Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bentrok Tragis Antar Pendukung, DPR Usulkan KPU Lakukan Rekonsiliasi Kedua Paslon Pilkada di Puncak Jaya

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Sen, 7 Apr 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Bentrokan tragis antara pendukung pasangan calon (paslon) dalam pemilihan kepala daerah di Puncak Jaya telah terjadi. Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut.

“Tentu kita semua sangat prihatin. Pilkada seharusnya menjadi media konsolidasi pembangunan suatu daerah melibatkan seluruh elemen, khususnya interaksi positif antara rakyat dengan calon pemimpinnya. Bukan malah sebaliknya menjadi ajang baku fisik dan perpecahan,” ungkap Doli kepada wartawan pada Senin (7/4/2025).

Dia menambahkan bahwa peristiwa ini harus menjadi evaluasi untuk pelaksanaan Pilkada di masa mendatang. Doli menyatakan perlunya mempertimbangkan alternatif dalam penyelenggaraan Pilkada.

“Tentu peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi kita terhadap pelaksanaan Pilkada secara langsung. Bila kejadian serupa tidak bisa dihindarkan dan menjadi semakin meluas, maka patut dipertimbangkan alternatif lain cara pemilihan Kepala Daerah kita ke depan,” jelasnya.

Doli juga mengusulkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera memanggil kedua pasangan calon beserta tim mereka untuk melakukan rekonsiliasi dalam rangka mengendalikan para pendukung. Ia menekankan bahwa kedua paslon memiliki tanggung jawab atas insiden tersebut.

“Untuk saat ini, saya kira perlu dilakukan beberapa hal. Pertama, KPU harus segera berkoordinasi kembali dengan pihak kepolisian untuk memanggil kedua pasangan calon dan tim inti masing-masing untuk melakukan rekonsiliasi dan kesepakatan/perjanjian bersama untuk dapat mengendalikan para pendukungnya masing-masing. Kedua pasangan calon harus ikut merasa bertanggung jawab atas situasi buruk seperti itu,” tambahnya.

Dia juga meminta agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terlibat langsung dalam penanganan masalah ini, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Kedua, pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendagri, harus ikut turun tangan langsung, melibatkan pemerintah provinsi dan kabupaten, berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk membantu penciptaan kondisi untuk kembali kondusif,” sambungnya.

Diketahui, bentrokan tersebut terjadi antara dua kubu pendukung paslon nomor urut 1, Yuni Wonda dan Mus Kogoya, serta paslon nomor urut 2, Miren Kogoya dan Mendi Wonerengga, dalam Pilkada Puncak Jaya, Papua Pegunungan. Insiden tersebut mengakibatkan 12 orang tewas dan 653 lainnya mengalami luka-luka.

“Aksi saling serang antarpendukung pasangan calon kepala daerah di Puncak Jaya menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia,” jelas Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, dalam keterangannya pada Sabtu (5/4).

Ia melaporkan bahwa bentrokan terjadi sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025. Dari jumlah korban, 423 merupakan pendukung paslon 01, sedangkan 230 lainnya berasal dari kubu paslon 02.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tepis Tudingan, Kades Muarajaya Pastikan Betonisasi Jalan Sesuai Prosedur

    Tepis Tudingan, Kades Muarajaya Pastikan Betonisasi Jalan Sesuai Prosedur

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Kepala Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Awan Hermawan, menegaskan bahwa proyek betonisasi jalan di Kampung Nyenang RT 03/03 telah dilaksanakan sesuai aturan dan tidak menyerobot tanah milik pribadi. Ia menyebut tuduhan salah prosedur yang disampaikan sebuah LSM sebagai informasi menyesatkan yang merugikan pemerintah desa. Awan menyatakan bahwa jalan beton sepanjang 500 meter itu […]

  • Vitamin Pelancar ASI dan Manfaat Lainnya untuk Ibu Menyusui

    Vitamin Pelancar ASI dan Manfaat Lainnya untuk Ibu Menyusui

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ibu yang menyusui memerlukan asupan vitamin untuk mendukung produksi ASI setiap hari. Vitamin tersebut terutama bisa diperoleh dari makanan atau bahan-bahan alami seperti buah dan sayuran. Vitamin C, D, serta B5 hingga B3 memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan jumlah produksi ASI. Di samping itu, kacang-kacangan dan herbal alami juga dianggap dapat […]

  • PFI Bogor Goes To School, Beri Bekal Fotografi untuk Siswa SMP Sekolah Alam Bogor

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pewarta Foto Indonesia  (PFI) Bogor kembali menggelar roadshow bertajuk PFI Bogor Goes to School Kali ini, puluhan siswa SMP Sekolah Alam Bogor ikut belajar bareng Tekni Fotografi, Senin (3/2). Mereka diajari cara memotret dengan baik dan benar oleh dua narasumber yang berpengalaman yakni Aditya Aji Saputra dan Lili Aini. Kedua narasumber ini memberikan materi […]

  • BGN Kasih 50 Triliun untuk Pemprov Jabar untuk Evaluasi Program MBG

    BGN Kasih 50 Triliun untuk Pemprov Jabar untuk Evaluasi Program MBG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 50 triliun dari Badan Gizi Nasional (BGN). Dana itu dikirim langsung oleh pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program prioritas yang digagas di tingkat daerah. “Kami dari badan gizi nasional akan mengirim uang kepada Jawa Barat kurang lebih 50 triliun […]

  • Respon Dosen terhadap Tukin 40% dari Kinerja Prestasi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemberian tunjangan kinerja dosen diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) No 23 Tahun 2025 mengenai Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemendiktisaintek. Menurut Permendiktisaintek tersebut, tunjangan kinerja (tukin) untuk dosen mencapai 100 persen, yang ditentukan berdasarkan capaian kinerja. Capaian ini mencakup penilaian kinerja dasar sebesar 60 persen dan kinerja prestasi sebesar 40 persen. Tukin ini diperuntukkan […]

  • Dirut RBT Meninggal Dunia, Status Pidana Kasus Korupsi Timah Otomatis Gugur

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Direktur Utama PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta, yang juga merupakan terdakwa dalam kasus korupsi pengelolaan timah, telah meninggal dunia. Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menyatakan bahwa status pidana Suparta kini otomatis gugur akibat kematiannya. “Menurut hukum acara ya kalau sudah meninggal terhadap secara pidana yang bersangkutan gugur,” ungkap Kapuspenkum Kejagung RI, Harli Siregar, dalam konferensi pers kepada wartawan […]

expand_less