Siapa Bripka Rohmat? Ini Profil Pengemudi Mobil Rantis Brimob yang Tabrak Affan Kurniawan
- account_circle Dheza
- calendar_month Kam, 4 Sep 2025
- comment 0 komentar

Bripka Rohmat, anggota Brimob yang mengemudikan rantis penabrak driver ojol Affan Kurniawan. (YouTube/Polri TV)
Bogorplus.id – Bripka Rohmat, anggota Brimob yang mengemudikan rantis penabrak driver ojol Affan Kurniawan, kini menjalani sidang etik di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta.
Sidang yang digelar Divisi Propam Polri itu berlangsung tertutup dengan Bripka Rohmat hadir mengenakan pakaian dinas harian (PDH) kepolisian lengkap dengan baret biru tua.
Dalam kasus ini, terdapat tujuh personel Brimob yang ditetapkan sebagai terduga pelanggar.
Mereka adalah Kompol Kosmas K. Gae, Bripka Rohmat, Aipda R, Briptu D, Bripda M, Bharaka J, dan Bharaka Y.
Kompol Kosmas serta Bripka Rohmat sendiri dijerat pelanggaran kategori berat, sementara lima lainnya dikenakan kategori sedang.
Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada Kompol Kosmas.
Ia dinilai tidak profesional dalam mengendalikan situasi unjuk rasa 28 Agustus 2025, yang berujung pada tewasnya Affan Kurniawan. S
Saat insiden terjadi, Kosmas diketahui duduk di samping Bripka Rohmat di dalam rantis.
Siapa Bripka Rohmat?
Bripka Rohmat merupakan anggota Korps Brimob Polda Metro Jaya berpangkat Brigadir Kepala.
Ia bertugas sebagai pengemudi kendaraan taktis Barracuda dengan nomor jarak jauh (PJJ) 17713-VII.
Dalam keterangannya, ia mengaku tidak melihat korban karena keterbatasan pandangan akibat kaca kendaraan yang gelap serta kondisi sekitar yang penuh asap dan kerumunan.
Sejak awal kariernya di Brimob, Rohmat kerap dipercaya sebagai sopir rantis dalam berbagai operasi pengamanan.
Namun, keputusan yang diambilnya pada 28 Agustus 2025 berakhir tragis.
Hasil pemeriksaan Propam menyatakan Bripka Rohmat melakukan pelanggaran berat.
Seperti diketahui, saat itu, aparat kepolisian tengah memukul mundur massa aksi di sekitar Kompleks Parlemen, Jakarta.
Kericuhan meluas hingga Palmerah, Senayan, dan Pejompongan. Di kawasan Pejompongan inilah, rantis yang dikendarai Bripka Rohmat menabrak Affan hingga tewas.
- Penulis: Dheza








