Breaking News
light_mode
Trending Tags

Museum PETA Bogor: Menyusuri Jejak Perjuangan Pasca Proklamasi

  • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Museum PETA (Pembela Tanah Air) yang terletak di Kota Bogor, merupakan salah satu lokasi di mana sejarah Indonesia tersimpan dalam berbagai diorama yang dipamerkan.

Di dalam museum, berbagai patung kecil mewakili situasi dan cerita perjuangan para pahlawan bangsa, yang dimulai dari proklamasi sampai terjadinya beberapa pertempuran.

Salah satu diorama yang ada di Museum PETA menggambarkan Peristiwa Serbuan Osha Butai di Kota Baru oleh Pasukan Badan Keamanan Rakyat di Yogyakarta pada bulan Oktober 1945.

Diorama ini menunjukkan pasukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Yogyakarta yang dipimpin oleh mantan Cudanco PETA, Soeharto, melakukan serangan terhadap markas Osha Butai di Kota Baru.

Serangan ini dilakukan karena pihak Jepang menolak untuk menyerahkan senjata mereka. Dengan bantuan ratusan pemuda, pasukan BKR melancarkan serangan secara bertahap hingga akhirnya Jepang menyerahkan seluruh senjata dan perlengkapan militer kepada BKR.

“Turut dalam penyerbuan tersebut mantan Syodanco Faridan yang gugur dalam peristiwa itu. Dan hasil penyerbuan tersebut adalah persenjataan dan perlengkapan militer untuk satu divisi serta persediaan perbekalan untuk dua tahun,” jelas Kapten Suroso selaku Pengurus Museum PETA.

Kapten Suroso menambahkan, setelah kemerdekaan diumumkan, justru terjadinya banyak konflik besar. Senjata milik Jepang dan sekutu dari negara seperti Jerman, Inggris, dan Amerika dirampas oleh BKR untuk melanjutkan perjuangan.

“Perjuangannya benar-benar sangat keras. Diorama yang ada di Museum PETA merupakan rangkaian gambaran perang yang terjadi pascamerdeka,” katanya.

Dia melanjutkan, pada tanggal 17 Agustus 1945 tidak ada pertempuran, hanya pembacaan teks proklamasi. Justru setelah proklamasi diumumkan, rangkaian pertempuran pun muncul dalam sejarah untuk menjaga kemerdekaan.

“Tidak bisa dibayangkan, bagaimana besarnya pengorbanan orang-orang terdahulu. Belanda sendiri baru mengakui kemerdekaan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949 secara de Facto. Selama empat tahun, perjuangan sangat berat. Intinya, ketika kita sudah merdeka justru di situlah perjuangan besar,” tutupnya.

  • Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Elf Rombongan Besan Masuk Jurang di Lampung, 2 Tewas dan 8 Luka-luka

    Mobil Elf Rombongan Besan Masuk Jurang di Lampung, 2 Tewas dan 8 Luka-luka

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Rombongan keluarga besan dari Cibinong, Kabupaten Bogor mengalami kecelakaan tragis di ruas Jalan Sedayu, Lampung, Minggu (5/10) siang. Sebuah mobil Elf yang mengangkut 14 orang mengalami rem blong dan terjun ke dasar jurang. Akibatnya, dua orang dilaporkan tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu 8 orang lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya luka […]

  • Menduduki Lahan Milik BMKG, Komisi III DPR RI Minta GRIB Jaya Segera Dituntut

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, meminta supaya pihak penegak hukum segera menangkap dan menuntut secara pidana Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang menduduki lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) di Tangerang Selatan, Banten. Gus Abduh, panggilan akrab Abdullah, menilai tindakan pendudukan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hak […]

  • Pemprov Jabar Beri Kompensasi Rp3 Juta per KK untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang di Bogor

    Pemprov Jabar Beri Kompensasi Rp3 Juta per KK untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang di Bogor

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Deni
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memberikan solusi untuk masyarakat di Parungpanjang dan sekitar yang terdampak penutupan tambang sementara. Warga yang terdampak aktivitas tambang itu akan diberikan uang kompensasi sebesar Rp 3 juta per Kartu Keluarga (KK). Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bantuan atau kompenasi itu diberikan dalam jangka waktu tiga bulan kedepan. “Hari […]

  • Sri Mulyani Modifikasi Sejumlah Aturan Guna Negosiasi Tarif Impor Trump

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memiliki kesempatan untuk mencabut atau memodifikasi sejumlah peraturan. Langkah ini merupakan bagian dari negosiasi Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump mengenai tarif impor resiprokal. Sri Mulyani menjelaskan bahwa pengalaman AS dalam bernegosiasi melibatkan tinjauan menyeluruh, tidak hanya berkaitan dengan hambatan tarif perdagangan, tetapi juga […]

  • Siapa Sosok Dibalik Terciptanya Mobile Legends, FF, dan PUBG? Gamer Mobile Wajib Tau!

    Siapa Sosok Dibalik Terciptanya Mobile Legends, FF, dan PUBG? Gamer Mobile Wajib Tau!

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Saat ini, permainan dengan genre MOBA dan Battle Royale sedang sangat diminati oleh generasi muda. Siapa yang menjadi kreator dari game Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile? Pertanyaan tersebut mungkin pernah muncul dalam pikiran sebagian orang. Ketiga judul permainan yaitu Mobile Legends Bang Bang, Free Fire, dan PUBG Mobile (PUBGM) memiliki komunitas […]

  • Presiden Prabowo Minta TNI-Polri Ambil Langkah Tegas Hadapi Pendemo Anarkis 

    Presiden Prabowo Minta TNI-Polri Ambil Langkah Tegas Hadapi Pendemo Anarkis 

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Presiden Prabowo Subianto mengintruksikan TNI-Polri agar mengambul langkah tegas terkait aksi unjuk rasa yang bersifat anarkis. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai, eskalasi unjuk rasa yang terjadi pada dua hari terkahir cenderung terjadi tindakan anarkis di beberapa wilayah. “Tindakan anarkis di beberapa wilayah mulai dari pembakaran gedung, pembakaran fasilitas umum, penyerangan terhadap markas-markas,”ujarnya di […]

expand_less