Breaking News
light_mode
Trending Tags

2 Anggota Polda Sumut Lakukan Pemerasan Terhadap 12 Kepala Sekolah

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri telah menetapkan dua anggota Polda Sumatera Utara sebagai tersangka dalam kasus pemerasan terhadap 12 kepala sekolah.

Kedua tersangka tersebut adalah mantan PS Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, Ramli (RS), dan penyidik pembantu, Bayu (BSP).

Pada konferensi pers yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/3), Kakortas Tipikor Polri, Irjen Cahyono Wibowo, menjelaskan bahwa kedua tersangka terlibat dalam praktik pemerasan yang dimulai sejak tahun 2024.

Awalnya, Bayu dan timnya meminta proyek pekerjaan DAK Fisik kepada Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah SMKN di Sumatera Utara.

Dinas Pendidikan kemudian mengumpulkan seluruh kepala sekolah penerima DAK Fisik untuk memberikan kesempatan kepada Bayu menyampaikan permintaannya secara langsung.

Cahyono menyebut bahwa Bayu lalu membuat surat pengaduan masyarakat fiktif yang mengatasnamakan LSM APP terkait dugaan tindak pidana korupsi Dana BOSP.

“Selanjutnya BSP memerintahkan NVL untuk membuat administrasi Dumas termasuk surat undangan kepada Kepsek,” ungkapnya. Setelah para kepala sekolah hadir, mereka tidak diperiksa terkait Dana BOSP sesuai aduan, melainkan diminta untuk menyerahkan pekerjaan kepada BSP dan rekan-rekannya.

“Setelah kepsek datang, ternyata mereka tidak diperiksa terkait Dana BOSP sesuai Dumas namun malah diminta untuk mengalihkan pekerjaan kepada BSP dkk,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Cahyono juga menyatakan bahwa kepala sekolah yang menolak mengalihkan pekerjaan dimintai persentase proyek sebesar 20 persen dari anggaran.

Dari praktik pemerasan itu, Bayu berhasil menerima uang sebesar Rp437,1 juta dari empat kepala sekolah, sementara Ramli menerima Rp4,3 miliar.

“Total uang yang diserahkan kepada sdr. BSP dan sdr. TS sebanyak Rp4.757.759.000 dari 12 orang Kepsek SMKN yang bersumber dari anggaran DAK Fisik 2024,” lanjutnya.

Cahyono juga menginformasikan bahwa pihak penyidik telah menyita uang tunai sebesar Rp400 juta yang disimpan dalam koper di mobil milik tersangka Ramli.

Saat ini, kedua tersangka telah menerima sanksi pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

 

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT KAI Resmi Operasionalkan 3 KRL Impor China, Melayani Jalur Bogor dan Cikarang

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter secara resmi memulai operasional tiga rangkaian KRL yang diimpor dari China, pada Minggu (1/6/2025). Rangkaian KRL baru ini akan melayani dua jalur di Bogor dan satu jalur di Cikarang. Pengoperasian dilakukan setelah mencapat sertifikasi keselamatan dan kelayakan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Ketiga rangkaian KRL […]

  • SD di Kabupaten Bogor Dapat Bantuan 1.600 Smart TV 75 Inci dari Kemendikdasmen

    SD di Kabupaten Bogor Dapat Bantuan 1.600 Smart TV 75 Inci dari Kemendikdasmen

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Sekolah Dasar di Kabupaten Bogor menerima sebanyak 1.600 bantuan Smart TV ukuran 75 inci dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Yanto Pradita, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program digitalisasi sekolah yang tengah digencarkan pemerintah pusat. “Tahun ini memang ada bantuan dari […]

  • Setelah Viral Dikeluhkan, 28 Juta Rekening Dormant Kini Sudah Bisa Diakses

    Setelah Viral Dikeluhkan, 28 Juta Rekening Dormant Kini Sudah Bisa Diakses

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Polemik mengenai pemblokiran massal rekening dormant oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akhirnya menemukan titik terang. Setelah keluhan masyarakat viral di berbagai platform media sosial, pemerintah melalui PPATK secara resmi membuka kembali akses ke lebih dari 28 juta rekening yang sebelumnya dibekukan secara sementara. Langkah ini merupakan respons atas kegelisahan publik […]

  • Panduan Lengkap Pesan Tiket Bioskop Online: Tix ID, M-Tix, CGV, dan BookMyShow

    Panduan Lengkap Pesan Tiket Bioskop Online: Tix ID, M-Tix, CGV, dan BookMyShow

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Gak perlu antre, cukup gunakan ponsel dan jaringan internet untuk pesan tiket bioskop. Kamu bahkan bisa mengikuti pre-order, memesanan tiket, serta menentukan waktu dan kursi beberapa hari sebelum jadwal tayang. Cara membeli tiket bioskop onlinetentu membantumu terhindar dari kerumunan dan tak khawatir kehabisan kuota nonton film favorit. Ada beberapa cara yang bisa kamu […]

  • Pj Bupati Bogor Janji  akan Perbaiki Rumah Terdampak Banjir di Cisarua

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- PJ Bupati Bogor Bachril Bakri mengunjungi rumah korban terdampak banjir di Kp. Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Diketahui, banjir itu disebabkan akibat tidak adanya Tembok Penahan Tanah (TPT) menahan volume air dari aliran sungai Ciliwiung. Pasca banjir, sebanyak lima rumah terdampak, satu diantaranya mengalami kerusakan berat. Dinding dapur, kamar, hingga ruang […]

  • Sempat Dikira Boneka,  Mayat Perempuan di Desa Ciherang Pondok ditemukan Tewas Telanjang

    Sempat Dikira Boneka,  Mayat Perempuan di Desa Ciherang Pondok ditemukan Tewas Telanjang

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Seorang perempuan tanpa identitas ditemukan tewas telanjang di dalam sebuah rumah kosong di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Rabu (29/1). Penemuan mayat perempuan berambut panjang itu, berawal dari calon pembeli rumah kosong tersebut. Saat mengecek dengan pemilik rumah, calon pembeli itu menemukan mayat tergeletak yang sebelumnya disangka boneka. Sekretaris Desa Ciherang Pondok, […]

expand_less