Breaking News
light_mode
Trending Tags

Keluarga Korban Pembunuhan Pasutri WN Pakistan Tuntut Hukuman Paling Berat untuk Pelaku

  • account_circle Putri
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Kuasa hukum keluarga warga negara (WN) Pakistan yang menjadi korban pembunuhan di Bogor menegaskan, bahwa kasus pembunuhan terhadap korban tidak boleh dipandang sebagai kejahatan biasa.

Mereka meminta apparat penegak hukum untuk menjeran pelaku dengan pasal paling berat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru.

“Pasal yang kami ajukan ada tiga. Yang paling berat adalah Pasal 459 KUHP baru, setara dengan Pasal 340 KUHP lama tentang pembunuhan berencana,” kata Pengacara keluarga korban, Azam Khan, kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).

Penyidik juga diminta untuk memasukkan Pasal 458 KUHP baru, setera dengan Pasal 338 KUHP lama, dan pasal terkait pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Azam menegaskan, keluarga korban akan terus mengawal proses hukum tersebut agar pasal tidak berubah selama proses penyidikan hingga persidangan.

“Kami meminta kepada kepolisian dan jaksa agar pasal tertinggi tetap digunakan sampai tahap tuntutan. Karena ini kejahatan yang sangat kejam, sangat sadis,” ujarnya.

Azam menilai, pembunuhan tidak hanya menghilangkan nyawa seseorang, tapi juga menunjukkan niat jahat sejak awal. Ia menambahkan, keluarga korban merasa terpukul karena pelaku diduga sudah menerima gaji beberapa hari sebelum peristiwa tersebut.

“Kami tahu pada tanggal 28 pelaku baru saja menerima gaji, bahkan ditambah oleh almarhum. Tapi kemudian justru melakukan pembunuhan yang sangat sadis. Ini sangat sulit diterima,” kata Azam.

Azam juga mengungkapkan adanya dugaan kebohongan yang disampaika pelaku kepada korban terkait alasan keluarga yang meninggal dunia.

“Pelaku pernah mengatakan ayahnya meninggal, lalu kemudian mengaku ibunya meninggal. Belakangan diketahui itu tidak benar,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga korban awalnya ingin memulangkan jenazah ke Pakistan, namun karena petimbangan Waktu akhirnya korban dimakamkan di Indonesia. Korban dimakamkan di wilayah Citeko, Kabupaten Bogor.

“Menurut kewajiban dalam Islam, jenazah harus segera dimakamkan. Karena sudah terlalu lama menunggu, akhirnya keluarga memutuskan pemakaman dilakukan di sini,” kata Azam.

Pewakilan Kedutaan Besar Pakistan di Indonesia, Anas Khan, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia atas bantuan kepada keluarga korban selama proses penanganan sampai pemakaman.

“Kami ingin berterima kasih kepada komunitas dan pemerintah yang telah bekerja sama dengan keluarga almarhum Muhammad Abdul dan istrinya Fiza,” kata Anas Khan.

Anas Khan menyebut, peristiwa tersebut tentunya sangat menyayat hari keluarga korban dan komunitas Pakistan di Indonesia. Namun, pihak kedutaan menyatakan kepercayaannya pada proses hukum di Indonesia akan berjalan sesuai keadilan.

“Kami berharap penegak hukum Indonesia dapat menyelesaikan penyelidikan ini dan memastikan keadilan benar-benar ditegakkan,” ujarnya.

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengangguran di Kabupaten Bogor Naik 7,69 Persen, Lulusan SMK Mendominasi

    Pengangguran di Kabupaten Bogor Naik 7,69 Persen, Lulusan SMK Mendominasi

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bogor kembali mengalami kenaikan.   Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor mencatat, TPT pada 2025 naik menjadi 7,69 persen, dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 7,34 persen. Kenaikan tersebut didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Berdasarkan data Agustus 2025, tingkat pengangguran lulusan SMK mencapai 12,72 […]

  • Mobil Nissan Grand Livinia Tertabrak Kereta Api di Kedung Badak, Ini Penyebabnya !

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Mobil Nissan Grand Livinia dengan No Pol B 8178 PB itu tertabrak kereta api di pintu rel Kedung Badak, Kota Bogor, Sabtu (19/4). Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi menyebut, peristiwa itu terjadi pada pukul 17.30 WIB. Mulanya, Mobil Nissan Grand Livinia itu melintas dari arah Cibanteng Kabupaten Bogor menuju Pajajaran, Kota Bogor. “Saat […]

  • Pramono Manfaatkan Intelijen Guna Mengenal Para Calon Pejabat Sebelum Pelantikan

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Gubernur Jakarta Pramono Anung telah mengangkat sejumlah pejabat baru di struktur Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Ia menjelaskan bahwa dirinya memanfaatkan intelijen untuk mengenal para calon pejabat sebelum pelantikan dilakukan. “Tidak sampai 2 bulan baru satu-satunya gubernur dan wakil gubernur, yang sudah melantik 61 orang pejabat di lingkungan pemerintah DKI Jakarta tanpa ada riak […]

  • Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di KRB, Antusiasme Pengunjung Membludak

    Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di KRB, Antusiasme Pengunjung Membludak

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Mekarnya bungai bangkai raksasa (Amorphophallus Titanum) yang mencapai tinggi 1,40 meter dan memiliki diameter spadix sekitar 56 sentimeter di Kebun Raya Bogor (KRB) pada Jumat dini hari (6/2/2026) sekitar pukul 02.15 WIB, memicu antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Ini adalah pertama kalinya bunga bangkai raksasa tersebut mekar dengan sempurna untuk ke-6 kalinya, setelah […]

  • 6 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Tol Ciawi Berhasil Diindentifikasi, Berikut Namanya

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi enam dari delapan korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Gate Tol Ciawi 2. Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Nariyana menjelaskan, dari delapan korban itu, diantarnya tujuh orang pria dan satu wanita. “Dari korban tersebut bersama tim, kami lakukan identifikasi telah teridentifikasi sebanyak 6 korban,” […]

  • Gagal Ginjal Kronis

    Pasien Cuci Darah Terus Bertambah, Gagal Ginjal Kronis Jadi Ancaman Serius Kesehatan Nasional

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Abdul
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Jumlah pasien gagal ginjal kronis yang harus menjalani cuci darah di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan. Data BPJS Kesehatan mencatat, sepanjang 2024 terdapat 134.057 pasien yang rutin menjalani hemodialisa. Angka ini diyakini belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil, mengingat masih banyak penderita gagal ginjal yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Kementerian Kesehatan mengungkapkan, […]

expand_less