Dinkes Jabar Catat 36 Ribu ODGJ di Kabupaten Bogor Selama Lima Tahun
- account_circle Putri
- calendar_month Jum, 23 Jan 2026
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa Kabupaten Bogor termasuk salah satu daerah dengan jumlah individu yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) yang cukup tinggi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari opendata.jabarprov.go.id, selama lima tahun terakhir antara 2019 dan 2024, sebanyak 36.103 ODGJ telah menerima perawatan dari fasilitas kesehatan di Kabupaten Bogor.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mengungkapkan bahwa angka ini tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan populasi total di wilayah tersebut.
“Penduduknya terbanyak (Se-Jawa Barat) dan wajar kalau banyak orang stres,” kata Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, Jumat 23 Januari 2026.
Ia menyatakan bahwa ada berbagai faktor penyebab gangguan jiwa pada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kondisi ekonomi dan lingkungan sosial.
“Banyak faktor, ekonomi, sosial keluarga dan banyak faktornya,” jelas dia.
Namun, Farid Ma’ruf menambahkan bahwa di antara jumlah tersebut, ada juga sejumlah warga dari luar Kabupaten Bogor yang mendapatkan layanan kesehatan di wilayahnya.
“Meskipun ada beberapa di luar Bogor, kondisi sikologisnya terganggu jadi ODGJ. Banyak yang sembuh juga itu kan bisa disembuhkan dengan treatmen tertentu,” jelas dia.
Farid Ma’ruf mengakui bahwa pihaknya belum melakukan verifikasi secara mendetail terkait kesesuaian antara data provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor, termasuk mengenai jumlah ODGJ di tahun 2025.
“Nanti itu kita cek lagi,” tutup dia.
- Penulis: Putri







