Breaking News
light_mode
Trending Tags

Meski Sudah Ditertibkan, PKL Nekat Kembali Jualan di Pasar Bogor

  • account_circle Sandi
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) kembali membuka lapak di kawasan sekitar Pasar Bogor meski Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebelumnya telah melakukan penertiban.

 

Para pedagang memilih tetap berjualan karena momentum menjelang Ramadan dan Lebaran 2026 dinilai sebagai periode paling ramai pembeli sekaligus penopang kebutuhan ekonomi mereka.

 

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan pembersihan area pada Senin (16/2/2026).

 

Pemkot Bogor meminta para PKL segera pindah ke lokasi relokasi yang telah disiapkan, yakni Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua.

 

Namun, pada Rabu (18/2/2026), sejumlah pedagang masih tampak berjualan di Jalan Bata dan sekitarnya.

 

Mereka mengaku telah menerima imbauan bahkan peringatan langsung dari petugas, tetapi memilih bertahan sementara waktu hingga Lebaran.

 

“Iya memang sudah dilarang, tapi karena sekarang sudah mau puasa dan nanti Lebaran jadi tanggung,”ujarnya.

 

“Di sini ramai pembeli, jadi kami mau berjualan di sini dulu saja sampai Lebaran nanti,”tegasnya.

 

Sementara itu, pedagang buah, Andri (38), menyampaikan alasan serupa. Ia mengaku telah mengetahui rencana relokasi, tetapi belum siap pindah dalam waktu dekat karena khawatir kehilangan pelanggan.

 

“Kami dengar mau dipindahkan ke Pasar Gembrong Sukasari sama Pasar Jambu Dua. Tapi pembeli kan belum terlalu tahu lokasi itu. Kalau di sini sudah pada tahu, jadi karena sekarang mau puasa kami paksa jualan sebentar di sini sampai Lebaran,” kata Andri.

 

Kemudian, Rizal (36), pedagang sayuran lainnya, mengaku ingin menghabiskan stok dagangan yang telah dibeli dalam jumlah besar.

 

 

Ia menilai lokasi lama lebih menjamin perputaran barang karena sudah memiliki pelanggan tetap.

 

“Sudah tahu tidak boleh jualan lagi di sini, tapi sayang kalau pindah sekarang. Pembeli langganan biasanya ke sini, lokasinya juga strategis. Jadi mau menghabiskan jualan dulu. Nanti habis Lebaran baru pindah,” ucap Rizal.

 

Pemkot Bogor menegaskan penertiban dilakukan untuk menata kawasan Pasar Bogor agar lebih tertib, bersih, dan aman.

 

Selain itu, area tersebut dinilai berisiko karena berada dekat dengan proses pembongkaran Gedung Pasar Bogor hingga Plaza Bogor yang kini memasuki tahap awal pembongkaran struktur utama.

 

Aktivitas proyek dikhawatirkan membahayakan pedagang maupun pembeli jika kegiatan jual beli tetap berlangsung di sekitar lokasi pembongkaran.

 

Meski demikian, para PKL menyatakan siap mematuhi aturan pemerintah. Mereka hanya meminta keringanan waktu hingga Lebaran 2026 dan berkomitmen menjaga kebersihan serta ketertiban selama masih berjualan di sekitar Pasar Bogor.

 

 

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko PMK Pastikan Anggaran Pemerintah Cukup untuk Penanganan Bencana Sumatera

    Menko PMK Pastikan Anggaran Pemerintah Cukup untuk Penanganan Bencana Sumatera

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Praktino menyampaikan akan memastikan pemerintah memiliki anggaran yang memadai dalam penanganan bencana di Sumatera. Ungkapan tersebut disampaikan Praktino usai Rapat Koordinator Tingkat Menteri terkait Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (17/12/2025). “Bapak Presiden juga menjamin bahwa pemerintah mempunyai anggaran yang […]

  • Larangan Ngetem Dinilai Beratkan Sopir Angkot Bogor

    Larangan Ngetem Dinilai Beratkan Sopir Angkot Bogor 

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Larangan berhenti menunggu penumpang atau ngetem yang diberlakukan Pemerintah Kota Bogor menuai keluhan dari para sopir angkutan kota (angkot). Mereka menilai kebijakan tersebut semakin mempersempit peluang mendapatkan penumpang, di tengah persaingan ketat dengan transportasi berbasis aplikasi.   Sopir angkot trayek 02 Sukasari–Terminal Bubulak, Sutanda (47), mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan operasional sejak tidak diperbolehkan mengetem. […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Nilai Dadang Kosasih Layak Jadi Kadishub

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih layak menjadi Kepala Dinas (Kadis). Hal itu Kang Dedi Mulyadi (KDM) sampaikan saat mengahadiri Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 di Kabupaten Bogor, Selasa (3/6). Ia menitipkan pesan kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto agar Dadang Kosasih menjadi kepala Dinas Perhubungan (Dishub). KDM […]

  • 7 Langkah Mudah Menanam Bunga di Pekarangan Rumah agar Lebih Asri

    7 Langkah Mudah Menanam Bunga di Pekarangan Rumah agar Lebih Asri

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menurut buku Budi Daya Bunga Potong dan Tanaman Hias karya Nurhajati Ansori Mattjik halaman 289, genera atau spesies tanaman hias bunga sangat banyak jumlahnya. Hampir semua tanaman yang berbunga dapat dikelompokkan ke dalam tanaman hias berbunga. Sebut saja seperti bunga matahari, mawar, anggrek, dan lain-lain. Menanam bunga di pekarangan rumah dapat memberikan manfaat yang […]

  • LS Vinus Soroti Kurangnya  keterbukaan Informasi DPRD Kabupaten Bogor 

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Lembaga Studi Visi Nusantara menggelar Diskusi Rencana Kerja DPRD Kabupaten Bogor di Seknas LS Vinus, Cibinong, Rabu (15/1). Diskusi itu menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara dan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FMPPI ) Lucius Karus. Founder LS Vinus, Yusfiriadi memberikan catatan kepada DPRD untuk mengaktifkan kembali website resminya untuk keterbukaan informasi. Kata […]

  • Kecelakaan di Tol Jagorawi Kembali Terjadi, Truk Pecah Ban Menabrak Fortuner di KM 23

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kecelakaan lalu lintas di Tol melibatkan sebuah truk box dan Toyota Fortuner terjadi di Tol Jagorawi pada Kilometer (Km) 23+800, Bogor, Jawa Barat. Insiden ini disebabkan karena truk yang mengalami pecah ban. “Faktor yang memengaruhi pecah ban,” kata Kainduk PJR Tol Jagorawi Kompol Jajuli, dalam keterangannya, Sabtu (1/3/2025) Kejadian itu berlangsung pada sekitar […]

expand_less