9 Cara Ampuh Mengatasi Cegukan yang Tak Kunjung Reda
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Jum, 5 Sep 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Penyebab cegukan dapat bervariasi, termasuk karena konsumsi makanan atau minuman tertentu, penggunaan obat-obatan, masalah pencernaan, kondisi paru-paru, serta gangguan pada sistem saraf. Untuk mengatasi cegukan yang berkepanjangan, beberapa metode yang bisa dicoba adalah menahan napas, menarik lidah selama beberapa detik, atau menghisap potongan lemon.
Cara mengatasi cegukan terus-menerus
Cegukan yang berulang terjadi akibat kejang yang tidak terduga pada diafragma. Umumnya, fenomena ini hanya berlangsung beberapa menit.
Namun, ada individu yang dapat mengalami cegukan yang luar biasa atau berkepanjangan, yang bisa bertahan selama berhari-hari bahkan minggu. Cegukan ini bisa disebabkan oleh berbagai kondisi medis tertentu. Menurut Rare Diseases Database, pria lebih banyak mengalami kondisi ini dibandingkan wanita.
Cara Menghilangkan Cegukan
- Menahan Napas
- Postur Tubuh
- Menarik Lidah
- Menekan Titik-Titik Tertentu
- Menghisap Irisan lemon
- Menelan Es
- Latihan Napas secara Teratur
- Gunakan Manuver Valsava
- Meneteskan Cuka pada Lidah
Apa Itu Cegukan?
Cegukan adalah keadaan di mana ada gangguan pada diafragma. Penyebabnya bisa dari pola makan yang salah, stres, hingga masalah kesehatan lainnya.
Secara umum, cegukan yang terus-menerus bisa menjadi tanda adanya gangguan medis. Situasi ini berlangsung lebih lama dan dapat memengaruhi fungsi tubuh dengan cara negatif.
Jika tidak segera ditangani, cegukan yang berkepanjangan dapat mengganggu pola makan dan minum, aktivitas tidur, komunikasi, serta suasana hati. Bahkan, kondisi ini bisa menyebabkan efek seperti pusing, penurunan berat badan, dehidrasi, dan gejala depresi yang perlu diperhatikan.
Penyakit Penyebab Cegukan Terus-Menerus
Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat mengakibatkan cegukan yang berkepanjangan:
- Penyakit otak seperti stroke, tumor otak, atau cedera kepala.
- Penyakit yang berhubungan dengan sistem saraf, termasuk meningitis, kejang, atau multiple sclerosis.
- Masalah pencernaan seperti refluks gastroesofageal (GERD), hernia hiatus, atau tukak lambung.
- Gangguan pada kerongkongan, seperti esofagitis atau kanker esofagus.
- Masalah pada sistem kardiovaskular, seperti perikarditis, serangan jantung, atau aneurisma aorta.
- Penyakit paru-paru, seperti pneumonia, kanker paru-paru, atau emboli paru.
- Masalah hati, seperti kanker hati, hepatitis, atau abses hati.
- Kelainan pada ginjal, termasuk uremia, gagal ginjal, atau kanker ginjal.
- Penyakit pankreas, seperti pankreatitis atau kanker pankreas.
- Terkena infeksi, seperti tuberkulosis, herpes simpleks, atau herpes zoster.
- Penyakit lain seperti diabetes mellitus atau ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.
Tidak hanya penyakit, prosedur medis dan penggunaan obat tertentu juga dapat memicu cegukan. Dalam beberapa situasi, penyebab cegukan mungkin tidak diketahui dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Cara Menghilangkan Cegukan
Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi cegukan:
1. Menahan Napas
Salah satu metode yang dapat meredakan cegukan adalah dengan menahan napas. Anda dapat melakukannya selama sekitar 10 detik, kemudian tarik napas dua kali sebelum melepaskannya.
Selain itu, Anda juga bisa mencoba bernapas dalam kantong kertas, tetapi perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak menutupi kepala dengan kantong tersebut.
2. Postur Tubuh
Biasanya, cegukan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit. Meskipun demikian, mengobati keadaan yang menjadi pemicu cegukan bisa membantu mengurangi frekuensinya.
Anda dapat mengubah posisi tubuh dengan cara memeluk lutut dan secara lembut menekan dada dengan membungkukkan tubuh ke depan. Lakukan hal ini selama beberapa detik sampai cegukan hilang.
3. Mengait Lidah
Mengait lidah merupakan metode sederhana yang efektif untuk menghentikan cegukan. Metode ini dapat merangsang saraf vagus yang merupakan salah satu saraf terpanjang dan paling rumit di tubuh.
Cukup pegang ujung lidah dan tarik perlahan ke bawah menggunakan satu tangan. Pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu guna mencegah penyebaran penyakit.
4. Menekan Titik-Titik Tertentu
Ada area tertentu di tubuh yang sensitif terhadap tekanan. Dengan memberikan tekanan pada titik ini, Anda dapat membantu merelaksasikan diafragma serta merangsang saraf vagus atau frenikus.
Titik-titik sensitif ini terletak di area hidung dan di kedua sisi leher. Anda bisa memencet hidung dan memijat arteri karotis di kedua sisi leher selama 5-10 detik.
5. Menghisap Irisan Lemon
Buah jeruk dan makanan asam lainnya dapat merangsang saraf vagus dan menghentikan cegukan. Cobalah untuk mengisap irisan lemon agar mendapatkan manfaatnya secara maksimum.
Sebelum mengisapnya, Anda boleh menaburkan gula terlebih dahulu untuk mengurangi rasa asam dan mencegah iritasi tenggorokan. Jika lemon yang ditaburi gula tidak berhasil menghentikan cegukan, Anda bisa menelan gula kering atau menaruh gula di bawah lidah.
6. Menelan Es
Menurut Very Well Health, menelan es atau es krim dapat membantu meredakan cegukan. Hal ini karena es atau es krim dapat merangsang saraf vagus.
Pastikan untuk menelan potongan es kecil yang sudah hancur. Selain itu, Anda juga bisa menghisap es atau mengonsumsi smoothie serta es krim untuk mengatasi cegukan.
7. Latihan Pernapasan Secara Rutin
Kadang-kadang, perubahan cara bernapas atau posisi tubuh bisa membuat diafragma lebih rileks. Anda bisa melatih pernapasan secara teratur untuk meredakan cegukan.
Cobalah menarik napas dan mengeluarkannya selama 5 detik. Ulangi cara ini hingga cegukan berhenti dengan sendirinya.
8. Gunakan Manuver Valsava
Manuver valsava melibatkan pengeluaran napas dengan kuat sambil menutup mulut dan hidung. Cara ini dapat memicu saraf vagus secara keseluruhan.
Para ahli berpendapat bahwa manuver valsava bisa menghentikan cegukan yang terjadi. Selain untuk mengatasi cegukan, metode ini juga dapat memperbaiki irama jantung yang abnormal dan meningkatkan tekanan di perut.
9. Meneteskan Cuka pada Lidah
Mengonsumsi makanan atau minuman tertentu dapat merangsang saraf vagus atau frenikus. Salah satu yang bisa Anda coba adalah cuka.
Larutan ini adalah perpaduan antara asam asetat dan air yang dihasilkan melalui proses fermentasi. Anda dapat meneteskan cuka pada lidah agar cegukan yang berlangsung lama bisa reda.
Obat Cegukan
Dokter dapat meresepkan obat untuk cegukan jika tidak kunjung sembuh. Obat-obat ini antara lain:
- Chlorpromazine (Thorazine)
- Metoclopramide (Reglan)
- Baclofen
- Gabapentin (Neurontin)
- Haloperidol
Obat-obat tersebut dapat membantu mengurangi dan menghilangkan cegukan. Penting untuk diingat bahwa obat-obatan hanya boleh digunakan berdasarkan anjuran dan rekomendasi dokter.
Jika pengobatan tidak berhasil, dokter mungkin akan merekomendasikan tindakan bedah untuk memasang perangkat elektrik. Tindakan ini bertujuan merangsang saraf vagus atau memberikan suntikan anestesi pada saraf frenikus di leher.
Di samping itu, akupunktur bisa menjadi alternatif untuk meredakan cegukan yang terjadi. Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni








