau tidak diurus,”katanya.

Daman Huri menceritakan, selama ia menjabat kepala desa, baru hari ini Dinas Sumber Daya Air (SDA) Pemprov Jawa Barat melihat langsung kondisi Situ Gunung Putri.

Ia berharap, dengan adanya rekomendasi dari tim SDA Provinsi Jawa Barat pengerukan Situ Gunung Putri ini dapat direalisasikan secepatnya.

“Kalaupun memang tidak bisa dan tidak mampu mereka mengurus aset-aset yang ada di wilayah kabupaten, menurut saya harus ada perubahan kebijakan regulasi pemerintah,”ucapnya.

“Serahkan saja aset-aset provinsi khususnya situ yang ada di Kabupaten Bogor, jadi dapat lebih mudah mendeteksi permasalahan yang ada pada situ,”tegasnya.

Selain revitalisasi Setu Gunung Putri, Daman Huri juga menyoroti potensi lain yang ada di wilayahnya seperti, olahraga air.

“Di sini kan bisa dipakai untuk latihan arum jeram, kemudian olahraga air. Tapi kalau dengan cara begini tidak mungkin, dan ini sudah melahirkan atlet dari Porda, Jawa Barat, dari desa Gunung Putri,” jelasnya.

Potensi olahraga, ekonomi, pariwisata, dan jasa. Bakal berimbas ke UMKM sekitar dan masuk ke Pendapatan Asli Desa (PADes).

Nantinya, masyarakat dapat menikmati potensi tersebut dengan harga yang terjangkau.

“Seperti itu. Potensi olahraga, potensi ekonomi, pariwisata, jasa, akan tumbuh disitu. Termasuk akan imbas juga ke UMKM. Kemudian akan ada masuknya PADes,” ucap dia.

Ia menilai, banyak potensi yang ditelantarlan oleh negara. Dirinya juga mendesak agar pihak pemerintah yang lebih berwenang bertanggung jawab atas permasalahan di wilayahnya.

Daman Huri juga menyayangkan, kewenangan dia menjadi Kepala Desa terbatas.

“Kemudian masyarakat menikmati, murah-murah. Itu banyak sekali potensi yang ditelantarkan oleh negara. Ini negara harus tanggung jawab. Kami juga negara, tapi kewenangan kami terbatas begitu,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cisadane Resik Kritik KLH Soal Penanganan Lingkungan : Tajam ke Puncak, Tumpul ke Salak

    Cisadane Resik Kritik KLH Soal Penanganan Lingkungan : Tajam ke Puncak, Tumpul ke Salak 

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Komunitas pemerhati lingkungan Cisadane Resik menuding Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) bersikap tebang pilih dalam penanganan kerusakan lingkungan. Mereka menilai KLH terlalu fokus pada kawasan Puncak, sementara kerusakan lingkungan di kawasan Gunung Salak justru minim tindakan. “KLH mengusulkan pencabutan izin di Puncak, tapi di Gunung Salak baru sampai penyegelan saja,”ujar Ketua Cisadane Resik, Sutanandika, Selasa […]

  • IPA Convex Bahas Situasi Global Sektor Migas di Tengah Ketegangan AS dan China

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Direktur Eksekutif Asosiasi Minyak dan Gas Indonesia (IPA) Marjolijn Wajong menyatakan bahwa acara IPA Convex 2025 akan membahas kondisi global, terutama mengenai ketidakstabilan harga minyak dan gas yang baru-baru ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan dalam perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Ia menjelaskan bahwa diskusi panel terkait situasi global di sektor migas akan […]

  • Renternir Versus Unit Simpan Pinjam Koperasi Merah Putih

    Renternir Versus Unit Simpan Pinjam Koperasi Merah Putih 

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    Oleh :Yunan Arif bogorplus.id- Berawal dalam sebuah percakapan di dalam angkutan umum (angkot). Terdapat dua orang ibu rumah tangga yang baru pulang berbelanja. “Saya jualan makanan anak – anak didepan rumah, bu . Lumayanlah hasilnya untuk menutupi kebutuhan kami satu bulan , karena kalau cuma mengandalkan gaji suami saya yang pegawai rendahan , enggak cukup,” […]

  • Naik Mobil Clasik, Bupati-Wakil Bupati Bogor Sapa Warga Usai Dilantik

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto – Ade Ruhandi  tiba di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor usai dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Dari pantauan di lapangan, berbagai elemen masyarakat mulai dari ormas hingga pelajar tampak menyambut kehadiran pemimpin kabupaten Bogor itu. Rudy Susmanto- Ade Ruhandi tiba sekitar pukul 14.35 WIB. […]

  • Rayakan HJB ke-543, Dedie Rachim Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Perhatian Lingkungan

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya kolaborasi dan perhatian terhadap lingkungan dalam merayakan Hari Jadi Bogor (HJB) yang ke-543 pada tahun 2025. Hal ini disampaikan saat acara peluncuran logo dan tema HJB yang dilaksanakan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (14/5/2025). Dedie Rachim menjelaskan bahwa peluncuran logo lebih awal […]

  • Bupati Bogor Gandeng Rumpin Central Nursery, Dorong Penghijauan dan Ruang Terbuka Hijau

    Bupati Bogor Gandeng Rumpin Central Nursery, Dorong Penghijauan dan Ruang Terbuka Hijau

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor, Rudy Susmanto melakukan kunjungan kerja ke Balai Persemaian Modern Rumpin atau Rumpin Central Nursery yang berlokasi di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Senin (28/7). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat sinergi dalam mendukung program penghijauan berkelanjutan. Rudy Susmanto menyampaikan, balai Persemaian Modern Rumpin merupakan pusat pembibitan milik pemerintah pusat di bawah […]

expand_less