Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dudung Sebut Presiden Prabowo Tidak Kerahkan TNI ke Kejaksaan

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Penasihat Khusus Presiden di Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak menginstruksikan TNI untuk mengerahkan pasukan ke Kejaksaan. Pernyataan ini disampaikan Dudung pada acara Satu Meja The Forum bertema TNI Jaga Kejati dan Kejari, Sinergi atau Investasi yang ditayangkan di Kompas TB, Rabu (14/5/2025).

“Kalau menurut saya itu dasarnya nota kesepahaman tadi, jadi kerja sama MOU baik ke pertanian  maupun dengan kepolisian dan sebagainya itu dasarnya itu,” kata Dudung.

“Presiden itu apabila beliau memerintahkan pasti prosedurnya melalui undang-undang dan sebagainya, kalau misalnya tahapan-tahapan dalam rangka operasi, contoh misalnya dari tertib sipil, darurat sipil, kemudian sampai darurat militer, baru itu presiden akan berperan dan tentunya itu pun harus persetujuan DPR,” ujarnya.

Dudung juga menyatakan bahwa sebaiknya TNI dan Kejaksaan harus melaporkan kepada Presiden sebelum melakukan penandatanganan.

“Tentunya juga sebelum nota kesepahaman itu ditandatangani, itu dilaporkan kepada presiden. Dalam hal ini pengerahan pasukan ini saya yakin tidak ada dari presiden, tapi dari nota kesepahaman itu sendiri,” kata Dudung.

Sebagai informasi, kolaborasi antara TNI dan Kejaksaan Agung didasari oleh nota kesepahaman yang ditandatangani pada 6 April 2023. Nota tersebut mencakup kerja sama dalam hal pendidikan, pelatihan, pertukaran informasi, serta penugasan TNI di lingkungan Kejaksaan RI.

Selanjutnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menindaklanjuti kerja sama antara TNI dan Kejaksaan Agung dengan menerbitkan surat telegram. Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal Kristomei Sianturi, mengungkapkan bahwa kolaborasi dalam pengamanan antara TNI dan Kejaksaan bersifar rutin dan bersifat pencegahan, seperti yang sudah ada sebelumnya.

“Perbantuan TNI kepada Kejaksaan merupakan bagian dari kerja sama resmi antara Tentara Nasional Indonesia dan Kejaksaan RI yang tertuang dalam Nota Kesepahaman Nomor NK/6/IV/2023/TNI tanggal 6 April 2023,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kristomei menegaskan bahwa semua bentuk dukungan dari TNI dilakukan berdasarkan permintaan resmi dan kebutuhan yang terukur serta tetap mengacu pada hukum yang berlaku. Dia juga memastikan bahwa TNI akan selalu mengutamakan prinsip profesionalisme, netralitas, dan kerja sama antar lembaga.

“Hal ini juga sebagai pengejawantahan tugas pokok TNI sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Skalanya disesuaikan dengan kebutuhan kejaksaan,” katanya.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Hanya Wanita, Kenali 7 Jenis KB untuk Pria

    Tidak Hanya Wanita, Kenali 7 Jenis KB untuk Pria

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – KB untuk pria mungkin tidak banyak diketahui. Padahal, KB tidak hanya dapat dilakukan oleh wanita, tapi pria juga bisa melakukan KB. Alat kontrasepsi untuk pria memang tak sebanyak untuk wanita. Ejakulasi di luar saat berhubungan intim dan penggunaan konsom lebih umum dilakukan. Berikut ini berbagai jenis KB untuk Pria! Jenis KB untuk Pria […]

  • Puasa Tanpa Sahur: Apakah Sah ?

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Ramadan, bulan suci penuh berkah, telah tiba. Bulan yang dinanti umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ini adalah momen untuk meningkatkan ibadah, memperkuat keimanan, dan memperbanyak amal kebaikan. Salah satu amalan yang dianjurkan saat berpuasa adalah sahur. Meskipun bukan syarat wajib, sahur memiliki manfaat besar bagi tubuh dan jiwa.  Rasulullah menyebutkan, “Makan sahurlah […]

  • Bupati Bogor Santuni 1.200 Anak Yatim dan Lansia di Refleksi Akhir Tahun 2025

    Bupati Bogor Santuni 1.200 Anak Yatim dan Lansia di Refleksi Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten Bogor menutup tahun 2025 dengan cara berbeda. Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama ribuan warga menggelar doa bersama serta memberikan santunan kepada 1.200 anak yatim dan lansia. Kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 itu berlangsung di Masjid Raya Nurul Wathon, kawasan Pakansari, Cibinong, Jumat (26/12). Acara ini menjadi ruang muhasabah kolektif sekaligus ikhtiar batin […]

  • Mitos, Fakta, dan Penataan Ulang Ritual Seksual Gunung Kemukus

    Mitos, Fakta, dan Penataan Ulang Ritual Seksual Gunung Kemukus

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ritual seksual yang dilakukan oleh peziarah di Gunung Kemukus, yang berada di Desa/Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah, pernah menarik perhatian dunia internasional. Hal ini dipicu oleh laporan media Australia, SBS, mengenai aktivitas seksual di lokasi tersebut. Media tersebut menyatakan bahwa untuk mendapatkan berkah dari Pangeran Samudro yang dimakamkan di sana, peziarah harus melakukan […]

  • Persikabo 1973 Semakin Terpuruk, Budiarjo Thalib : Ini Periode Terburuk Saya 

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pelatih Persikabo 1973 Budiarjo Thalib mengakui bahwa timnya tengah mengalami periode terburuk sepanjang karier kepelatihannya. Dalam konferensi pers usai pertandingan, Budiarjo Thalib tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kekalahan tim. Ia juga mengungkapkan, berbagai kendala yang dihadapi Persikabo 1973, termasuk persoalan finansial serta manajemen yang dinilai kurang mendukung. “Bermain di kandang sendiri tentu kami ingin […]

  • Korban Pencabulan Kapolres Ngada Berjumlah 1 Anak Berusia 6 Tahun

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Tim penyidik dari Direktorat Reskrimum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur mengonfirmasi bahwa hanya ada satu korban dalam kasus dugaan pencabulan yang melibatkan Kapolres Ngada nonaktif AKBP Fajar Widyadharma Lukman. “Korban hanya satu orang berusia enam tahun,” ungkap Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Patar Silalahi dalam konferensi pers di Mapolda NTT pada Selasa sore, 11 […]

expand_less