Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bikin Elus Dada, 10 Warga Terdampak Bencana di Cisarua Tidur Bareng Kambing  

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (3/3) lalu, menyisakan kisah pilu dan perjuangan hidup dari dua keluarga.

Mereka adalah keluarga bapak Rahmat Selamat dan Yayat. Pasca bencana, mereka harus bertahan hidup di sebuah saung kecil berdekatan dengan kandang kambing.

Rahmat dan Yayat, masing-masing membawa empat anggota keluarganya. Sehingga, saung berukuran sekitar 4×5 meter itu dipaksa dihuni oleh 10 orang manusia karena rumah mereka hanyut terbawa banjir.

Alhasil, kedua keluarga besar itu harus menahan air mata kesedihan karena hidup dengan serba kesulitan di saat keluarga lainnya berbahagia menjalankan sucinya bulan ramadan.

Taufik selaku ketua RT 01 Rw 01 Kampung Pasanggrahan menceritakan, tak jarang 10 diantara mereka harus tidur dengan kambing karena terbatasnya ruang untuk berisitirahat.

Sebagai kepala keluarga, kaka beradik Rahmat maupun Wijaya terpaksa tidur di kandang Kambing bersama para kambing demi anak istri mendapatkan kenyamanan tidur di saung terbatas itu.

“Kurang layak banget, tadi juga kata bapanya tidur di kandang kambing karena berdesakan di saung itu,”ujarnya saat dihubungi, Rabu (12/3).

Mereka, merupakan tetangga Asep Mulyana, korban terbawa hanyut hingga tewas dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.

Keluarga Asep mendapatkan bantuan karena kabar dari media massa hanya menyudut pada kenelangsaan keluarga Asep.

“Tetangga lah, di Kampung Pasanggrahan Desa Citeko Kecamatan Cisarua,”tuturnya.

Kendati belum tersentuh dan jelas kapan mereka hidup di tempat layak, pihak RT bersama tetangga lainnya bahu membahu membantu keadaan Rahmat dan Yayat.

“Sementara kita lagi berusaha, nyari kontrakan yang layak untuk mereka. Alhamdulillah sih sudah mulai ada donasi yang di rumah saya, sementara ini,”ucapnya.

Jangankan diperhatikan pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah Desa saja hanya memberikan sembako dengan kondisi tidak ada tempat huni bagi Rahmat dan Yayat.

“Dari pemerintah desa sudah ada sembako, waktu awal saya liat. Cuman makin ke sini-sini nya yang 2 KK itu memang kurang terpantau. Akhirnya saya berinisiatif dengan RT setempat, maksudnya kita galang donasi,”pungkasnya.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Draf RKUHAP: Kewenangan Penangkapan Tidak Dapat Dilakukan oleh Semua Penyidik

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) mengatur bahwa tidak semua penyidik memiliki kewenangan untuk melakukan penangkapan dan penahanan. Berdasarkan keterangan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, pada Selasa, 18 Maret 2025, terdapat beberapa kategori penyidik yang diakui. Dalam Pasal 6 Ayat (1), disampaikan bahwa penyidik terdiri dari penyidik Polri, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), serta penyidik tertentu seperti jaksa dan pegawai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, hanya […]

  • HJB Run 2025 Jadi Event Sejarah Kebersamaan Kota dan Kabupaten Bogor 

    HJB Run 2025 Jadi Event Sejarah Kebersamaan Kota dan Kabupaten Bogor 

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Kolaborasi event HJB Run 2025 antara Kota dan Kabupaten Bogor patut mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Hari Jadi Bogor (HJB) Run 2025 Half Marathon yang mengusung tema ‘Berlari Menapak Jejak Sejarah’ ini mencatarkan sejarah kebersamaan kota dan Kabupaten Bogor. HJB Run 2025 star di Balaikota Bogor menuju finish di Pendopo Bupati Bogor. Peserta lari yang […]

  • Komitmen Dedie Rachim Ciptakan Ruang Publik yang Aman untuk Masyarakat

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan sehat melalui langkah-langkah tegas dalam memberantas premanisme, peredaran minuman keras (miras), dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini disampaikan Dedie Rachim dalam kegiatan Halal Bihalal Tingkat Kota Bogor yang berlangsung di Alun-Alun Kota Bogor, Selasa […]

  • Kenapa Dahlia Poland Dulu Rela Menikah Muda? Kini Ajukan Gugatan Cerai dengan Fandy Christian

    Kenapa Dahlia Poland Dulu Rela Menikah Muda? Kini Ajukan Gugatan Cerai dengan Fandy Christian

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Keputusan menikah muda aktris Dahlia Poland kini menjadi sorotan usai dirinya menggugat cerai Fandy Christian. Gugatan tersebut terdaftar di Pengadilan Agama Badung, Bali dengan Nomor Perkara: 139/Pdt.G/2025/PA.Bdg. Di usia yang masih sangat belia, tepatnya 18 tahun, Dahlia memutuskan untuk mengakhiri masa lajang dan menikah dengan Fandy Christian pada tahun 2015. Kala itu, keputusan […]

  • Wisatawan Asal Tanggerang Kerasukan, Damkar Kota Bogor Turun Tangan 

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor melakukan pertolongan terhadap wisatawan asal Tanggerang berinisal AN (20) karena kerasukan. Kabid Penyelamatan dan Pemadam Damkar Kota Bogor M Ade Nugraha mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/2) sekitar pukul 22.00 WIB. “Peristiwanya semalam, alhamdulilah bisa ditangani sekitar kurang lebih 20-30 menitan penangananya,”katanya, Senin (10/2). M Ade menjelaskan, […]

  • Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Kementerian Tak Hanya Segel Bangunan di Puncak : Harusnya Dibongkar 

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah melalui Kementerian KLHK dan Kemenhut tengah gencar melakukan penertiban di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Total sementara yang mereka tertibkan dan di pasangi plang penyegelan sedikitnya ada 11 bangunan vila maupun tempat wisata. Kementerian lingkungan hidup menyegel bangunan yang berdiri di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Sementara Kemenhut menyasar tempat-tempat wisata yang berdiri […]

expand_less