Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aryo Disa Wiratama Bayar Denda demi Pindah Kerja ke Hong Kong? Jadi Sorotan Usai Putusan Cerai Ruce Nuenda

  • account_circle Dheza
  • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Kasus perceraian antara Ruce Nuenda, yang dikenal sebagai Mama Ebra, dan Aryo Disa Wiratama kembali mencuat ke publik.

Setelah putusan cerai mereka tersebar luas di media sosial, publik dikejutkan dengan sederet fakta baru yang terungkap melalui dokumen resmi Pengadilan Agama Tigaraksa.

Salah satu hal yang jadi perbincangan adalah keputusan sepihak Aryo untuk pindah kerja ke Hong Kong pada 2023.

Keputusan ini tidak hanya memicu konflik rumah tangga, tetapi juga berdampak besar pada hubungan mereka yang kemudian berujung pada perceraian.

Lantas, berapa Aryo Disa Wiratama harus bayar enda demi pindah kerja ke Hong Kong?

Berapa Denda yang Dibayar Aryo Disa Wiratama?

Berdasarkan salinan putusan cerai disebutkan bahwa Aryo pindah ke Hong Kong tanpa persetujuan Ruce sebagai istrinya.

“Tergugat pindah kerja ke Hong Kong tersebut tanpa kerelaan dari Penggugat selaku istri,” bunyi dokumen perkara nomor 13 yang dikutip pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Keputusan Aryo itu juga dibarengi dengan kewajiban membayar denda sebesar Rp300 juta kepada maskapai tempatnya bekerja sebelumnya.

Denda ini dibayarkan sebagai bentuk konsekuensi dari pemutusan kontrak kerja sebelum masa tugas berakhir.

Isi Putusan Cerai Ruce Nuenda

Lebih dari sekadar konflik akibat LDM, isi dokumen perceraian juga mengungkap tuduhan serius berupa dugaan perselingkuhan dan KDRT.

Ruce mengklaim bahwa dirinya kerap memergoki Aryo berkomunikasi mesra dengan perempuan lain.

“Penggugat juga pernah mendapati Tergugat sering chattingan mesra dengan lawan jenis yang ternyata belakangan diketahui adalah wanita selingkuhan Tergugat, Tergugat juga sering berada di Apartemen milik teman Tergugat bersama wanita selingkuhannya tersebut,” tulis putusan pengadilan.

Tak hanya perselingkuhan, tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga masuk dalam materi gugatan. Ruce menuturkan bahwa dirinya sempat dicekik saat mencoba menghubungi selingkuhan Aryo.

“Penggugat pernah dicekik Tergugat saat hendak menghubungi wanita selingkuhan Tergugat tersebut. Bahkan, pada 10 Maret 2022, Penggugat pernah dipukul dengan kayu oleh Tergugat hingga akhirnya diusir dari rumah,” tulis Mahkamah.

Setelah dokumen tersebut tersebar luas dan dikonfirmasi dapat diakses melalui situs Mahkamah Agung RI, warganet langsung bereaksi keras.

Banyak yang mengecam tindakan Aryo dan memberikan dukungan moril kepada Ruce, yang dinilai telah mengalami luka fisik dan emosional dalam rumah tangganya.

  • Penulis: Dheza

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unpak dan GPSN Pamerkan 300 Golok Bersejarah, Dorong Pengakuan UNESCO 2027

    Unpak dan GPSN Pamerkan 300 Golok Bersejarah, Dorong Pengakuan UNESCO 2027

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Pakuan (Unpak) Bogor Bersama komunitas Pelestari Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN) mengadakan pameran pusaka dan diskusi budaya yang menampilkan ratusan jenis golok bersejarah di Gedung Universitas Pakuan, Kota Bogor, Sabtu (14/2/2026). Rektor Universitas Pakuan Bogor, Prof. Didik Notosudjono, menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari […]

  • Berapa Gaji Bos PLN Sebenarnya? Bonus Tantiem Jadi Sorotan di Bawah Pemerintahan Prabowo

    Berapa Gaji Bos PLN Sebenarnya? Bonus Tantiem Jadi Sorotan di Bawah Pemerintahan Prabowo

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Sorotan terbaru datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menilai praktik pemberian bonus tambahan atau tantiem bagi pejabat BUMN tidak masuk akal. Dalam pidato Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan di Gedung Parlemen, Jumat, 15 Agustus 2025, Prabowo mengungkap ada komisaris BUMN yang hanya rapat sebulan sekali namun tetap menerima tantiem hingga […]

  • Gagal Begal Pekerja Satlantas, Pelaku Ditangkap Warga Cileungsi

    Gagal Begal Pekerja Satlantas, Pelaku Ditangkap Warga Cileungsi

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Upaya pembegalan terhadap seorang pekerja harian lepas (PHL) Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor berakhir gagal. Pelaku berhasil ditangkap setelah mengalami kecelakaan saat kabur di Jalan Raya Alternatif Cileungsi- Jonggol, Kabupaten Bogor, Senin (5/1) dinihari. Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban berinisial PTW saat itu sedang dalam perjalanan […]

  • Perayaan Waisak, Umat Buddha di Kaltim Adakan Doa Bersama Untuk Pembangunan IKN

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Umat Buddha di Kalimantan Timur mengadakan doa bersama untuk kelancaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan agar proses pemindahan berjalan dengan baik. Doa ini dilaksanakan bertepatan dengan perayaan Hari Raya Waisak, Senin (12/5/2025). Ketua Pusat Buddhis Samarinta, Pandita Hendri Suwito, berharap IKN Nusantara dapat menjadi simbol peradaban Indinesia, yang mendapatkan dukungan dari semua […]

  • Presiden Prabowo Pastikan Harga Pangan Stabil Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2025

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Presiden Prabowo Subianto menargetkan harga pangan tetap baik dan stabil selama ramadhan hingga Idul Fitri 2025. Hal itu disampaikan oleh, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi. Menurut Arief, pada Selasa di Jakarta, Presiden Prabowo memerintahkan agar harga pangan tetap stabil dan baik. “Hari ini harga pangan sangat stabil. Dalam rakor HBKN kemarin, […]

  • Ponpes Terbakar Diduga Korsleting Listrik, Santri Padamkan Api Mandiri

    Ponpes Terbakar Diduga Korsleting Listrik, Santri Padamkan Api Mandiri

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Kebakaran terjadi di Pondok Pesantren Darul Ibtida, peristiwa itu diduga karena korsleting listrik yang ada pada sebuah bangunan berupa tempat istirahat, pada Senin (20/10/2025). Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna menjelaskan, korsleting listrik dari kabel yang menumpuk pada bangunan yang berbahan kayu. “Pesantren kampung dari bilik, santrinya juga cuman 10 santri, matrial bangunannya dari kayu […]

expand_less