Pemkot Bogor Siapkan Pembangunan Trase Pengganti Jalan Salah Danasasmita
- account_circle Putri
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Foto: Bogorplus.id
bogorplus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai menyiapkan pembangunan trase atau jalur jalan baru sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita (Batutulis) yang mengalami keretakan setelah terdampak longsor Januari 2026 kemarin.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan lahan pembangunan untuk jalur baru tersebut tetap berada di Kecamatan Bogor Selatan, tepatnya di Kelurahan Lawanggintung. Jalur baru tersebut akan tersambung hingga kawasan Kelurahan Batutulis.
Saat ini, Pemkot Bogor sedang memasuki tahap awal pembangunan trase baru dengan penyiapan lahan serta proses pembersihan dan pematahan lahan, atau cut and fill.
“Tanggal 23 Februari 2026 ini kami mulai cut and fill untuk jalur trase baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita. Kalau kami lihat di lapangan, insyaAllah lahannya sudah aman, sudah clear,” kata Dedie, Senin (23/2/2026).
Dedie Rachim menambahkan, trase baru yang akan dibangun sebagai jalan pengganti Jalan Saleh Danasasmita Batutulis ini memiliki Panjang 230 meter dengan lebar kurang lebih 18 meter.
Dedie menargetkan, proses cut and fill ini dapat berlangsung singkat hanya dua minggu sebagai tahap awal sebelum tahapan kontruksi dimulai.
“Jadi lahan ini dibersihkan, pohon-pohonnya gitu yaa yang harus dipangkas maupun yang direlokasi kalau memungkinkan. Proses cut and fill-nya tidak akan lama paling satu minggu sampai dua minggu,” katanya.
Pemkot Bogor sebelumnya sudah melakukan pembebasan lahan pada lahan untuk trase baru ini menggunakan anggaran APBD pada akhir 2025 lalu sebesar Rp19.991.500.000. Sebelumnya, lahan ini dimiliki oleh 3 warga sekitar.
Untuk pembangunan konstruksi atau fisik jalan, Dedie Rachim menjelaskan bahwa Kawasan tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, sehingga pembangunannyapun dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat.
Saat ini, Pemprov Jawa Barat masih menunggu proses lelang proyek tersebut. Setelah diperoleh pemenang dari Pemprov Jawa barat, kontruksi dapat langsung dilaksanakan dengan target enam bulan pengerjaan.
“Jadi nanti begitu diperoleh pemenang dari pemerintah provinsi, mereka tinggal langsung mengerjakan konstruksi karena trasenya sudah kami siapkan, termasuk perizinan dan lain sebagainya. Secara keseluruhan mohon doa dari masyarakat untuk kelancaran proyek ini. Ini semata-mata untuk membantu masyarakat yang selama ini aksesnya terganggu,” katanya.
- Penulis: Putri








