Breaking News
light_mode
Trending Tags

Angin Malam Rentan Alami Paru-Paru Basah, Mitos atau Fakta?

  • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Negara tropis emang jarang sekali merasakan suhu dingin yang parah. Pakian tebal pun kurang diperlukan, kecuali memiliki rencana untuk naik gunung atau camping. Namun, menggunakan luaran seperti jaket, hoodie, parka, atau jenis lainnya sebaiknya tetap digunakan saat keluar rumah di malam hari.

Hal ini bertujuan untuk menghindari terkena paparan angin mala yang dapat menjadi penyebab paru-paru basah. Hal ini dipercaya karena angin malam terasa lebih dingin dibandingkan angin siang. Namun, apakah mitos ini benar? berikut kami beri penjelasannya.

Paru-Paru Basah

Dalam dunia media, paru-paru basah bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari penyakit tertentu. Paru-paru basah dikenal dengan efusi pleura. Paru-paru basah disebabkan karena adanya kelebihan cairan di pleura, yaitu selaput yang melapisi dinding rongga dada.

Selaput pleura yang terletak di antara paru-paru dan dinding rongga dada manusia Selaput ini berair agar paru-paru dalam rongga dada tidak saling menggesek. Namun, jika pleura mengalami kelebihan cairan, tubuh akan mengalami gangguan kesehatan.

Beberapa penyekit yang dapat jadi penyebab paru-paru basah:

  • Infeksi virus dan bakteri seperti pneumonia atau tuberkulosis
  • Penyakit autoimun seperti lupus atau rematik (rheumatoid arthristis)
  • Penyakit hari seperti sirosis
  • Gagal jantung kongestif
  • Komplikasi bedah jantung
  • Emboli paru
  • Kanker paru atau liforma
  • Penyakit ginjal

Dapat disimpulkan bahwa angin malam yang menjadi penyebab paru-paru basah hanyalah mitos. Kena angin mala tidak akan membuat paru-paru atau pleura mengalami kelebihan cairan karena kondisi ini baru terjadi akibat beberapa penyakit di atas.

Namun, paru-paru basah bisa disebabkan oleh virus dan bakteri seperti Streptococcus pneumoniae (penyebab pneumonia) atau Mycobacterium tuberculosis (penyebab tuberkulosis) yang penyebarannya dapat melalui udara, alat makan, dan kontak dengan orang terinfeksi.

Efek Angin Malam bagi Tubuh

Meski tidak dapat menyebabkan paru-paru basak, tidak dipungkiri angin malam juga dapat memengaruhi pernapasan. Angin malam terasa lebih kering dan dingin yang jika dihirup dapat membuat saluran pernapasan jadi kering.

Udara dingin juga dapat memicu produksi lendir yang berlebihan agar saluran napas tidak kering. Namun, lendir ini akan menutup virus dan bakteri masuk ke dalam paru-paru dan dapat menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya paru-paru basah.

Udara dingin yang dihirup juga dapat membuat pembuluh darah di hidung menyempit, sehingga suplai darah yang mengandung sel darah putih pun berkurang. Padahal, sel darah putih merupakan senjata sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus dan bakteri penyebab penyakit yang akan membuat tubuh jadi rentan terinfeksi virus dan bakteri.

  • Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Resep Masakan Harian yang Praktis dan Ekonomis

    5 Resep Masakan Harian yang Praktis dan Ekonomis

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Bagi sebagian orang, aktivitas memasak dapat terasa merepotkan karena memakan waktu dan tenaga. Namun, sebenarnya, memasak bisa mendatangkan energi positif bagi kita. Menyiapkan makanan sendiri di rumah dinilai lebih higienis, sehat, dan tentu saja lebih ekonomis. Namun, kadang kita bisa merasa jenuh dengan menu yang sama terus, bukan? Berikut adalah lima ide resep […]

  • Pemkot Bogor akan Realiasiskan Program Bedah Rumah pada Tahun Depan

    Pemkot Bogor akan Realiasiskan Program Bedah Rumah pada Tahun Depan 

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan merealisasiiaj program bedah rumah pada tahun 2026 mendatang. Program ini merupakan kelanjutan dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Rumah yang diperbaiki benar-benar memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan bahwa anggaran maksimal yang dialokasikan per penerima mencapai Rp100 juta. Ia memastikan, skema ini […]

  • Pekerja Kontraktor yang Terpeleset dari Jembatan Leuwiranji Ditemukan Meninggal Dunia

    Pekerja Kontraktor yang Terpeleset dari Jembatan Leuwiranji Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pekerja kontraktor yang terpeleset di Jembatan Leuwiranji telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Tangerang Selatan.   Pencarian dilakukan selama 4 hari oleh tim SAR gabungan. Dimulai pada Minggu (1/2) sampai Kamis (4/2/2026) Pagi.   Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani menjelaskan, sekitar pukul 07.42 WIB pihaknya menerima informasi dari warga. […]

  • Stevia untuk Diet dan Diabetes: Fakta, Risiko, dan Cara Penggunaan

    Stevia untuk Diet dan Diabetes: Fakta, Risiko, dan Cara Penggunaan

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Stevia berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Ekstrak dari daun stevia mengandung senyawa steviol glycosides yang memiliki tingkat kemanisan 100 hingga 400 kali lipat lebih tinggi dibandingkan gula biasa. Dengan mengonsumsi stevia, seseorang dapat mengurangi asupan gula harian tanpa perlu menghilangkan makanan manis dari dietnya. Stevia Stevia juga diklaim dapat mengurangi penyerapan glukosa di […]

  • Madura United Terpuruk di Zona Degradasi Usai Imbang Lawan Persita Tanggerang

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Madura United semakin terpuruk di zona degradasi BRI Liga 1 setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (24/1). Gol pertama dalam pertandingan ini tercipta pada menit ke-55, ketika Charisma Fathoni berhasil membawa Persita unggul 1-0. Namun, Madura United membalas delapan menit kemudian, pada menit ke-63, […]

  • Pedagang Ayam Keliling di Bogor Bebas dari Jeratan Hukum

    Pedagang Ayam Keliling di Bogor Bebas dari Jeratan Hukum

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Saepul Rohman, pedagang ayam keliling asal Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, akhirnya bisa bernapas lega setelah Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menerapkan restorative justice (RJ) dalam kasus penadahan motor curian yang menjeratnya. Kasus ini mencuri perhatian karena menyentuh sisi kemanusiaan di tengah kondisi ekonomi rakyat kecil. Saepul sebelumnya ditangkap karena membeli motor tanpa surat seharga Rp2,4 […]

expand_less