Damkar Wancanakan Pemasangan IOT di Pasar, Bisa Langsung Meluncur Tanpa Laporan
- account_circle Sandi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

IOL. Foto : Istimewa
bogorplus.id– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Bogor mewacanakan pemasangan sistem Internet of Things (IoT) di kawasan pasar sebagai langkah antisipasi dini kebakaran.
Melalui teknologi ini, potensi kebakaran dapat terdeteksi lebih cepat bahkan sebelum ada laporan dari masyarakat.
Kepala DPKP Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan pasar menjadi salah satu lokasi yang wajib dipasang IoT karena memiliki risiko kebakaran tinggi, terutama pada malam hingga menjelang subuh saat aktivitas pengawasan minim.
“Termasuk pasar kami wajibkan pasang IoT. Karena kalau pasar biasanya malam ditinggal, dan kejadian yang terjadi biasanya menjelang subuh,” kata Yudi, Senin (12/1/2025).
IoT tersebut dilengkapi sensor untuk memantau asap, suhu, dan kelembapan lingkungan.
Ketika sensor mendeteksi panas atau kondisi tak normal pada ambang tertentu, sistem akan langsung mengirim sinyal ke Dinas Pemadam Kebakaran.
“Pada derajat tertentu itu akan memberikan sinyal ke kami. Kalau itu kebakaran, langsung berangkat. Tanpa laporan pun nanti kami bisa sendiri menuju lokasi,”tuturnya.
Menurut Yudi, pemasangan IoT memungkinkan petugas melakukan pemantauan jarak jauh secara real time.
Hal ini menjadi solusi karena tidak setiap hari pengelola pasar dapat siaga mengawasi potensi api.
“Itu salah satu tujuan kenapa kami pasang IoT. Karena tidak setiap hari mereka standby melihat api,” jelasnya.
Meski demikian, Yudi menegaskan pemasangan IoT akan dilakukan secara bertahap dan melalui mekanisme kerja sama mengingat teknologi tersebut membutuhkan biaya.
“Kalau IoT itu ke depan kami pasang, tapi hanya yang bisa kerja sama. Karena itu butuh biaya,” ucapnya.
Sebelumnya, DPKP Kabupaten Bogor juga berencana mengintegrasikan IoT milik perusahaan dan pelaku usaha dengan aplikasi Simpadampro yang terhubung langsung ke Command Center Damkar.
“Kalau ada panas yang lebih dari biasanya di lingkungan itu, terdeteksi oleh IoT, maka akan terkoneksi dengan aplikasi kita,” ujar Yudi saat ditemui, Jumat (9/1/2026).
Nantinya, jika terjadi lonjakan suhu drastis, sistem akan menampilkan ikon merah di layar Command Center DPKP Kabupaten Bogor.
“Kadang-kadang kemungkinan ke depan itu, yang lebih dulu tahu ada potensi kebakaran justru kita,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi


