DPRD Kota Bogor Awasi Rencana Kerja BUMD demi Optimalkan PAD 2026
- account_circle Putri
- calendar_month Jum, 9 Jan 2026
- comment 0 komentar

Foto: Istimewa
bogorplus.id – Komisi II DPRD Kota Bogor mengadakan pertemuan kerja bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor, yaitu Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) dan Bank Kota Bogor.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Bogor ini membahas rencana kerja serta anggaran untuk tahun 2026, Rabu (7/1/2026).
Seluruh anggota Komisi II DPRD Kota Bogor dan para pimpinan BUMD hadir dalam pertemuan ini.
Diskusi terfokus pada rencana program, distribusi anggaran, dan prediksi kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, menyatakan bahwa pembahasan mengenai rencana kerja dan anggaran adalah bagia dari fungsi pengawasan DPRD. Hal ini diperlukan guna memastikan pengelolaan BUMD berjalan secara sehat dan profesional.
“Perencanaan harus disusun secara matang dan realistis, agar BUMD mampu memberikan kontribusi optimal terhadap PAD sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rifki dalam rapat tersebut.
Dalam penjelasannya, Perumda Pasar Pakuan mengemukakan berbagai program kerja untuk tahun 2026, antara lain pengelolaan dan revitalisasi pasar, peningkatan kebersihan dan kenyamanan di lingkungan pasar, serta program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang.
Komisi II DPRD memberi sejumlah masukan agar semua program yang dilaksanakan dapat memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat dan dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas penggunaan anggaran.
Sementara itu, Bank Kota Bogor menjelaskan rencana bisnis dan anggaran untuk tahun 2026, termasuk strategi penguatan modal, peningkatan kualitas layanan perbankan, serta dukungan pembiayaan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Komisi II menekankan perlunya penerapan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan.
Rifki juga menegaskan bahwa DPRD meminta semua BUMD Kota Bogor yang terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan akuntabilitas, agar keberadaan BUMD dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Komisi II berkomitmen mengawal agar BUMD dikelola secara transparan, akuntabel, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah serta peningkatan PAD,” pungkasnya.
- Penulis: Putri








