Breaking News
light_mode
Trending Tags

Cara Menyimpan Buah Agar Segar dan Awet dalam Proses Ekspor Impor

  • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
  • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Cara menyimpan buah agar tetap awet selama proses ekspor dan impor melibatkan beberapa langkah kunci, mulai dari memilih buah berkualitas, pengemasan yang baik, hingga penerapan teknologi penyimpanan modern seperti pendingin yang terkontrol.

Metode penyimpanan yang tepat dapat menjamin buah tiba di tujuan dalam keadaan terbaik. Kualitas dan nutrisi dapat dipertahankan dengan baik hingga sampai ke tangan konsumen.

Salah satu sarana transportasi utama untuk pengiriman buah dalam kegiatan ekspor dan impor adalah kontainer berpendingin. Kontainer ini dirancang khusus untuk menjaga suhu tetap stabil saat pengangkutan jarak jauh, hal ini sangat penting untuk produk yang mudah rusak seperti buah.

Kontainer berpendingin memungkinkan pengaturan suhu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan jenis buah tertentu, contohnya menjaga suhu 0°C untuk apel atau 12°C untuk pisang. Sistem pendingin dilengkapi teknologi yang dapat mengatur kelembaban dan sirkulasi udara di dalam kontainer, sehingga dapat mencegah kondensasi yang bisa merusak kualitas buah.

Dengan menggunakan kontainer berpendingin, buah tetap segar selama perjalanan. Buah dapat tiba di pasar internasional dalam keadaan segar, tanpa kehilangan kesegaran, tekstur, atau rasa, yang sangat penting untuk memuaskan konsumen dan menjaga nilai jual produk di pasar global.

9 Cara Menyimpan Buah Agar Awet

Menyimpan buah agar tetap awet saat proses ekspor dan impor memerlukan penanganan yang tepat agar kualitas buah tidak menurun. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil agar buah dapat bertahan dengan baik selama pengiriman:

1. Memilih Buah dalam Kondisi yang Baik

Pilih buah yang masih segar dan belum sepenuhnya matang untuk menghindari kerusakan selama pengiriman. Hindari buah yang cacat atau menunjukkan tanda-tanda busuk.

2. Mengemas dengan Benar

Gunakan kemasan yang kokoh dan memiliki lubang untuk memastikan sirkulasi udara yang baik. Bahan seperti karton berlapis dan plastik dengan ventilasi sering digunakan. Setiap jenis buah memerlukan perlakuan yang berbeda, misalnya buah dengan kulit lembut seperti persik lebih baik dikemas dalam kotak berlapis agar terhindar dari benturan.

3. Mengatur Suhu dan Kelembaban

Pemakaian kontainer berpendingin sangat penting. Hindari perubahan suhu yang ekstrem karena bisa mempercepat pematangan dan kerusakan buah. Suhu dan kelembaban yang tepat akan menjaga kesegaran buah. Berikut adalah suhu ideal untuk beberapa jenis buah:

Apel: 0°C
Pisang: 12-14°C
Mangga: 10-13°C
Anggur: 0-1°C

4. Menerapkan Teknologi Atmosfer Terkendali

Teknologi ini mengatur kadar oksigen, karbon dioksida, dan nitrogen di dalam kontainer. Dengan mengurangi kadar oksigen dan meningkatkan karbon dioksida, proses pematangan buah dapat diperlambat, sehingga buah dapat bertahan lebih lama. Ini sangat berguna untuk buah-buahan yang sensitif terhadap oksidasi, seperti apel atau beri.

5. Menggunakan Lapisan Pelindung

Beberapa buah dapat dilapisi dengan bahan pelindung berbasis lilin atau bahan alami lainnya untuk memperlambat respirasi dan penguapan. Contohnya pada apel atau jeruk yang sering dilapisi lilin tipis agar tidak cepat kering atau rusak.

6. Memanfaatkan Bahan Pengawet Alami

Beberapa jenis bahan alami seperti asam sitrat, asam askorbat, atau kalsium klorida dapat digunakan untuk memperpanjang masa simpan buah. Ini bisa dilakukan dengan cara merendam atau menyemprotkan bahan tersebut sebelum dikemas.

7. Memastikan Ventilasi yang Cukup

Pastikan ada sirkulasi udara yang memadai di dalam kontainer atau kemasan agar oksigen baru bisa masuk, sehingga dapat mencegah pembentukan kelembaban yang berlebihan yang dapat mempercepat pembusukan buah.

8. Penyortiran dan Pemeriksaan Berkala

Pastikan buah telah dipilah dengan benar sebelum pengiriman, seperti dengan memisahkan buah-buah yang tidak memenuhi syarat atau yang sudah rusak. Selama proses ekspor, pemeriksaan secara rutin juga dapat dilakukan untuk memastikan tidak ada buah yang mulai membusuk, yang dapat berdampak pada yang lainnya.

9. Perlindungan dari Guncangan

Lindungi buah dari benturan keras selama pengangkutan dengan menggunakan pelindung atau bahan pengisi seperti busa atau jerami. Buah yang mengalami kerusakan akibat guncangan lebih cepat mengalami pembusukan.

  • Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Konektivitas Wilayah, Pemkab Bogor Rencanakan Flyover Bomang–Tegar Beriman

    Ini Kata Bupati Bogor soal Sampah Tangsel di Cileungsi 

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Bupati Bogor Rudy Susmanto buka suara terkait polemik pengelolaan sampah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Ia menegaskan, Pemkab Bogor pada prinsipnya terbuka membantu daerah lain, namun kerja sama harus mengikuti aturan hukum dan mendapat persetujuan masyarakat setempat. “Pemkab Bogor siap membantu kabupaten/kota lain, termasuk Tangerang Selatan. Tetapi kerja […]

  • Transjabodetabek Meresmikan Jalur Baru, Jalur Blok M-PIK 2 Memakan Waktu 180 Menit

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi secara resmi memperkenalkan jalur baru Transjabodetabek yang menghubungkan Blok M di Jakarta Selatan dengan kawasan PIK 2 di Kabupaten Tangerang. Jalur baru ini memiliki waktu perjalanan sekitar 180 menit. “Jarak tempuhnya 72,8 km, waktunya kalau normal peak hour sekitar 180 menit, kalau lagi ini sekitar […]

  • Siapa Gus Irfan? Ini Profil Tokoh yang Disebut Masuk Bursa Menteri Haji dan Umrah

    Siapa Gus Irfan? Ini Profil Tokoh yang Disebut Masuk Bursa Menteri Haji dan Umrah

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan, disebut-sebut akan menjadi Menteri Haji dan Umrah. Isu ini mencuat setelah Revisi Undang-Undang Haji resmi disahkan pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sehari berselang, isu calon Menteri Haji dan Umrah semakin menguat dalam rapat evaluasi Haji 2025 di DPR, Rabu, […]

  • Ruang Kelas MI Miftahul Falah Gunungputri Ambruk, Siswa Belajar Jarak Jauh

    Ruang Kelas MI Miftahul Falah Gunungputri Ambruk, Siswa Belajar Jarak Jauh 

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ambruk pada Minggu malam (1/2/2026).   Insiden ini menyebabkan dua ruang kelas rusak berat dan memaksa kegiatan belajar mengajar dialihkan ke sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).   Bangunan yang ambruk diketahui merupakan ruang kelas 3 dan kelas 6. Meski berada dekat dengan […]

  • Polres Bogor Bersama Wartawan Peringati HPN ke-80 dengan Penanaman Pohon dan Pelepasan Ikan di Sungai Cisadane

    Polres Bogor Bersama Wartawan Peringati HPN ke-80 dengan Penanaman Pohon dan Pelepasan Ikan di Sungai Cisadane

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Polres Bogor dan para wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Bogor merayakan Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-80. Acara HPN dilaksanakan melalui penanaman pohon dan pembebasan benih ikan di aliran Sungai Cisadane, tepatnya di Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus, serta […]

  • Polda Jabar Sebut Ada Hambatan di Jalur Alteri Utara dan Selatan

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id -Dirlantas Polda Jabar Kombes Dodi Darjanto menyebut, jalur arteri selatan utara sedit mengalami hambatan di H+4 libur lebaran. Dodi mengatakan, pihak kepolisian dan pemerintah intansi terkait telah melaksamakan manajemen rekayasa lalu lintas pola-pola buka tutup arus. “Sehingga yang berjalan menuju ke arah Bandung atau arus mudik ke arah Jakarta itu bisa lebih lancar karena […]

expand_less