Breaking News
light_mode
Trending Tags

8 Manfaat Daun Sungkai bagi Tubuh

  • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
  • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Keberadaan daun sungkai mungkin belum banyak diketahui oleh beberapa orang. Namun, tanaman herbal ini diyakini dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Daun sungkai merupakan tumbuhan yang berasal dari Indonesia. Sekarang, tanaman ini dapat ditemukan di berbagai wilayah seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Meski masih memerlukan penelitian lebih lanjut, manfaat daun sungkai sudah dikenal oleh banyak orang. Daun dari tanaman ini sering digunakan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan demam hingga asam urat.

Apa saja kegunaan daun sungkai bagi tubuh? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Bentuk dan Ciri Daun Sungkai

Menurut informasi dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sungkai adalah tanaman yang berasal dari Kalimantan. Pohonnya dapat tumbuh dengan baik di ketinggian tertentu dari permukaan laut atau lebih tinggi.

Pohon sungkai bisa mencapai tinggi 22 meter dengan diameter 66 cm. Kulit kayu sungkai memiliki warna abu-abu muda yang tipis dan mengelupas. Bentuk batangnya lurus dengan alur kecil.

Daun sungkai memiliki bentuk majemuk dengan penyiripan ganjil dan poros bersayap, serta terletak berpasangan pada batang.

Bunga dari pohon ini bercabang banyak dan berhadapan, dengan panjang tertentu. Kelopaknya berbulu di bagian luar, berbentuk cangkir di bagian pangkal, dan panjangnya 1 hingga 2 mm.

Secara umum, ketika masih segar, daun sungkai berwarna hijau. Menurut edisi April 2022 Majalah Trubus, daun yang termasuk dalam famili Lamiaceae ini berfungsi dalam memperkuat sistem imun tubuh.

Oleh karena itu, salah satu manfaat daun sungkai yang dikenal banyak orang adalah membantu meredakan gejala demam dan flu.

Manfaat Daun Sungkai untuk Tubuh

Suku Dayak di Kalimantan Timur dikenal telah memanfaatkan daun sungkai muda untuk menyembuhkan demam, pilek, dan cacingan. Selain itu, daun ini juga digunakan sebagai obat kumur untuk mencegah sakit gigi.

Berdasarkan sebuah jurnal ilmiah berjudul Sungkai Leaf Potential as Herbal Medicine, manfaat daun sungkai telah dimanfaatkan oleh berbagai suku di Indonesia sebagai ramuan herbal. Umumnya, daun ini diolah dengan cara direbus dan dihaluskan.

Sebagai obat herbal, daun sungkai mengandung senyawa fitokimia seperti alkaloid, flavonoid, triterpenoid, steroid, fenol, dan saponin.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa manfaat daun sungkai untuk tubuh meliputi sifat antidemam, antimalaria, antibakteri, dan antioksidan.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai manfaat daun sungkai untuk kesehatan tubuh, berikut adalah informasi lengkapnya:

1. Khasiat Daun Sungkai sebagai Obat Demam

Tanaman sungkai, terutama daunnya, telah lama dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk demam. Masyarakat di Sumatera Selatan dan Lampung biasa menggunakannya sebagai antiplasmodium atau penurun panas.

2. Mengurangi Gejala Malaria

Dalam praktik pengobatan tradisional oleh suku Lembak, daun sungkai sering digunakan untuk mengatasi malaria. Biasanya, daun ini direbus dan air rebusannya digunakan sebagai ramuan herbal yang bermanfaat.

3. Mengurangi Peradangan di Dalam Tubuh

Berikutnya, manfaat daun sungkai adalah membantu melawan peradangan. Sebuah studi menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari daun ini menunjukkan efek antiinflamasi. Namun, efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut.

4. Mengurangi Sakit Gigi

Khasiat daun sungkai diyakini efektif untuk mengatasi sakit gigi. Di beberapa daerah, daun ini digunakan sebagai obat kumur untuk meredakan rasa sakit gigi.

5. Mengobati Luka Ringan

Menurut penjelasan dalam buku Pengobatan Tradisional pada Masyarakat Pedesaan Daerah Riau, salah satu manfaat paling efektif dari daun sungkai adalah dalam penyembuhan luka ringan.
Masyarakat di wilayah Riau akan menyusun sebuah ramuan menggunakan daun sungkai sebagai bahan utamanya. Daun ini akan dikunyah hingga halus, lalu ditempelkan pada luka ringan seperti memar atau cedera lainnya.

6. Obat Cacing

Masyarakat Dayak di Kalimantan Timur menggunakan daun sungkai untuk mengobati cacingan. Selain itu, daun ini juga diyakini dapat membantu meredakan pilek dan demam.

7. Meredakan Asam Urat

Menurut berita dari Halodoc, daun sungkai mengandung senyawa alami yang dipercaya dapat berfungsi sebagai pengobatan untuk kondisi hiperurisemia. Senyawa ini bisa membantu meredakan hiperurisemia, yaitu penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah.

8. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pendidikan Biologi FKIP Universitas Bengkulu, ditemukan bahwa ekstrak daun muda sungkai (P. canescens) memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan (imunitas).

Manfaat dari daun sungkai untuk kesehatan ini berasal dari kandungan aktif yang terdapat di dalamnya. Selain khasiat yang telah disebutkan, daun muda sungkai juga diyakini dapat memperlancar siklus menstruasi dan berkontribusi terhadap peningkatan kesuburan rahim wanita.

  • Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kompol Cosmas Kaju Gae Siapa? Komandan Brimob yang Dipecat Tidak Hormat Imbas Tewasnya Affan Kurniawan

    Kompol Cosmas Kaju Gae Siapa? Komandan Brimob yang Dipecat Tidak Hormat Imbas Tewasnya Affan Kurniawan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Kompol Cosmas Kaju Gae, perwira menengah Polri akhirnya dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Keputusan pemecatan itu ditetapkan dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Rabu, 3 September 2025. Cosmas sendiri adalah perwira yang berada di dalam kendaraan taktis atau rantis Brimob yang melindas pengemudi ojek online, Affan Kurniawan. Selain pemecatan, […]

  • Bupati Bogor Tegaskan HJB Ke-543 Jadi Tonggak Memperkuat Jati Diri dan Pembangunan Daerah

    Bupati Bogor Tegaskan HJB Ke-543 Jadi Tonggak Memperkuat Jati Diri dan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 bukan sekedar seremonial. Momentum sakral itu untuk memperkuat jati diri kebangsaan dan komitmen membangun daerah. Hal itu disampaikan Rudy Susmanto saat menghadiri rapat paripurna istimewa bersama dengan anggota DPRD Kabupaten Bogor. “Kabupaten Bogor adalah bagian dari denyut nadi bangsa Indonesia. Di tanah ini […]

  • Bikin Pengunjung Wisata Tak Nyaman, Pengamen di Megamendung Ditangkap, Lalu Minta Maaf

    Bikin Pengunjung Wisata Tak Nyaman, Pengamen di Megamendung Ditangkap, Lalu Minta Maaf 

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Polsek Megamendung merespon cepat aduan dari pengunjung wisata terkait aksi premanisme pengamen yang dinilai meresahkan. Pengamen berinisal A (33) itu awalnya berniat mengamen di salah satu bus rombongan wisatawan yang saat itu terparkir di wisata Cimory. Kapolsek Megamendung, AKP Yulita Heriyanti mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (26/9) lalu. Pihaknya menerima aduaan dari salah satu pengunjung […]

  • Pemkab Bogor Investasikan Kerusakan Tanggul Sungai Induk Sasak Ciseeng

    Pemkab Bogor Investasikan Kerusakan Tanggul Sungai Induk Sasak Ciseeng

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten Bogor telah menginventarisasi potensi dampak akibat kerusakan tanggul Sungai Induk Sasak di Kecamatan Ciseeng yang terjadi beberapa hari yang lalu. Data menunjukkan bahwa ratusan tambak ikan milik penduduk terancam. “Tanggul sungai tersebut mengalami kerusakan serius dengan panjang jebol sekitar 6 meter dan tinggi saluran mencapai 5 meter, dan mengancam ratusan petak […]

  • 3 Cara Ampuh Agar Anak Patuh pada Orang Tua

    3 Cara Ampuh Agar Anak Patuh pada Orang Tua

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Mengajarkan anak untuk menuruti orang tua sangatlah penting. Namun, tidak semua orang tua benar-benar tahu cara yang tepat dalam mendidik anak. Ini jelas bukan hal yang mudah, bahkan bisa membuat orang tua merasa stres dan merasa gagal dalam peran mereka. Camilla Miller, pakar parenting dan pelatih dalam Language of Listening Parent Coaching, membagikan […]

  • Penemuan Jasad Ibu dan Anak di Penampungan Air di Tambora Jakarta Selatan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kasus penemuan jasad seorang ibu berinisial TSL (59) dan anaknya, ES (35). Jasad tersebut ditemukan di dalam penampungan air di kediaman mereka di Tambora, Jakarta Barat, saat ini tengah dalam proses penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulfan menyebutkan bahwa laporan terkait kasus ini pertama kali disampaikan ke Polsek Tambora. […]

expand_less