Akademisi UMSU Dukung Polri Tindak Tegas Aksi Anarkis, Demi Keamanan Publik
- account_circle Sandi
- calendar_month Kam, 4 Sep 2025
- comment 0 komentar

Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Alpi Sahari. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id- Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Alpi Sahari, menegaskan dukungannya terhadap langkah Polri dalam menangani demonstrasi anarkis.
Menurutnya, tindakan tegas aparat bukan bentuk brutalitas, melainkan upaya menjaga keamanan dan melindungi kepentingan masyarakat luas.
“Perlu dibedakan antara demonstrasi yang sah dengan aksi anarkis. Polri berkewajiban mengawal penyampaian aspirasi agar peserta merasa aman,”ujarnya, Kamis (4/9).
Kendati begitu, kata dia, bila aksi berubah menjadi perusakan dan mengganggu ketertiban umum, aparat berwenang mengambil langkah tegas dan terukur.
Pernyataan ini menanggapi insiden tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban kericuhan demonstrasi.
Alpi menilai kejadian tersebut merupakan duka bersama, bukan kesengajaan aparat. “Penilaian harus berbasis analisis hukum pidana yang objektif, bukan asumsi atau reaksi emosional,” tegasnya.
Dalam kajian hukum pidana, Alpi menekankan pentingnya teori kausalitas seperti meist wirksame bedingung, ubergewichtstheorie, dan art der werdens theorie untuk memahami sebab-akibat insiden secara adil dan proporsional. Ia juga menilai serangan terhadap institusi Polri tidak dapat dibenarkan.
Dukungan serupa datang dari Polri. Juru Bicara Polri, Sugeng, menegaskan bahwa aparat memiliki pedoman jelas dalam bertindak, yaitu Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan.
“Tindakan tegas diperlukan, tetapi harus sesuai hukum, proporsional, dan demi melindungi keselamatan jiwa serta objek vital,” ujarnya.
Sugeng juga mengajak tokoh masyarakat agar mendorong penyampaian aspirasi secara damai.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga dengan cara yang tertib,” tambahnya.
Sejalan dengan itu, Kapolri dan Panglima TNI telah menerima arahan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk menangani aksi anarkis sesuai prosedur hukum dan tetap menjunjung hak asasi manusia (HAM).
Dr. Alpi menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi menjaga stabilitas.
“Demokrasi harus kita lindungi melalui penyampaian aspirasi yang damai dan tertib. Stabilitas keamanan adalah fondasi menuju kesejahteraan bangsa,” tandasnya.
- Penulis: Sandi


