Cegah Perundungan Sejak Dini, Jenal Mutaqin Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di Sekolah Dasar
- account_circle Putri
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- comment 0 komentar

Foto: Pemkot Bogor
bogorplus.id – Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kota Bogor terus meningkatkan sosialisasi anti-bullying di kalangan pelajar untuk mengurangi kasus bullying dalam dunia pendidikan.
Kegiatan sosialisasi anti-bullying ini ditujukan bagi siswa-siswi SD Rimba Putra, Bogor Barat, Selasa (13/1/2026).
Sosialisasi tersebut dipandu langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi oleh petugas dinas terkait. Jenal Mutaqin menegaskan bahwa sosialisasi ini akan terus dilakukan di setiap lembaga pendidikan.
“Sehingga anak-anak sejak usia dini mulai memahami bahwa perundungan itu tidak baik. Mengejek atau menghina itu tidak baik,” tegas Jenal Mutaqin.
Selain sosialisasi, usaha para pengajar dalam mendidik juga terus ditingkatkan. Jenal Mutaqin berharap agar komunitas di SD Rimba Putra terhindar dari perundungan, baik sebagai korban maupun pelaku.
“Kalau terus diedukasi, insyaallah siswa akan menjadi generasi yang kuat dan anti-bullying. Tadi saya tanya, semua sepakat tidak mau mengalami bullying, baik diejek, direndahkan, maupun dihina. Maka dari itu, kita sendiri jangan melakukan hal seperti itu,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Kepala SD Negeri Rimba Putra, Widi Prihayana, menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada siswa perundungan dan cara-cara untuk mencegahnya.
“Awalnya mungkin hanya bercanda, namun bisa saja berkembang menjadi bullying dan kekerasan. Lalu bagaimana kita harus menyikapinya. Siswa dapat menyerap ilmu yang berguna dan bermanfaat untuk membentuk karakter,” kata Widi.
- Penulis: Putri








