Cegah Tawuran, Bupati Bogor Minta Razia Miras di Kabupaten Bogor Ditingkatkan
- account_circle Sandi
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Bupati Bogor Rudy Susmanto saat merazia warung miras di Kabupaten Bogor. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Bupati Bogor Rudy Susmanto, memerintahkan aparat gabungan untuk menggencarkan razia minuman keras (miras) selama bulan suci Ramadhan.
Langkah tegas ini diambil untuk menekan potensi tawuran dan tindak kriminalitas yang kerap melibatkan pemuda di wilayah Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menegaskan, peredaran miras menjadi salah satu faktor pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama saat Ramadhan.
“Kami menjaga bersama-sama dan tentunya salah satunya adalah minuman keras merupakan salah satu pemicu bagi terjadinya beberapa tawuran pemuda yang ada di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy, Senin (2/3/2026).
Ia memastikan, razia akan ditingkatkan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, termasuk menindak tegas toko-toko yang masih nekat beroperasi selama Ramadhan.
“Razia di seluruh wilayah Kabupaten Bogor akan lebih ditingkatkan lagi untuk memberantas salah satunya adalah minuman keras yang masih beroperasi di wilayah Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Sebelumnya, aparat gabungan dari Polres Bogor, TNI, dan Satpol PP menggelar patroli skala besar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di kawasan Cibinong dan sekitarnya, Minggu (1/3/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan 124 botol miras di sebuah toko dekat Terminal Cibinong.
Bupati Bogor bersama Kapolres turun langsung ke lokasi dan mendapati sejumlah warga tengah mengonsumsi miras. Botol-botol minuman keras juga terlihat berserakan di dalam toko.
Sementara itu, Kapolres Bogor, Wikha Ardilestanto, menyatakan pihaknya langsung mengamankan barang bukti serta beberapa orang yang berada di lokasi.
“Di Terminal Cibinong ini kami menemukan ada sebuah tempat yang masih menjual minuman keras. Tadi juga kita mengamankan beberapa orang yang masih mengkonsumsi minuman keras,” ujarnya.
“Kita menemukan ada total 124 botol yang kemudian kita amankan oleh personil gabungan dari TNI, Polri dan juga Satpol PP,” tambahnya.
Polres Bogor turut mengamankan pemilik dan karyawan toko untuk dimintai keterangan. Sementara itu, toko tersebut ditutup sementara guna proses penyelidikan lebih lanjut.
- Penulis: Sandi








