Aktivis Pinta Proses Pemilihan Direksi PDAM Kota Bogor Tiru Gubernur: bukan hadiah politik!
- account_circle Abdul
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Bogorplus.id – Sekretaris Pemuda Nasional Kota Bogor Nur Isman Iskandar menyoroti dinamika jabatan strategis pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya sektor pelayanan air minum.
Ia meminta BUMD PDAM Kota tidak boleh dicederai oleh kepentingan politik praktis, balas jasa kekuasaan, maupun praktik bagi-bagi jabatan.
Ia menjelaskan, informasi yang beredar di ruang publik, Wali Kota Bogor telah mengusulkan tiga nama calon direksi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni Dani Rakhmawan sebagai calon Direktur Operasional, Muzakkir sebagai calon Direktur Pelayanan dan Bisnis dan Teguh Setiadi sebagai calon Direktur Administrasi dan Keuangan.
Ia menegaskan bahwa proses pengusulan tersebut harus diawasi secara ketat dan tidak boleh menyisakan ruang kecurigaan publik.
“Direksi Perumda Tirta Pakuan bukan jabatan politik. Jabatan ini bukan hadiah, bukan kompensasi, dan jangan pernah dijadikan ajang balas budi politik. Jika proses seleksi ternodai kepentingan non-profesional, maka yang dirugikan adalah masyarakat Kota Bogor sebagai penerima layanan”, Ujar Nur Isman.
Dalam prosesnya diduga adanya main mata antara kekuasaan, Paniti Seleksi dengan calon. Tercatat ada satu nama yang dulunya Relawan Pemenangan Wali Kota Bogor.
“Harusnya pak dedie Rachim lihat sosok Gubernur Jawa Barat, timses nya tidak ada yang dikasih jabatan, khawatir timbul konflik of interest”, tutup Nur Isman.
- Penulis: Abdul








