Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Bogor Hadiri Rakor Bersama Mendagri dan Gubernur Jabar Bahas Pembangunan Daerah 

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Gubernur Jawa Barat dalam rangka membas penyelenggaran pemerintah dan pembangunan daerah.

Pertemuan itu berlangsung di Lembur Pakuan, Subang, Selasa (16/7) diikuti Kepala Daerah se-Jawa Barat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan sejumlah arahan.

Diantaranya beberapa capaian yang diraih oleh Kabupaten Bogor terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pada rakor tersebut diungkapkan Mendagri Tito Karnavian bahwa berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik yang diolah pada tanggal 14 Juli 2025.

Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat tahun 2024, Kabupaten Bogor berada di 10 besar dan melebih LPE Indonesia dan Jawa Barat.

LPE Kabupaten Bogor berada pada angka 5,21% melebihi angka Indonesia sebesar 5,03% dan Provinsi Jawa Barat sebesar 4,95%.

Selanjutnya, terkait Indikator Makro Pembangunan (Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem) se-Provinsi Jawa Barat, angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem Kabupaten Bogor berada di bawah angka Indonesia dan Jawa Barat.

Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Bogor tahun 2024 sebesar 7.05 % berada di 10 terendah se-Jawa Barat, dibawah angka Indonesia yakni sebesar 8.57 % dan Jawa Barat sebesar 7.46 %.

Untuk angka tertinggi sebesar 11.93 % yakni Kabupaten Indramayu.

Kemudian, Estimasi Persentase Penduduk Miskin Ekstrem Kabupaten Bogor tahun 2024 sebesar 0.52 %, berada di posisi lima terendah se-Jawa Barat.

Dibawah angka Indonesia yakni sebesar 0.83 % dan Jawa Barat sebesar 0.78 %. Sementara angka tertinggi sebesar 1.72 % yakni Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, berdasarkan data dari Ditjen Bina Keuangan Daerah yang diolah pada 14 Juli 2025.

Terkait persentase Realisasi Pendapatan APBD se-Jawa Barat tahun anggaran 2025, Kabupaten Bogor mencapai angka 50.07% tertinggi ke 6 se-Jawa Barat.

Untuk Kapasitas Fiskal APBD tahun 2025 se-Jawa Barat, Kabupaten Bogor masuk kategori Kapasitas Fiskal Sedang.

Yakni ditandai dengan Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer Pusat seimbang, dan pemerintah daerah memiliki kemampuan keuangan yang cukup untuk menjalankan fungsi-fungsinya. Di Indonesia hanya ada empat kabupaten yang masuk dalam kategori ini.

Terkait rakor dengan Mendagri, Tito Karnavian, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan, dirinya hadir pada rakor tersebut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) beserta jajaran Pemkab Bogor untuk mengikuti arahan Mendagri dan Gubernur Jawa Barat.

“Rakor tersebut membahas salah satunya mengenai arah kebijakan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, penyelenggaraan pemerintahan, demi pembangunan daerah yang lebih baik,” jelas Rudy.

Rudy berharap dengan semangat kolaborasi, kita bergerak bersama demi terwujudnya pembangunan yang lebih baik, lebih merata, dan dirasakan oleh seluruh masyarakat kabupaten Bogor.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian memberikan arahan, Pemda memperhatikan angka pertumbuhan ekonomi, inflasi, indeks pembangunan manusia, gini ratio, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, dan serta memberikan dukungan terhadap program strategis pemerintah.

“Perkuat program standar pelayanan minimum enam pelayanan dasar urusan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat, serta sosial,” kata Tito.

Tito melanjutkan, ciptakan inovasi dan kreasi pembangunan yang berbasis ramah lingkungan.

Lakukan efisiensi sehingga setiap rupiah benar-benar berarti untuk rakyat. Tidak dilarang untuk melakukan kegiatan rapat pertemuan yang dianggap penting di hotel- hotel atau restoran sepanjang benar-benar bermanfaat sekaligus untuk menghidupkan sector hospitality.

“Tingkatkan PAD dengan upaya-upaya kreatif berdasarkan potensi wilayah termasuk mempermudah perizinan berusaha, jaminan berusaha, membangun infrastruktur akses jalan, air, listrik, dan yang lainnya. Membuat Mal Pelayanan Publik, serta menyelesaikan RTRW dan RDTR yang juga bermanfaat untuk membuka lapangan kerja,” ujar Tito.

Arahan lainnya adalah, ciptakan kekompakan semua stakeholder pusat-daerah tingkat provinsi, kabupaten kota, bahkan desa, dan ciptakan suasana stabilitas politik dan keamanan untuk memberi ruang berlangsungnya pembangunan dengan aman, lancar, dan sukses.

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga WNI Ditemukan di Gurun Jumum Makkah, Satu Diantaranya Sudah Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Tiga orang warga Indonesia (WNI) ditemukan di kawasan gurun Jumum, Makkah, oleh perugas keamanan Arab Saudi, Selasa (27/5/2025) lalu. Salah satu dari mereka ditemukan dalam keadaan sudah meninggl, diduga akibat dehidrasi. “Satu WNI atas nama SM ditemukan telah meninggal dunia, sementara dua WNI lainnya atas nama J dan S, berhasil diselamatkan,” kata Konsul […]

  • 5 Cara Efektif Agar Wanita Menyukai Anda

    5 Cara Efektif Agar Wanita Menyukai Anda

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Banyak pria yang memiliki ketertarikan pada wanita, tetapi merasa bingung tentang bagaimana cara mendekatinya. Kondisi ini sering terjadi pada mereka yang masih baru berkenalan dengan wanita yang jadi incarannya. Selain itu, mereka juga khawatir jika pendekatan yang dilakukan dapat berakhir dengan kegagalan. Wanita mungkin justru kehilangan ketertarikan atau merasa tidak nyaman, bahkan bisa […]

  • Flu pada Kucing: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

    Flu pada Kucing: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Sama halnya dengan manusia, kucing peliharaan Anda juga berisiko terkena flu. Meskipun tampaknya sepele, flu dapat mengakibatkan masalah serius pada kucing. Mari kita bahas lebih dalam mengenai penyebab dan cara menangani flu pada kucing dalam ulasan berikut. Apa itu flu pada kucing? Flu pada kucing merupakan istilah yang sering digunakan untuk mendeskripsikan infeksi […]

  • DLH Segel Perusahaan Bak Sampah di Citeureup, Diduga Sebabkan Pencemaran Aliran Sungai 

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Aliran sungai di Desa Tarikolot, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, mendadak berubah warna menjadi oren. Warga yang mengetahui persitiwa itu langsung merekam dan kemudian viral di media sosial, Senin (19/5). Video yang beredar itu menimbulkan spekulasi netizen yang menyebut aliran sungai itu tercemar akibat adanya limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Usai viral di medsos, […]

  • Rumah Janda di Cibinong Disegel Sepihak, Anak-Anak  Alami Trauma

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplusid– Nasib malang menimpa Yulia Susanti (49), seorang janda yang tinggal bersama dua anaknya di Komplek Griya Cibinong Indah, Blok K Nomor 14, Nanggewer, Cibinong. Sejak 29 Desember 2024 lalu, rumah yang mereka tingali ini diduga disegel secara sepihak oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan pihak ketiga. Yulia bercerita, waktu itu ada sekelompok orang yang datang […]

  • Cara Mencari Restoran Enak Tanpa Harus Cek Ulasan

    Cara Mencari Restoran Enak Tanpa Harus Cek Ulasan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Tidak semua orang memiliki pengetahuan tentang kuliner dan bisa membedakan restoran yang menyajikan makanan enak dengan yang tidak. Kebanyakan generasi sekarang mengandalkan ulasan dari vlogger makanan atau penilaian di Google untuk memastikan pilihan sebelum membeli makanan. Sebenarnya, ada metode lain yang lebih tradisional dibandingkan itu. Metode yang lebih tepat dan tidak terpengaruh oleh […]

expand_less