Ulama Bersama Forkopimda Pastikan Kabupaten Bogor Tetap Damai
- account_circle Sandi
- calendar_month Sel, 2 Sep 2025
- comment 0 komentar

Ulama Bersama Forkopimda Pastikan Kabupaten Bogor Tetap Damai. Foto :bogorplus.id
bogorplus.id- Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, Abdul Somad mendukung penuh terhadap langkah Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjaga stabilitas wilayah di tengah maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah.
Pria yang akrab disapa Gus Dul, mengatakan antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama TNI-Polri terbukti efektif sehingga Kabupaten Bogor tetap aman dan tidak terjadi unjuk rasa seperti di wilayah lain.
“Kami sangat mendukung dan terkesan dengan upaya yang dilakukan Bupati dan Forkopimda. Edukasi yang diberikan kepada masyarakat cukup efektif sehingga situasi di Kabupaten Bogor tetap terkendali,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menyampaikan aspirasi dengan cara damai serta menghindari tindakan yang bisa memicu kericuhan.
“Menyampaikan pendapat boleh, tapi harus dilakukan dengan cara damai dan sesuai aturan,” ujarnya.
Sebagai bentuk solidaritas, PCNU Kabupaten Bogor bersama Bupati Rudy Susmanto dan Forkopimda menggelar salat gaib, Istigosah dan doa bersama di masjid Baitul Faizin, Senin malam (1/9).
Hal ini dilakukan untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di Jakarta.
Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga mengeluarkan instruksi resmi bernomor 4381/PB.01/A.II.08.47/99/08/2025, tertanggal 30 Agustus 2025.
Istruksi itu ditandatangani Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Sekjen Drs H Saifullah Yusuf.
Dalam instruksi tersebut, PBNU menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan dan loyalitas kepada Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud komitmen kebangsaan.
PBNU juga meminta seluruh PWNU dan PCNU di Indonesia memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat demi meredakan masalah dan membangun situasi kondusif.
“Kami mengimbau kader dan warga NU agar tidak mudah terprovokasi isu yang menimbulkan kegaduhan, menjauhi segala bentuk tindakan pengrusakan, serta memperbanyak istighatsah untuk keselamatan bangsa,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi








