Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jembatan Gantung Desa Citorek Kidul Alami Kerusakan, Pemprov Banten Segera Lakukan Perbaikan

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Jembatan gantung di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kerusakan yang cukup parah.

Pemerintah Provinsi Banten berencana untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak guna melakukan perbaikan pada jembatan tersebut.

“Arahan dari Pak Gubernur (Andra Soni), untuk ini jadi prioritas (perbaikan),” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, saat dihubungi pada Kamis (27/3/2025).

Arlan menjelaskan bahwa koordinasi dengan Pemkab Lebak sangat penting karena jembatan ini merupakan aset milik mereka.

Kerusakan pada jembatan gantung tersebut sangat mengkhawatirkan, terutama karena jembatan ini sering digunakan oleh anak-anak untuk berangkat ke sekolah setiap pagi.

Warga mengungkapkan bahwa tiang besi dan sling penyangga jembatan sudah berkarat, dan banyak lubang di lantai jembatan yang membahayakan keselamatan masyarakat.

Jembatan ini terletak di atas aliran Sungai Cimadur, dengan panjang 37 meter dan lebar 2 meter.

Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung antara Kampung Bojongmanggu dan Kampung Ciusul di Desa Citorek Kidul.

“Kalau jembatan ini ditutup, ada 200 KK di Kampung Bojongmanggu yang akan terisolasi. Kalau tetap digunakan, mengancam anak-anak sekolah, masyarakat yang belanja kebutuhan sehari-hari, semua melewati jembatan itu,” ujar Amang, salah seorang warga Citorek Kidul, pada Rabu (26/3).

Di sisi lain, Kepala Desa Citorek Kidul, Sumarta, juga mengakui bahwa kondisi jembatan gantung di wilayahnya sudah tidak layak dilalui.

Ia menyatakan bahwa masalah ini sudah ada sebelum ia menjabat.

“Jembatan ini dibangun sekitar tahun 2010 menggunakan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Sejak itu belum ada perbaikan, dan kondisi ini (jembatan rusak) sudah dari sebelum saya menjabat,” kata Sumarta.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • 21 Tahun Mengabdi di Kecamatan Klapanunggal, Empop Hasbulloh Akhirnya Dilantik jadi PPPK 

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Honorer Kecamatan Klapanunggal Empop Hasbulloh (50) akhirnya diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Empop mengawali kariernya sebagai tenaga sukarelawan di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor pada tahun 2004 silam. Lalu ia menjadi tenaga oursorsing, perjalan karier nya pun menghadapi banyak tantangan, termasuk penghasilan yang sangat mimin. “Kalau itu relatif, kita tidak bisa […]

  • Pneumonia Bisa Sembuh atau Tidak? Kenali Gejala, Risiko, dan Cara Mengobatinya

    Pneumonia Bisa Sembuh atau Tidak? Kenali Gejala, Risiko, dan Cara Mengobatinya

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pneumonia adalah infeksi pada paru-paru yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ini sering menimbulkan gejala yang mirip pilek atau flu, misalnya batuk, demam, dan sesak napas. Namun, gejala pneumonia bisa semakin parah bila tidak diobati dengan cepat. Pertanyaannya, apakah pneumonia bisa sembuh? Penjelasan Apakah Pneumonia Bisa Sembuh atau Tidak Apakah […]

  • BPBD : 65 Bencana Alam di Kabupaten Bogor, 3.473 Jiwa Terdampak

    BPBD : 65 Bencana Alam di Kabupaten Bogor, 3.473 Jiwa Terdampak 

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 65 bencana alam terjadi pada Sabtu (9/8) dan Minggy (10/8). Peristiwa bencana alam itu disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sebanyak 3.473 jiwa terdampak atau 940 KK. Lalu, sebanyak 65 lokasi […]

  • Siapa Orang Tua Raya? Bocah Sukabumi 4 Tahun yang Tewas Karena Infeksi Cacing Gelang

    Siapa Orang Tua Raya? Bocah Sukabumi 4 Tahun yang Tewas Karena Infeksi Cacing Gelang

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Raya, bocah perempuan berusia 4 tahun asal Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuh cacing gelang atau askariasis. Peristiwa tragis ini terekam dalam video berdurasi sembilan menit yang diunggah oleh lembaga filantropi Rumah Teduh dan viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan bagaimana Raya dirawat di ICU tanpa […]

  • Prabowo Janji Sediakan 1.000 Ekor Burung Hantu, Bantu Petani Atasi Hama Tikus

    • calendar_month Sen, 7 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menyediakan 1. 000 ekor burung hantu sebagai solusi untuk membantu petani mengatasi masalah hama tikus yang tengah menyerang lahan pertanian. Janji ini disampaikan Prabowo setelah mendengar keluhan para petani di Majalengka, Jawa Barat, mengenai maraknya serangan hama tikus. “Di daerah sini saya dapat laporan hama tikus yang sangat pelik masalahnya. Dan yang paling bagus sekarang katanya adalah burung hantu,” ungkap Prabowo saat berbincang dengan gubernur […]

  • Wisata Hutan Pinus Jogja: Suasana Sejuk dan Spot Foto Keren

    Wisata Hutan Pinus Jogja: Suasana Sejuk dan Spot Foto Keren

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Saat ini, spot selfie berlatar pepohonan pinus sedang digandrungi oleh wisatawan. Selain karena setiap sudutnya tampak instagramable, pohon berdaun jarum ini juga membuat suasana menjadi lebih nyaman dan sejuk. Awal mula munculnya wisata Jogja yang berupa hutan pinus berasal dari viralnya foto-foto instagenic pepohonan pinus di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul melalui […]

expand_less