Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gaji Magang LBJR 2025 Berapa? Ini Uang Saku dan Transport yang Diterima

  • account_circle Dheza
  • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Program magang Langkah Bakti Jasa Raharja (LBJR) 2025 kembali dibuka sejak Senin, 21 Juli 2025.

Mulai dari lulusan SMA/sederajat hingga lulusan perguruan tinggi bisa langsung mendaftarkan diri sesuai dengan syarat yang ditetapkan hingga tanggal 24 Juli 2025.

LBJR 2025 bukan sekadar program magang biasa. Peserta ditempatkan langsung di kantor cabang Jasa Raharja dengan bidang kerja yang beragam.

Diantaranya, seperti Administrasi Pendapatan (Samsat), Sekretariat, Human Capital, Pelayanan, hingga Bagian Umum.

Penempatan peserta disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kantor cabang.

Sehingga, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga terjun langsung mengerjakan tugas operasional perusahaan.

Disamping itu, tak sedikit yang bertanya mengenai gaji peserta LBJR 2025.

Lantas, berapa nominal uang saku serta uang transport yang diberikan untuk peserta LBJR 2025? Berikut informasinya.

Persyaratan LBJR 2025

Untuk mengikuti program ini, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon peserta. Berdasarkan informasi terbaru, berikut persyaratannya.

Putra/putri daerah dan berdomisili di wilayah kantor cabang yang dipilih (dibuktikan dengan KTP).

Tidak memiliki orang tua atau saudara kandung yang masih aktif bekerja di PT Jasa Raharja.

Lulusan SMA/sederajat, Diploma, atau Sarjana dari semua jurusan.

Menguasai keterampilan komputer, khususnya Microsoft Word dan Microsoft Excel.

Persyaratan ini menjadi standar utama agar peserta siap menghadapi tugas administratif dan pelayanan yang ada di lingkungan Jasa Raharja.

Berapa Gaji dan Kompensasi Peserta LBJR 2025?

Mengenai gaji, berdasarkan pengakuan beberapa alumni LBJR di media sosial seperti TikTok, peserta magang tidak menerima gaji setara UMR penuh seperti karyawan tetap.

Namun, peserta LBJR akakn mendapatkan berbagai kompensasi dalam bentuk yakni sebagai berikut.

Uang saku sekitar 80 persen dari UMR domisili.

Uang transport harian sekitar Rp37.000.

Angka ini dapat berbeda-beda tergantung wilayah penempatan dan kebijakan masing-masing kantor cabang.

Meski bukan gaji formal, nominal tersebut dinilai cukup kompetitif dibandingkan dengan program magang di instansi lain.

Meski tidak menawarkan gaji setara UMR, program LBJR 2025 ini sangat layak untuk diikuti.

  • Penulis: Dheza

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Gebyar Adminduk, Disdukcapil Jamin Layanan Kependudukan Selesai Satu Hari

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar Adiminstrasi Kependudukan (Adminduk). Pantauan di lokasi, sejumlah warga terlihat mengantri untuk mengurus administrasi, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (27/5). Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Hadijana menargetkan masyarakat yang mengurus kependudukan itu bisa selesai dalam satu hari. […]

  • Inspirasi Kostum 17 Agustusan, dari Pakaian Adat hingga Superhero Lokal

    Inspirasi Kostum 17 Agustusan, dari Pakaian Adat hingga Superhero Lokal

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Hari Merdeka Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus sebentar lagi akan datang, bun. Dalam perayaan kemerdekaan ini, seringkali terdapat karnaval yang menampilkan berbagai kostum khas merayakan 17 Agustusan. Bahkan, acara kostum di hari kemerdekaan bisa diadakan sebagai lomba tersendiri untuk menambah suasana meriah dari perayaan yang hanya diadakan setahun sekali ini. Biasanya, pemenang […]

  • PHK di Kabupaten Bogor Tembus 4.000 Pekerja, Disnaker Beberkan Penyebabnya

    PHK di Kabupaten Bogor Tembus 4.000 Pekerja, Disnaker Beberkan Penyebabnya 

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menghantui para pekerja di Kabupaten Bogor. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor mencatat, sejak 2023 hingga pertengahan 2025, lebih dari 4.000 pekerja kehilangan mata pencaharian. Pada 2023, jumlah pekerja yang terkena PHK mencapai 2.008 orang. Lonjakan paling signifikan terjadi pada Maret dengan 398 orang di-PHK, […]

  • Dedie Rachim Luncurkan Program Bogor Nyaah Ka Indung dan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Dalam momen peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan apel pagi di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (21/4/2025). Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memaparkan sederet program strategis yang siap digulirkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mengusung semangat Kartini yang identik dengan perjuangan dan pemberdayaan perempuan, Dedie Rachim, memperkenalkan program unggulan “Bogor Nyaah Ka Indung”. Program […]

  • Petani Cijeruk Menang Lawan Perusahaan, Pengadilan Tinggi Bandung Anulir SHGB PT BSS

    Petani Cijeruk Menang Lawan Perusahaan, Pengadilan Tinggi Bandung Anulir SHGB PT BSS

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Sejarah baru tercipta di Bogor. Seorang petani penggarap bernama Indra Surkana berhasil memenangkan gugatan banding melawan perusahaan besar, PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS). Putusan itu dibacakan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung pada 19 Agustus 2025 lalu. Dimana sekaligus membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Cibinong sebelumnya. Hakim Ketua Poltak Sitorus, SH., MH. melalui putusan Nomor […]

  • Bupati Bogor Canangkan Program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota

    Bupati Bogor Canangkan Program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten Bogor mencanangkan program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota sebagai upaya menjaga keseimbangan alam dan memperluas ruang hijau. Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota adalah visi besar Pemkab Bogor untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada lingkungan. Rudy menyebut, bahwa program itu sudah dimulai beberapa bulan yang lalu […]

expand_less