10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh agar Tidak Mudah Sakit
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Sel, 26 Agu 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Cara utama untuk melindungi diri dari penyakit adalah dengan memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Salah satu cara paling efektif untuk menjaga kesehatan dari penyakit adalah dengan memiliki sistem imun yang tangguh.
Sistem kekebalan tubuh berfungsi sebagai pertahanan utama terhadap berbagai mikroba penyebab infeksi. Jika sistem pertahanan tubuh Anda kuat, mikroba yang mencoba menyerang akan dapat diatasi, sehingga Anda terhindar dari infeksi dan tidak jatuh sakit.
Dalam situs Good Doctor dijelaskan bahwa imunitas bekerja dalam sebuah sistem dan tidak berdiri sendiri.
Menurut informasi dari Good Doctor, sistem kekebalan tubuh beroperasi sebagai bagian dari satu kesatuan dan tidak dapat berfungsi secara terpisah.
Untuk memastikan sistem imun Anda beroperasi dengan baik, ada baiknya Anda melakukan beberapa tindakan secara teratur dan berkesinambungan. Langkah-langkah yang konsisten akan menciptakan daya tahan tubuh yang kuat, sehingga Anda lebih kebal terhadap penyakit.
10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Biasanya, memasuki musim baru, kasus penyakit menjadi lebih banyak dari biasanya. Saat pergantian musim, biasanya kejadian penyakit meningkat dibandingkan waktu lainnya.
Ketika daya tahan tubuh melemah di waktu ini, Anda menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Jangan biarkan hal tersebut terjadi! Mari terapkan berbagai cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang dapat dilakukan setiap hari.
Konsumsi makanan bergizi seimbang
Asupan yang bergizi seimbang adalah tentang makanan yang mengandung nutrisi sesuai dengan kebutuhan individu. Berbagai sumber gizi tersebar di banyak jenis makanan, termasuk makanan yang mengandung protein.
Oleh karena itu, semakin beragam makanan yang Anda pilih, semakin banyak jenis nutrisi yang akan Anda terima. Contohnya, mengonsumsi buah-buahan dan sayuran untuk mendapatkan vitamin dan mineral; mengkonsumsi nasi atau biji-bijian untuk karbohidrat; serta daging dan kacang-kacangan untuk mendapatkan protein.
Perbanyak konsumsi vitamin C
Vitamin C berperan penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Saat mengganti musim, pastikan Anda mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya akan vitamin C.
Selain terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, jambu, kiwi, dan berry, vitamin C juga bisa ditemukan dalam sayuran seperti bayam, brokoli, paprika, dan tomat. Jika perlu, Anda dapat menambah konsumsi vitamin C melalui suplemen.
Istirahat cukup
Apakah Anda tahu? Cukup tidur setiap hari sama pentingnya dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Di situs Kompas, dijelaskan bahwa tidur yang berkualitas dapat mendukung sistem kekebalan tubuh berada dalam kondisi optimal, sehingga siap menghadapi patogen yang menyebabkan penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
Sebab, ketika Anda tidur, sistem imun tubuh memproduksi zat bernama sitokin, yang dapat meningkatkan kualitas tidur dan dibutuhkan saat terjadi infeksi atau peradangan.
Sebaliknya, kurang tidur dapat mengakibatkan penurunan produksi sitokin dan sel T tubuh Anda. Dikutip dari situs Halodoc, sel T adalah kelompok sel kekebalan tubuh yang berperan penting dalam melawan virus.
Menurut informasi dari Halodoc, sel T adalah tipe sel dalam sistem imun yang sangat penting dalam melawan virus. Itulah mengapa kurang tidur dapat mengurangi daya tahan tubuh dan membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit. Jadi, pastikan Anda selalu memenuhi kebutuhan tidur harian, yaitu minimal 7 jam setiap malam.
Kelola stress
Stres juga dapat menjadi penyebab munculnya penyakit, terutama jika berlebihan dan tidak terkendali. Saat mengalami stres, tubuh akan menghasilkan hormon kortisol. Kadar kortisol yang meningkat karena stres yang berlarut-larut dapat mengurangi daya tahan tubuh. Hati-hati jika Anda merasa sangat stres atau mengalami gangguan kecemasan serta depresi.
Kelola tingkat stres dengan memahami faktor atau tindakan apa yang bisa membuat suasana hati Anda lebih baik. Siapkan berbagai strategi untuk mengatasi stres agar kadar kortisol tetap terjaga. Contoh pengelolaan stres antara lain memiliki aktivitas yang disukai, berolahraga, berkumpul dengan teman, mengekspresikan perasaan, serta melakukan perawatan diri dan kegiatan lainnya.
Rajin berolahraga
Salah satu cara untuk memperkuat sistem imun adalah melakukan olahraga secara teratur. Aktivitas fisik ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk mencegah obesitas, melindungi dari penyakit jantung, dan menurunkan risiko osteoporosis.
Menurut situs Halodoc, olahraga dapat meningkatkan kerja antibodi dan sel darah putih, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan yang melawan berbagai macam kuman. Dengan berolahraga, sel darah putih dapat bergerak lebih efektif sehingga dapat mendeteksi penyakit dengan lebih cepat.
Olahraga juga membantu mengeluarkan bakteri dari paru-paru dan saluran pernapasan, sehingga mereka yang rutin berolahraga cenderung lebih tahan terhadap flu dan penyakit pernapasan lainnya.
Selain itu, mengikuti rutinitas olahraga memiliki efek positif terhadap kesehatan mental, karena terbukti dapat mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, meningkatkan rasa percaya diri, serta meningkatkan ketahanan fisik. Luangkan waktu minimal 30 menit setiap hari untuk berolahraga.
Menghindari rokok
Kebiasaan merokok sangat merugikan kesehatan. Rokok mengandung ribuan bahan berbahaya yang dapat menurunkan sistem imun. Di situs Alodokter, dinyatakan bahwa perokok berisiko tinggi terkena infeksi paru, seperti bronkitis dan pneumonia.
Selain itu, asap rokok juga berbahaya bagi non-perokok yang menghirupnya. Untuk menjaga atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh, salah satu caranya adalah menjauh dari perokok agar Anda tidak terpapar asap rokok.
Rajin cuci tangan
Sejak dahulu, pentingnya mencuci tangan dengan sabun telah digencarkan. Tidak hanya sebelum dan setelah makan, mencuci tangan dengan sabun perlu dilakukan dalam berbagai situasi berikut:
- Setelah menggunakan toilet.
- Sesudah berinteraksi dengan hewan.
- Saat berada di dekat orang yang mengalami batuk pilek.
- Setelah menggunakan transportasi umum.
Jaga kebersihan diri
Memiliki tubuh yang bersih tidak hanya baik untuk penampilan saja. Lebih dari itu, menjaga kebersihan diri membawa manfaat besar bagi kesehatan Anda. Menjaga kebersihan diri termasuk rutin mandi, menyikat gigi, mencuci rambut, mencuci tangan, dan mengganti pakaian secara teratur.
Dengan menjaga kebersihan pribadi, Anda dapat mengurangi risiko penularan penyakit dari orang lain, baik melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Gunakan produk pembersih yang berkualitas untuk menjaga kebersihan diri.
Berjemur
Jangan anggap remeh ikhtisar berjemur di pagi hari, karena sinar matahari pagi mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh. Salah satu nutrisi penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah vitamin D.
Dalam situs Kompas, Dr. Prasetyadi Mawardi SpKK (K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Solo mengatakan bahwa berjemur di bawah sinar matahari bisa bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh jika dilakukan dengan cara yang benar.
Ia merekomendasikan agar orang berjemur sekitar pukul 08. 00-09. 00 WIB atau 11. 00-13. 00 WIB untuk mendorong produksi vitamin D dalam tubuh. Anda hanya perlu berjemur selama 10-15 menit per sesi, sebanyak 2-3 kali dalam seminggu.
Jaga kebersihan lingkungan
Kebersihan individu bisa memengaruhi seberapa besar atau kecil kemungkinan Anda terpapar kuman yang menyebabkan infeksi. Menurut informasi dari situs Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, interaksi dengan mikroorganisme di sekitar tempat tinggal Anda juga berkontribusi pada cara tubuh Anda mengembangkan respons imun, yang diduga berperan dalam menentukan seberapa rentan Anda terhadap penyakit infeksi dan metabolisme.
Tempat tinggal yang memiliki sanitasi tidak baik dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan berbagai mikroorganisme, berbeda dengan tempat tinggal yang bersih. Pertahankan kebersihan area tinggal Anda guna mengurangi kemungkinan terpapar mikroba yang dapat menyebabkan infeksi.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni








