Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perjalanan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW dan Penyebarannya ke Dunia Islam

  • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.idDalam buku berjudul Sejarah Maulid Nabi (2015) yang ditulis oleh Ahmad Sauri, dijelaskan bahwa tradisi masyarakat Arab dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang sering disebut Maulid Nabi, sudah diterapkan oleh komunitas Muslim sejak tahun kedua hijriah.

Catatan ini mengacu pada penjelasan Nuruddin Ali dalam karya Wafa’ul Wafa bi Akhbar Darul Mustafa. Selain itu, dalam tulisan tersebut terdapat pula informasi bahwa seorang wanita bernama Khaizuran (170 H/786 M), yang adalah ibu dari Amirul Mukminin Musa al-Hadi dan al-Rasyid, datang ke Madinah dan meminta warga untuk mengadakan perayaan kelahiran Nabi Muhammad di Masjid Nabawi.

Dari Madinah, Khaizuran kemudian melanjutkan perjalanannya ke Makkah dan menginstruksikan penduduk setempat untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad dengan cara yang sama. Di Madinah perayaan berlangsung di masjid, sementara di Makkah, Khaizuran meminta warga untuk merayakan Maulid di rumah mereka masing-masing.

Khaizuran merupakan tokoh penting pada masa pemerintahan tiga khalifah Dinasti Abbasiyah, yaitu pada masa Khalifah al-Mahdi bin Mansur al-Abbas (suaminya), Khalifah al-Hadi dan Khalifah al-Rasyid (putranya). Karena pengaruh yang sangat besar, Khaizuran mampu menggerakkan masyarakat Muslim di kawasan Arab. Tujuannya adalah agar teladan, ajaran, dan kepemimpinan Nabi Muhammad yang mulia dapat terus memberikan inspirasi kepada masyarakat Arab dan umat Islam secara keseluruhan.

Selama masa Dinasti Abbasiyah, terjadi banyak pembaruan pemikiran di berbagai sektor kehidupan, mulai dari ilmu pengetahuan umum, arsitektur, hingga peninggalan sejarah.

Khaizuran dikenal sangat peduli terhadap Nabi Muhammad dan situs-situs bersejarah yang berkaitan dengannya, termasuk mendorong penghormatan terhadap lahirnya Rasulullah SAW.

Muhammad diperkirakan lahir pada tanggal 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah (570 Masehi). Namun, dalam catatan Muhammad Husain Haekal di dalam buku Sejarah Hidup Muhammad (2006), terdapat berbagai pendapat lain mengenai kelahiran Nabi, ada yang menyatakan bahwa beliau lahir lima belas tahun sebelum peristiwa gajah, dan asumsi lainnya juga menyebutkan bahwa kelahirannya terjadi beberapa hari, bulan atau bahkan tahun setelah Tahun Gajah.

Beberapa penaksir memperkirakan kelahiran beliau bisa jadi terjadi tiga puluh tahun, sementara lainnya sampai tujuhpuluh tahun setelah peristiwa tersebut. Di Jazirah Arab, era sebelum dakwah Nabi Muhammad sering kali disebut sebagai zaman Jahiliyah, yang berarti masa ketidaktahuan atau kebodohan.

M. Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Hati (2007), mengatakan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari keputusan Allah yang memilih untuk menurunkan utusan terakhir-Nya di daerah itu. Masyarakat Arab berada di antara dua kekuatan besar, yaitu Imperium Romawi dan Persia, yang saat itu bersaing memperebutkan wilayah Hijaz di Timur Tengah yang belum berada di bawah kekuasaan siapapun.

Letak strategis Hijaz yang terletak di tengah itulah yang sering menjadi acuan para mufasir dan sejarawan Islam dalam menjelaskanteka-teki ilahimengenai alasan kelahiran Muhammad di tempat ini.

Menurut Quraish Shihab, jika pesan ingin disebarkan ke seluruh dunia, maka penyampai pesan harus berada di tengah agar pesan tersebut mudah diterima dan tidak terhalang oleh para penguasa yang dapat menghalangi penyebarannya. Kawasan Timur Tengah, sebagai penghubung antara Timur dan Barat, wajar dijadikan sebagai lokasi untuk menyampaikan wahyu Ilahi yang terakhir.

Quraish Shihab menambahkan bahwa Makkah, tempat kelahiran Nabi, merupakan pusat Hijaz yang menjadi titik temu para pedagang dan seniman dari berbagai arah. Muhammad berasal dari suku Quraisy yang memiliki pengaruh besar di Makkah.

Suku ini terdiri dari dua keluarga besar, yaitu Hasyim dan Umayyah. Al-Aqqad dalam bukunya Mathla’ Al-Nur yang dikutip oleh Quraish Shihab, menyatakan bahwa keluarga Hasyim (Bani Hasyim) terkenal dengan sifat-sifat mulia, berwibawa, dan religius.

Sebaliknya, keluarga Umayyah dikenal sebagai politisi ulung yang cenderung manipulatif, pekerja ambisius, dan tidak memiliki kualitas heroik. Menurut Al-Aqqad, pandangan ini diterima oleh para sejarawan dan tidak dibantah oleh Umayyah, bahkan ketika mereka sudah berkuasa.

Khazanah Maulid di Indonesia

Saat ini, perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awwal dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia dengan melakukan perayaan Maulid. Begitu pula di Indonesia, peringatan Maulid Nabi SAW dilangsungkan dalam berbagai variasi. Contohnya, masyarakat Jawa merayakan Maulid dengan membaca Manakib Nabi Muhammad dari Kitab Maulid Barzanji, Maulid Simtud Dhurar, Diba’, Saroful Anam, Burdah, dan lain-lain.

Setelah membaca Manakib Nabi Muhammad, biasanya masyarakat bersama-sama menikmati hidangan yang disiapkan secara bergotong royong. Umat Muslim tidak hanya bergembira dalam merayakan kelahiran Nabi, tetapi juga mengungkapkan rasa syukur atas teladan dan petunjuk hidup yang dibawa oleh Nabi.

  • Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Wisata Melejit, Kabupaten Bogor Duduki Peringkat Pertama di Jabar

    Kunjungan Wisata Melejit, Kabupaten Bogor Duduki Peringkat Pertama di Jabar

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan tujuan wisata utama tertinggi di Provinsi Jawa Barat tahun 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat Kabupaten Bogor sebagai wilayah dengan persentase tertinggi kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus) sepanjang tahun kemarin. BPS Jawa Barat mencatat, pada November 2025 jumlah perjalanan wisatawan nusantara di Jawa Barat mencapai 17,66 juta perjalanan. […]

  • Polres Bogor Tetapkan Kades Cikuda sebagai Tersangka

    Polres Bogor Tetapkan Kades Cikuda sebagai Tersangka 

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Polres Bogor menetapkan Kades Cikuda, Kecamatan Parungpanjang berinisal AS sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi penertiban dokumen jual-beli objek tanah. Penetapan tersebut termaktub dalam Surat Ketetapan Nomor: S.Tap / 409 / X / Res.T.24 / 2025 / Reskrim, yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, pada 3 Oktober 2025 lalu.   Dalam […]

  • Dedie A. Rachim Berikan Tanggapan Terkait Program Pendidikan Semi-Militer

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menanggapi rencana program pendisiplinan berbasis militer. Ia menegaskan pentingnya disiplin yang terukur dan bertahap dalam menyikapi permasalahan kenakalan pelajar. Dedie Rachim menilai pendekatan kedisiplinan semi militer bisa menjadi salah satu Solusi, tetapi tetap harus dibarengi kriteria yang jelas dan selektif. “Kalau konsepnya bagus, kita dukung saja. Tapi […]

  • Nikah Siri dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat, dan Tata Caranya

    Nikah Siri dalam Islam: Pengertian, Rukun, Syarat, dan Tata Caranya

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Nikah siri mendapatkan konotasi negatif dari masyarakat karena identik dengan nikah secara diam-diam dan tertutup. Memang bagaimanakah syarat nikah siri dan tata caranya? Syarat nikah siri dan tata caranya terbilang cukup sederhana jika dibandingkan dengan pernikahan resmi. Hal yang penting adalah sudah menjalankan rukun nikah yang ada. ‘ Lalu apakah nikah siri sah […]

  • 16 Oleh-Oleh Khas Bogor, Bisa Dijadikan Souvenir

    16 Oleh-Oleh Khas Bogor, Bisa Dijadikan Souvenir

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ada banyak jenis oleh-oleh khas dari Bogor yang bisa dibeli sebagai souvenir, baik saat kita berkunjung ke Kabupaten Bogor maupun Kota Bogor. Di akhir pekan, jalan-jalan di pusat Kota Bogor dan jalur Puncak di Kabupaten Bogor biasanya sangat ramai dengan kendaraan dari Jakarta. Berlibur terasa tidak lengkap tanpa membawa oleh-oleh. Berikut ini adalah […]

  • Polisi Selidiki Unsur Pidana Kecelakaan 7 Kendaraan di Tol Jagorawi KM 47B

    Polisi Selidiki Unsur Pidana Kecelakaan 7 Kendaraan di Tol Jagorawi KM 47B

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Satlantas Polresta Bogor Kota terus menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan di Tol Jagorawi KM 47B menuju Jakarta, Rabu pagi (11/2/2026). Kasatlantas Polresta Bogor Kota, AKP Robby Rachman, menyatakan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk Hino yang mengangkut minuman mineral dengan nomor polisi B-9071-UIZ dan beberapa mobil pribadi. […]

expand_less