Breaking News
light_mode
Trending Tags

Apa Isi Surat Wasiat Mpok Alpa? Viral Keinginan Istri Aji Darmaji yang Belum Terlaksana Sebelum Meninggal

  • account_circle Dheza
  • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Komedian dan presenter ternama, Mpok Alpa, diketahui menulis surat wasiat tangan yang diyakini dibuat sebelum kepergiannya.

Surat tersebut kini menjadi viral di media sosial karena memuat pesan mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan sesama artis, hingga para penonton setianya yang selalu menyukai tingkah lakunya.

Surat yang ditulis dengan tinta hitam di atas kertas kuning itu diawali dengan salam hangat dari Mpok Alpa.

Mpok Alpa, yang memiliki nama asli Nina Carolina, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker payudara.

Ia tutup usia pada 38 tahun, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan publik.

Selama ini, Mpok Alpa diketahui menyembunyikan kondisi kesehatannya dari masyarakat, dan hanya keluarga dekat yang mengetahui perjuangannya melawan penyakit tersebut.

Jenazah Mpok Alpa telah dimakamkan di Pemakaman Wakaf Kujaran, Jakarta Selatan, pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Lantas, apa isi surat wasiat yang ditulis Mpok Alpa? Berikut informasinya.

Apa Isi Surat Wasiat Mpok Alpa?

Dalam pesannya, Mpok Alpa menekankan pentingnya melanjutkan hidup meski dirinya telah tiada.

“Hidup harus jalan terus. Aku cuma mau diingat sebagai orang yang suka bikin ketawa, bukan bikin susah,” lanjutnya.

Ia juga menitipkan anak-anaknya, memastikan mereka tetap merasakan kasih sayang meski kehilangan dirinya.

“Aku titip anak-anak, jangan sampai mereka merasa kehilangan kasih sayang. Aku juga minta maaf kalau selama ini ada salah, baik di pekerjaan maupun di pertemanan,” tulisnya.

Tidak hanya menyentuh keluarga, Mpok Alpa juga memberi pesan khusus bagi para publik figur dan rekan artis.

Dia mengingatkan untuk terus berkarya dan menghibur masyarakat, memanfaatkan waktu hidup yang terbatas untuk menghadirkan senyum bagi orang lain.

“Buat teman-teman artis, jangan pernah capek bikin karya yang menghibur. Kita ini hidup cuma sebentar, jadi gunakan kesempatan untuk bikin orang lain tersenyum,” tuturnya.

Di sisi lain, suaminya, Adji Darmaji, mengungkapkan ada satu cita-cita besar Mpok Alpa yang belum sempat terlaksana yakni membawa seluruh keluarga menunaikan ibadah umrah.

Keinginan itu sering diungkapkan almarhumah, namun takdir berkata lain.

“Dia sudah janji ajak anak-anak. Sekarang saya yang harus mewujudkan itu,” ujar Adji sambil menahan air mata.

  • Penulis: Dheza

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Tertibkan 142 Unit Bangunan dan PKL Ilegal di Citeureup Bogor

    Satpol PP Tertibkan 142 Unit Bangunan dan PKL Ilegal di Citeureup Bogor

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan penertiban terhadap bangunan serta tempat jualan pedagang kaki lima ilegal di area Citeureup dan Babakan Madang. Jumlah total bangunan yang ditertibkan mencapai 142 unit. “Total keseluruhan bangunan tanpa izin dan lapak pedagang kaki lima yang berhasil ditertibkan berjumlah 142,” ungkap Plh Kasatpol PP Kabupaten Bogor Anwar Anggana, Selasa […]

  • Penyelesaian Masalah Perdata dan Tata Usaha Negara, Pemkot dan Kejari Kota Bogor Berkolaborasi

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kota Bogor, dalam kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kota Bogor, telah melaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan yang bertujuan untuk menyelesaikan berbagai masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Acara penandatanganan ini dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Meilinda, bertempat di Paseban Sri Baduga, Balai […]

  • 10 Jenis Penyakit Jamur dalam Tubuh Manusia yang Wajib Diwaspadai

    10 Jenis Penyakit Jamur dalam Tubuh Manusia yang Wajib Diwaspadai

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Penyakit jamur dalam tubuh manusia adalah infeksi jamur yang menyerang pigmen kulit yang umum menyerang manusia tanpa mengenal usia. Penyakit jamur dalam tubuh awalnya menyerang permukaan kulit yang lama kelamaan bisa mempengaruhi kesehatan jaringan tubuh bagian dalam dimana tumbuhnya jamur pada manusia tersebut bersifat fleksibel yang artinya dapat hidup dan berkembang tanpa hambatan […]

  • 10 Tips Memilih Cat Tembok Rumah agar Awet dan Tidak Mudah Pudar

    10 Tips Memilih Cat Tembok Rumah agar Awet dan Tidak Mudah Pudar

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Apakah kalian berencana untuk memperbarui tampilan dalam dan luar rumah dengan pilihan warna cat yang berbeda? Wah, pastinya rumah kalian akan tampak seperti baru. Namun, sebelum mulai mengaplikasikan cat, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Karena, mengecat rumah bukan sekadar memberi nuansa baru pada dinding. Jika kalian tidak memilih warna dan cat […]

  • Pasar Gembrong Sukasari Siap Digunakan, Peluang Baik bagi PKL

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Digunakan, Peluang Baik bagi PKL

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari yang terletak di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor hampir mencapai 100 persen. Untuk memastikan kesiapan Perumda Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) dalam menyelesaikan tahap akhir, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melakukan inspeksi langsung di lokasi, Senin (9/6/2025). “Di antaranya pengecekan sistem kelistrikan, drainase, kemudian sistem […]

  • 6 Alasan Pilkada Lewat DPRD Harus Ditolak: Ancaman Serius bagi Kedaulatan Rakyat

    6 Alasan Pilkada Lewat DPRD Harus Ditolak: Ancaman Serius bagi Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD kembali menuai penolakan keras. Founder Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi, menegaskan bahwa Pilkada tidak langsung bukan hanya kemunduran demokrasi, tetapi juga bertentangan dengan sejarah, konstitusi, dan prinsip dasar negara republik. Menurut Yusfitriadi, setidaknya ada enam alasan kuat mengapa Pilkada melalui DPRD harus ditolak. Ia menilai dorongan […]

expand_less