Cara Mengatur TV Analog Menjadi Digital Tanpa Set Top Box
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Kam, 17 Jul 2025
- comment 0 komentar

Foto: Istimewa
bogorplus.id – Ada beberapa metode yang dapat dilakukan oleh masyarakat jika menghadapi masalah saat menonton siaran televisi digital. Termasuk cara untuk memperbaikinya ketika sinyal tidak tersedia.
Sebagai informasi, Indonesia telah memulai transisi dari siaran TV analog ke TV digital sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah penghentian siaran TV analog di daerah Jabodetabek yang terjadi pada 2 November 2022.
Untuk dapat menikmati siaran TV digital, masyarakat hendaknya menggunakan perangkat TV digital. Namun, jika perangkat tersebut tidak ada, dapat menggunakan set top box (STB) yang dipasang pada TV analog yang dimiliki.
Cara Menghubungkan STB ke Perangkat TV
Sementara itu, jika Anda memiliki TV analog, Anda masih bisa menikmati siaran TV digital dengan cara memasang STB. Berikut adalah langkah-langkah untuk memasang dan mengatur perangkat STB:
- Pastikan daerah Anda telah tersedia siaran televisi digital.
- Pastikan Anda memiliki antena UHF, yang dapat berupa antena luar atau dalam ruangan.
- Pastikan juga bahwa TV Anda dilengkapi dengan set top box DVBT2 agar dapat menerima siaran TV digital.
- Setelah TV terhubung, nyalakan perangkat TV dan ubah ke mode AV.
- Kemudian, pilih opsi pengaturan dan pilih auto scan untuk memindai program siaran TV digital.
Jika Anda mengalami masalah dengan kehilangan sinyal pada siaran TV digital, berikut adalah solusi untuk mengatasinya:
1. Kualitas Antena
Salah satu solusi untuk masalah sinyal adalah memeriksa kualitas antena. TV dan STB memerlukan antena untuk menerima siaran digital, termasuk lokasi dan ukuran antena yang berpengaruh pada penerimaan sinyal.
Jika berada di daerah yang dipenuhi gedung tinggi, sebaiknya hindari penggunaan antena yang kecil. Hal tersebut dapat menyulitkan penerimaan sinyal yang baik.
2. Posisi Antena
Posisi antena juga berpengaruh pada kemampuan perangkat dalam mendapatkan sinyal. Ini sangat penting untuk mereka yang tinggal di daerah dengan banyak bangunan. Gerakan kecil antena dapat berdampak pada kualitas sinyal yang diterima.
Selain itu, antena dapat berkompetisi dengan antena lain untuk mendapatkan sinyal. Hal ini mirip dengan penggunaan smartphone di area yang padat, sehingga perlu memberikan jarak antar antena digital.
3. Masalah Kabel
Masalah lain bisa jadi muncul dari komponen jack atau konektor yang rusak. Ini bisa disebabkan oleh kotoran atau kerusakan yang membuatnya tidak terhubung dengan baik. Alhasil, sinyal tidak dapat diterima dengan optimal.
4. Setelan STB
Kemungkinan terakhir adalah pengaturan pada STB. Setiap perangkat memiliki pengaturan yang berbeda, jadi sebelum digunakan, pastikan untuk membaca petunjuk agar pengaturannya tepat. Jangan lupa untuk membeli yang sudah bersertifikat resmi dari Kominfo.
5. Mencari Frekuensi
Jika tidak ada masalah pada pengaturan di atas, Anda dapat mencari siaran TV digital seperti pada siaran TV analog. Siaran TV digital bisa dicari secara otomatis melalui menu pencarian sinyal, sama seperti saat mencari saluran analog.
Di daerah yang masih menyajikan dua jenis siaran, yaitu analog dan digital, TV akan menampilkan dua saluran yang berbeda. Untuk siaran digital, nama stasiun TV akan muncul secara otomatis.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni


