Bogor Selatan Krisis Lahan Makam, Pemkab Jajaki Kerja Sama PTPN hingga Pengembang
- account_circle Sandi
- calendar_month Sab, 3 Jan 2026
- comment 0 komentar

Kepala DPKP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto. Foto : bogorplus.id
bogoplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat mencari solusi atas belum tersedianya lahan pemakaman di wilayah Bogor Selatan.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) kini mulai menjajaki kerja sama dengan PTPN VIII hingga pengembang perumahan besar untuk menyediakan cadangan tanah makam.
Kepala DPKP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menegaskan bahwa secara umum ketersediaan lahan makam di Kabupaten Bogor masih dalam kondisi aman.
Namun, kondisi berbeda terjadi di Bogor Selatan yang hingga kini belum memiliki cadangan tanah pemakaman.
“Untuk wilayah Bogor Barat, Bogor Timur, dan Bogor Utara masih aman. Cuman memang Bogor Selatan yang sampai saat ini tanah makamnya belum ada,” ujar Eko, Sabtu (3/1).
Menurut Eko, pihaknya tengah berkoordinasi dengan PTPN VIII Gunung Mas untuk memanfaatkan lahan yang memungkinkan dijadikan area pemakaman. Langkah ini menjadi opsi utama yang sedang ditempuh pemerintah daerah.
“Kami sudah melakukan komunikasi dengan PTPN VIII di Gunung Mas, mudah-mudahan bisa menyediakan cadangan tanah makam,” jelasnya.
Jika upaya tersebut belum membuahkan hasil, Pemkab Bogor menyiapkan alternatif lain dengan mengoptimalkan kewajiban pengembang perumahan dalam menyediakan fasilitas sosial, termasuk lahan makam.
“Termasuk Lido, termasuk Summarecon, nanti akan kita arahkan cadangan tanah makamnya ke wilayah Bogor Selatan,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana meminta dukungan dari para pemegang Hak Guna Usaha (HGU) untuk menyediakan sebagian lahannya sebagai cadangan pemakaman.
“Nanti kita juga akan meminta beberapa pemegang HGU untuk cadangan tanah makam. Tapi untuk saat ini, yang sudah kita layangkan baru ke PTPN VIII Gunung Mas,” pungkasnya.
- Penulis: Sandi


