Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penilaian Adipuran Baru Hanya Mencakup 2 Kategori: Kota Bersih dan Kota Kotor

  • account_circle Putri
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Adipura merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) yang diberikan kepada kota/kabupaten di Indonesia atas keberhasilan menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, dan kualitas lingkungan perkotaan.

Kementerian Lingkungan Hidup menerapkan sistem penilaian baru dalam penghargaan Adipura. Kini penilaian mencakup dua kategori, yaitu Kota Bersih dan Kota Kotor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. rachim menyampaikan bahwa perubahan sistem ini merupakan bentuk ketegasan pemerintah agar lebih serius dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan sekitar.

“Sekarang tidak ada lagi zona nyaman. Kota yang mampu mengendalikan dan mengelola sampah dengan baik akan disebut Kota Bersih. Sebaliknya, kota yang masih memiliki persoalan pengelolaan sampah akan dikategorikan sebagai Kota Kotor. Ini sangat tegas dan sangat jelas,” ujar Dedie Rachim, Rabu (25/2/2026).

Dedie Rachim menilai, kategori ini merupakan peringatan bagi seluruh pemerintah daerah, termasuk Kota Bogor, agar tidak nanggung-nanggung dalam menangani persoalan persampahan Kota.

Selain itu, Dedie Rachim juga menambahkan bahwa penilaian ini merupakan cerminan wajah kota di mata nasional.

Dedie Rachim menjelaskan, penilaian Adipura kini akan sangat menitikberatan pada kinerja pengelolaan sampah secara menyeluruh, dari pengurangan sampah, pemilahan, pengangkutan, pengolahan, sampai kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau pengelolaan sampahnya masih bermasalah, mau seindah apa pun tamannya, tetap tidak bisa disebut Kota Bersih. Ini pendekatan yang lebih jujur dan objektif,” katanya.

Dedie Rachim menegaskan pentingnya Kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mengatur persampahan berkelanjutan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran warga untuk memilah sampah, mengurangi plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor penentu. Kota Bersih bukan hanya kerja wali kota, tapi kerja bersama,” ujarnya.

“Adipura merupakan ukuran nyata apakah sebuah kota benar-benar peduli pada lingkungannya atau tidak,” tutupnya.

Mengutip laman kemenlh.go.id, Mekanisme penilaian Program Adipura terdiri dari 5 (lima) tahap, yaitu:

  • Tahap Pertama, berupa pengumpulan data sekunder kapasitas pengelolaan sampah Kabupaten/Kota berdasarkan data SIPSN.
  • Tahap Kedua, adalah tahap klarifikasi Kota/Kabupaten yang dliakukan dengan kriteria sebagaimana tercantum pada Peraturan Menteri tentang Adiwiyata.
  • Tahap Ketiga, adalah tahap pemantauan dengan memantau: 1) Kebersihan dan Pengelolaan Sampah (50%); 2) Pengurangan Sampah di sumbernya melalui pelibatan aktif masyarakat dan Penanganan Sampah melalui fasilitas pengelolaan sampah; 3) Anggaran pengelolaan sampah (20%); SDM dan Fasilitas (30%).
  • Tahap Keempat, adalah tahap penilaian, yang meliputi skala dan kriteria nilai serta bobot sebagaimana ditetapkan dalam SK MenLH No.1418 Tahun 2025.
  • Tahap Kelima (Akhir), yakni Menteri menetapkan Kabupaten/Kota Penerima penghargaan Adipura Kencana, Adipura, sertifikat Adipura dan Predikat Kota Kotor.

Penyerderhanaan Kriteria ADIPURA (Capaian kinerja)

Tahun ini terdapat perubahan kriteria, dari yang sebelumnya terdpaat 291 kriteria (kebersihan, pengelolaan sampah, pemanfaatan sampah, keteduhan dan penghijauan, kondisi gulma dan sedimen), kini berkurang jadi 88 kriteria (kebersihan, pengelolaan sampah, dll).

Perbahan ini meliputi Simplifikasi Metode tanpa mengurangi substansi parameter kunci. Penguatan Korelasi (penguatan korelasi antara pengelolaan sampah dan kebersihan) dan Sistem Penilaian yang Mudah (Sistem penilaian yang mudah digunakan oleh tim pemantau lapangan dengan latar belakang keilmuan yang bervariasi).

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Bahasa Tubuh Pria yang Diam-Diam Jatuh Cinta

    5 Bahasa Tubuh Pria yang Diam-Diam Jatuh Cinta

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pria dan wanita mungkin menunjukkan gerak-gerik yang berbeda saat sedang naksir seseorang. Ternyata, ada lho, bahasa tubuh pria jatuh cinta diam-diam. Sayangnya, tidak semua orang menyadari perubahan perilaku si dia yang diam-diam tertarik kepadamu. Kenali Bahasa Tubuh Tanda Pria Sedang Jatuh Cinta Diam-diam Wanita cenderung ekspresif dalam mengungkapkan rasa cinta. Tak seperti pria […]

  • Diduga Masalah Cinta, Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Cibinong

    Diduga Masalah Percintaan, Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Cibinong

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pria berinisial E (28) ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Desa Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung. Kapolsek Cibinong AKP Jony Handoko mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Kamis (18/12/2025). Kejadian berawal dari pacar korban yang berinisial T (16) meminta putus melalui telfon pada pukul 03.00 WIB. “Karena trauma […]

  • Angin Puting Beliung di Bojonggede, 20 Rumah Rusak

    Angin Puting Beliung di Bojonggede, 20 Rumah Rusak 

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (24/10). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Rekaman video angin puting beliung viral di media sosial. Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada sebanyak 20 rumah yang rusak akibat angin puting beliung tersebut. “Dikarenakan hujan disertai angin kencang mengakibatkan beberapa […]

  • Peran Orangtua dalam Mencegah Anak dari Pergaulan Bebas di Masa Pubertas

    Peran Orangtua dalam Mencegah Anak dari Pergaulan Bebas di Masa Pubertas

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Seiring perkembangan fisik dan psikologis, anak usia sekolah akan melalui usia pubertas dan mulai melirik lawan jenis. Orangtua sebagai sekolah pertama dan panutan atau role model bagi anak, dinilai perlu menjadi benteng pertama agar anak jauh dari pergaulan bebas selama masa pubertas. Pergaulan bebas yang dimaksud ialah pergaulan yang tidak menerapkan norma-norma yang […]

  • Unpak Kirim Puluhan Mahasiswa Berprestasi Ke Kompetisi Nasional

    Unpak Kirim Puluhan Mahasiswa Berprestasi Ke Kompetisi Nasional

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Universitas Pakuan (Unpak) resmi melepas puluhan mahasiswa terbaiknya untuk berlaga pada empat kompetisi nasional. Ajang bergensi itu yakni Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI), Abdidaya Ormawa, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), dan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) 2025. Pelepasan ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam menguatkan prestasi, inovasi, dan karakter mahasiswa. Rektor Unpak […]

  • Gerakan Tanam Cabai di Jasinga, Strategi Pemkab Bogor Tekan Inflasi dari Sawah Petani

    Gerakan Tanam Cabai di Jasinga, Strategi Pemkab Bogor Tekan Inflasi dari Sawah Petani

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat strategi pengendalian inflasi daerah melalui sektor pertanian. Mereka menggelar Gerakan Tanam Cabai bersama Kelompok Tani (Poktan) Biotani di Kecamatan Jasinga. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas strategis, khususnya cabai, yang selama ini menjadi salah satu pemicu inflasi. Staf Ahli Bidang Administrasi dan Keuangan, […]

expand_less