Kata Mereka Soal Pembangunan Jalan Nirmala Kabupaten Bogor : Terima Kasih Pak Bupati
- account_circle Sandi
- calendar_month Sel, 5 Agu 2025
- comment 0 komentar

Pekerja menyelesaikan pembangunan Jalan Nirmala, Desa Malasari, Kabupaten Bogor. Foto :bogorplus.id
bogorplus.id- Setelah puluhan tahun menjadi simbol keterisolasian, jalan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor akhirnya tersentuh pembangunan.
Pembangunan jalan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bogor dengan Sukabumi itu menuai banyak respons dari mulai warga, pendatang, hingga pihak perusahaan.
Jalan Nirmala dinilai sangat penting bagi masyarakat untuk mempermudah mendapatkan akses kesehatan, perputaran ekonomi, hingga memperoleh pendidikan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar dari APBD untuk membuka keterpencilan Desa Malasari.
Proyek ini masuk dalam program percepatan pembangunan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
“Pembangunan jalan ini bukan soal pencitraan atau capaian 100 hari kerja. Ini murni untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat,”ujar Rudy saat ditemui di Cibinong, Kamis (31/7) lalu.
Ia menuturkan, pembangunan Jalan Nirmala sepanjang 18,5 kilometer tersebut adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil.
Menurutnya dia, perbaikan infrastruktur menjadi hal mendasar untuk meningkatkan aksesibilitas dan menggerakkan ekonomi lokal.
Proyek ini dikerjakan melalui program Karya Bakti TNI, hasil kerja sama antara Pemkab Bogor dengan Kodim 0621 dan Korem 061.
Tahap awal pembangunan fokus pada pengecoran beton. Setelah struktur dasar rampung, jalan akan diaspal secara bertahap, dilengkapi penataan saluran air agar tak menimbulkan banjir atau longsor.
Rudy memastikan, pembangunan ini tidak akan merusak dan tetap menjaga pelestarian alam.
Desa Malasari berada di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang sangat sensitif secara ekologi.
“Kami ingatkan, jangan sampai pembangunan ini merusak alam. Tuhan bisa marah, alam bisa marah. Pemerintah hadir, tapi masyarakat juga harus menjaga keseimbangan,” ujarnya.
Sementara itu, Acang (68) warga Kampung Malani, memberikan responsnya terkait pembangunan Jalan Nirmala.
Dia menilai, pembangunan jalan tersebut dapat mempermudah para pekerja melakukan kegiatannya.
Acang yang sudah bekerja selama 25 tahun, berkegiatan sebagai pekerja di PT Sumi Asih untuk memetik kopi, teh, dan alpukat.
“Alhamdulillah, mempermudah pekerja, lebih cepet. Terima kasih Pak Bupati, kerja jadi cepet,” kata Acang saat ditemui di Kampung Malani, Malasari, Selasa (5/8).
Pekerja lainnya, yakni Suryati (50) merespons pembangunan Jalan Nirmala yang dilakukan oleh Pemkab Bogor.
Ia mengungkapkan, memiliki rasa bahagia yang tidak dapat digambarkan secara gamblang atas kinerja Bupati Bogor Rudy Susmanto.
“Ya bahagia aja, permudah jalan, permudah kalau mau kemana mana enak, mudah,” katanya.
Kemudian, Tati (42) petani yang bekerja untuk PT Sumi Asih juga menyatakan, sebagai warga Kampung Malani memiliki kesenangan tersendiri atas perbaikan Jalan Nirmala tersebut.
Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto karena telah mempermudah akses masyarakat.
”Ya sama kayak gitu, enak, seneng, kedepannya lebih baik lagi, sama Pak Bupati terima kasih, udah seneng warga Kampung Malani, ya warga semuanya, kan jalannya ke sini semua,” ucap dia.
- Penulis: Sandi








