Diduga Tipu UMKM, Influencer TikTok Pandu Bone Dilaporkan Bawa Lari Uang Endorse Jutaan Rupiah
- account_circle Abdul
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Dunia maya, khususnya di wilayah Bekasi dan Cikarang, tengah dihebohkan dengan dugaan aksi penipuan yang dilakukan oleh oknum content creator atau influencer TikTok yang dikenal pandu bone.
Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai angkat suara terkait kerugian yang mereka alami setelah menggunakan jasa promosi (endorse) dari sang influencer.
Para korban mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, serta mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan saat mencoba menagih hak mereka.
Salah satu korban, pemilik usaha Seblak Prasmanan, menyebut telah mentransfer uang sebesar Rp2 juta untuk biaya endorse.
Namun hingga waktu yang dijanjikan, PB tidak kunjung datang ke lokasi usaha. Permintaan pengembalian dana pun disebut tidak direspons.
“Hati-hati ya gaes kalau mau endorse @pandu.bone. Kita sudah payment 2 juta tapi dia nggak datang sama sekali, minta refund juga nggak dikasih,” tulis korban melalui unggahan media sosialnya.
Kasus serupa juga dialami pemilik kedai Mie Ayam Bakso Urat 234 di Cikarang. Ia mengaku tidak hanya kehilangan uang, tetapi juga menerima perlakuan yang dianggap tidak pantas. Saat menagih janji, ia justru disebut “bawel” dan “kampungan”.
Korban juga menuding adanya unggahan Instagram Story dari PB yang menyebut harga bakso di kedainya tidak sesuai.
Disebutkan harga Rp15 ribu, padahal menurut pemilik usaha, promo yang tertera di spanduk jelas dimulai dari Rp8 ribu.
“Dia bilang saya nego, padahal dia sendiri yang menawarkan harga 1 juta dan disanggupi. Pas ditagih malah bilang nggak akan balikin uangnya,” ujar pemilik akun @anggi_pamungkas12.
Berdasarkan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang beredar, Pandu sempat menjanjikan pengembalian dana pada Senin, 22 Desember 2025.
Namun hingga melewati tanggal tersebut, pesan dari korban disebut hanya dibaca atau tidak ditanggapi. Sejumlah korban juga mengaku akun media sosial mereka diblokir setelah mencoba meminta kejelasan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pandu belum memberikan klarifikasi resmi meski telah dihubungi melalui pesan langsung maupun didatangi ke kediamannya.
- Penulis: Abdul








