Benarkah Mandi Malam Bisa Menyebabkan Rematik? Ini Faktanya
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Kam, 4 Sep 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Apakah kamu menikmati kegiatan mandi di malam hari? Pastinya rasanya sangat menyegarkan, bukan? Terutama setelah pulang dari aktivitas di luar rumah yang padat seharian. Apakah benar mandi di malam hari bisa berisiko menimbulkan masalah rematik?
Para pakar kesehatan menjelaskan bahwa suhu dingin dan air dingin adalah penyebab utama yang dapat mengakibatkan rematik. Bagi mereka yang menderita rematik, sebaiknya hindari mandi pada malam hari. Akan tetapi, jika kamu tetap ingin mandi malam, disarankan untuk menggunakan air hangat.
Suhu yang dingin dapat membuat kapsul sendi menyusut. Hal ini menyebabkan rasa sakit pada mereka yang menderita rematik. Rematik sendiri adalah kondisi yang mengakibatkan peradangan, yang kemudian menimbulkan rasa nyeri, kekakuan, dan pembengkakan pada sendi. Gangguan ini disebabkan oleh masalah autoimun. Bagian tubuh yang sering terkena rematik meliputi tangan, pergelangan tangan, kaki, dan lutut.
Apa Saja Gejala Penyakit Rematik?
Rematik ditandai dengan gejala nyeri serta kekakuan pada sendi yang biasanya lebih buruk di pagi hari setelah bangun tidur atau sesudah duduk terlalu lama. Kekakuan tersebut biasanya akan berkurang setelah bergerak. Gejala dari rematik ini cenderung muncul dan menghilang.
Gejala tambahan lainnya meliputi kelelahan, rasa gatal serta sensasi terbakar di mata, luka pada kaki, hilangnya selera makan, mati rasa pada telapak kaki, kesemutan, sesak napas, demam, kemerahan pada sendi, rasa sakit, dan pembengkakan.
Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Rematik?
Olahraga Secara Rutin
Langkah pertama untuk mencegah rematik adalah dengan berolahraga secara teratur. Lakukan latihan secara konsisten, karena selain baik untuk kesehatan jantung, ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dari serangan rematik.
Mengonsumsi Sayuran dan Buah-buahan
Sayuran dan buah merupakan sumber makanan yang sehat tanpa bahan kimia dan efektif untuk mencegah rematik. Mengombinasikan berbagai jenis buah dan sayuran diyakini dapat membantu meringankan gejala rematik.
Minum Air Putih yang Cukup
Disarankan juga untuk banyak mengonsumsi air putih, karena cukupnya asupan air membantu membentuk 70 persen dari tulang rawan pada sendi. Kebiasaan ini juga berfungsi untuk melumasi tulang sehingga mencegah gesekan antar sendi.
Melakukan Peregangan
Peregangan dianggap dapat meningkatkan kinerja serta kekuatan sendi. Pastikan untuk melakukan pemanasan sebelum peregangan, karena melakukannya tanpa pemanasan dapat memperburuk kondisi sendi dan menambah ketegangan pada otot.
Berjalan Tanpa Alas Kaki
Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki tanpa alas kaki. Lakukan aktivitas ini dua kali seminggu untuk membantu meningkatkan kekuatan otot di kaki dan sendi.
Penyakit ini berdampak pada 1–5 persen orang dewasa di seluruh dunia dan lebih sering muncul pada individu berusia 20 hingga 40 tahun. Wanita memiliki kemungkinan 2–3 kali lebih besar untuk menderita rematik dibandingkan pria.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni








