Dwi Hartono Orang Mana? Aktor Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Ini Ternyata Tinggal di Bogor
- account_circle Dheza
- calendar_month Sel, 26 Agu 2025
- comment 0 komentar

Dwi Hartono (DH), sosok yang diduga menjadi aktor intelektual di balik penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) BRI, Muhammad Ilham Pradipta. (Instagram/@klanhartono)
Bogorplus.id – Polda Metro Jaya menangkap Dwi Hartono (DH), sosok yang diduga menjadi aktor intelektual di balik penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) BRI, Muhammad Ilham Pradipta.
DH ditangkap Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Sabtu, 23 Agustus 2025, pukul 20.15 WIB, di Solo, Jawa Tengah, bersama dua tersangka lain berinisial YJ dan AA.
Sehari kemudian, tersangka lain berinisial C juga ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Keempatnya langsung digelandang ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, empat tersangka eksekutor penculikan lebih dulu diringkus polisi.
Tiga pelaku AT, RS, dan RAH, ditangkap di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. Sementara satu pelaku lain, Erasmus Wawo alias RW, ditangkap saat berusaha melarikan diri melalui Bandara di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Korban, Muhammad Ilham Pradipta (37), diculik di parkiran Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu 20 Agustus 2025. Aksi penculikan terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Keesokan harinya, jasad Ilham ditemukan seorang warga di persawahan Desa Naga Sari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Kondisinya mengenaskan, dengan mata tertutup lakban serta tangan dan kaki terikat.
Berdasarkan hasil autopsi, korban diduga tewas akibat kekerasan benda tumpul di bagian dada dan leher.
Tekanan kuat pada area leher dan dada menyebabkan korban kehabisan oksigen hingga meninggal dunia.
Dwi Hartono Asal Mana?
Dwi Hartono diketahui berasal dari Lahat, Sumatera Selatan, lahir pada 6 Oktober 1985.
Ia merantau sejak usia 26 tahun dan mulai menekuni dunia usaha sejak kuliah pada 2006.
Usaha kecil-kecilan seperti warnet, rental PS2, kafe, dan warteg menjadi langkah awalnya.
Kini, Dwi tinggal di rumah mewah di Jalan San Fransisco, Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Rumah tersebut sekaligus dijadikan markas operasional bimbingan belajar online miliknya, Guruku.
Dwi Hartono tercatat memiliki dua perusahaan, yakni PT Hartono Mandiri Makmur dan PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia.
Melalui perusahaan terakhir, ia mendirikan Guruku, sebuah platform pendidikan nonformal berbasis digital.
Guruku menekankan kualitas tenaga pendidik, kedalaman materi, serta penyusunan soal yang kompetitif.
Layanannya bukan hanya menyasar pelajar, tetapi juga pelaku UMKM hingga pebisnis profesional.
- Penulis: Dheza


