10 Cara Menyimpan Sayur di Kulkas Agar Awet dan Tetap Segar
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Sel, 26 Agu 2025
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Sayur merupakan sumber makanan nabati yang umumnya tersedia di rumah. Kandungan gizi yang terdapat dalam sayur menjadi hal pokok yang perlu dikonsumsi setiap hari.
Sayur juga dikenal memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Makanan ini dapat dimakan setelah dimasak, diolah dengan metode tertentu, atau dalam kondisi segar.
Banyak orang cenderung menyimpan sayur di dalam kulkas dengan harapan bisa awet. Memang benar kemampuan untuk bertahan lama ada. Namun, sayur dalam kulkas bisa cepat membusuk jika tidak disimpan dengan cara yang tepat.
Cara Menyimpan Sayur di Kulkas yang Benar
Proses pembusukan sayur mulai terjadi setelah dipetik. Secara otomatis, pasokan air yang menjadi sumber utama dari sayur tersebut terputus. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara menyimpan sayur yang benar agar dapat awet, bahkan sampai berbulan-bulan.
Sebab, sayur yang sudah busuk tidak hanya mempengaruhi rasa dan penampilan, tetapi juga menyebabkan nutrisi yang sebelumnya bermanfaat menjadi berbahaya. Untuk menghindari hal itu, yuk lihat cara menyimpan sayur di kulkas berikut ini!
1. Pilih dan sortir sayuran yang masih segar
Langkah pertama dalam menyimpan sayur di kulkas adalah dengan melakukan pemilihan. Pilihlah sayur yang masih segar, yang ditandai dengan warna hijau cerah, tidak menguning, memiliki tekstur yang keras dan tidak lembek, serta batangnya tidak layu atau mudah dipatahkan.
Perhatikan juga keberadaan ulat. Kehadiran ulat bisa menunjukkan bahwa sayuran tidak terkena pestisida. Namun, untuk sayuran umbi, pilih yang bebas dari lubang. Sebab sayuran umbi yang berlubang lebih rentan terkontaminasi bakteri.
2. Atur suhu kulkas
Hindari menyimpan sayur di suhu yang ekstrem. Suhu yang terlalu tinggi bisa menyebabkan kematangan sayur tidak merata, seperti menjadi lembek atau keriput. Suhu yang terlalu rendah dapat menyebabkan sayur rusak saat dicairkan, misalnya menjadi lembek.
Simpanlah pada suhu ideal kulkas yaitu antara 1-4 derajat Celsius.
3. Jangan cuci sayuran
Hindari mencuci sayuran sebelum menyimpannya. Sayuran yang basah tidak akan bertahan lama dan cepat rusak jika langsung disimpan dalam kulkas. Pastikan sayur yang kamu simpan dalam kulkas benar-benar dalam keadaan kering. Kamu bisa mencuci sayuran saat akan dimasak.
4. Singkirkan batang sayuran
Toppers perlu memotong tangkai sayuran, seperti tangkai wortel, sebelum disimpan. Karena tangkai yang masih ada pada sayuran atau di antara sayuran lainnya dapat terus mengeluarkan uap air. Hal ini membuat sayuran lebih cepat busuk.
5. Pisahkan sayuran sesuai jenisnya
Pemisahan sayuran berdasarkan jenis dan penyimpanan dalam wadah yang tepat sangat penting. Misalnya, cabai sebaiknya disimpan dalam kotak kedap udara. Untuk sawi putih atau sayuran lainnya, sebelum dimasukkan ke dalam wadah berlubang atau kantong plastik yang sudah dilubangi, dapat dibungkus dengan tisu atau kertas koran terlebih dahulu agar kelembaban terjaga.
6. Simpan di bagian kulkas yang tepat
Setiap bagian penyimpanan di kulkas memiliki fungsi yang berbeda. Jika freezer umumnya digunakan untuk makanan beku, sayuran sebaiknya disimpan di rak paling bawah kulkas. Rak tersebut dapat membantu mengontrol kelembaban sayur sehingga sayuran tidak mudah busuk.
7. Ketahui ketahanan sayur di kulkas
Pada umumnya, sayuran memiliki daya tahan yang bervariasi tergantung jenisnya. Sayuran berdaun hijau biasanya bisa bertahan antara 3 hingga 5 hari, sayuran umbi dan akar dapat bertahan hingga 3 minggu, sayuran hijau tanpa daun memerlukan waktu 5 hingga 7 hari, sedangkan sayuran batang dan rempah dapat bertahan sampai 2 minggu. Penting untuk memahami hal ini agar sayuran yang disimpan tidak terbuang sia-sia.
8. Rutin memeriksa kondisi sayuran
Salah satu cara untuk menyimpan sayuran di kulkas adalah dengan memeriksa kondisi sayuran secara berkala. Meskipun beberapa sayuran dapat bertahan lebih dari tiga hari, ada kemungkinan sayuran tersebut dapat rusak lebih cepat.
Jika penyimpanan berlangsung lebih dari tiga hari, penting untuk memeriksa kembali sayurannya. Jangan lupa membuang daun yang sudah menguning agar tidak menular ke bagian yang masih baik.
9. Pertahankan kebersihan kulkas dan suhu stabil
Pastikan kulkas selalu bersih setiap harinya. Makanan yang telah busuk atau sayuran yang tidak segar akan berpengaruh pada sayuran lain. Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa isi kulkas dan mengeluarkan sayuran atau makanan yang sudah tidak layak konsumsi.
Langkah ini akan membantu mempertahankan kualitas dan kesegaran sayuran yang disimpan agar lebih awet. Lakukan pula pemeriksaan suhu kulkas secara rutin dan pastikan suhunya berada pada tingkat yang aman.
10. Ambil secukupnya
Saat ingin memasak dan mengambil sayuran dari kulkas, lakukan dengan hati-hati dan ambil sesuai kebutuhan. Cara ini berguna untuk menghindari sayur masuk dan keluar kulkas terlalu sering. Sayur yang sering berpindah tempat dalam kulkas akan mengalami penurunan kualitas dan lebih cepat membusuk karena terpapar perubahan suhu yang konstan.
Itulah beberapa cara untuk menyimpan sayuran di kulkas agar lebih tahan lama. Simpanlah sayuran dengan benar agar nutrisinya tetap terjaga dan sehat saat dikonsumsi.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni








