Jelang Setahun Kepemimpinan, Dedie–Jenal Rotasi 24 Pejabat Pemkot Bogor
- account_circle Putri
- calendar_month Rab, 11 Feb 2026
- comment 0 komentar

Foto: Pemkot Bogor
bogorplus.id – Rotasi dan pengangkatan 24 posisi dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim serta Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelang satu tahun masa jabatan mereka, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang diadakan di Plaza Balai Kota Bogor ini mencakup pelantikan pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, pejabat fungsional, kepala sekolah, dan kepala puskesmas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Dedie Rachim mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan di posisi sebelumnya dan selamat menjalankan tugas di posisi yang baru.
Dia menyatakan bahwa perubahan posisi ini merupakan suatu siklus karena ada beberapa jabatan yang udah dipegang selama tiga tahun bahkan lebih dari lima tahun.
“Sehingga ini menjadi bagian kita untuk menyehatkan organisasi, kemudian menguatkan komitmen dalam rangka memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.
Pada kesempatan ini, Dedie Rachim juga menyampaikan amanat khusus dari Presiden Prabowo yang disampaikan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, termasuk dalam hal menjaga kebersihan dan lingkungan.
Di samping itu, tantangan bersama saat ini adalah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta perbaikan dan pengaturan transportasi.
Kepada para lurah, Dedie Rachim juga meminta agar lebih mengenali warganya secara detail dan mendalam.
“Sehingga lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Dengan demikian, masyarakat akan merasakan keberadaan pemerintah, baik di level kota maupun di tingkat lingkungan.
“Tidak perlu segala sesuatu viral dulu, karena di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil. Jadi Bapak Ibu Lurah harus mengenal warganya, seperti anak-anak difabel yang memiliki keistimewaan, mereka yang autis, tunanetra, dan tunarungu harus kita pahami dan kita ketahui,” ucapnya.
Secara spesifik, Dedie Rachim juga mengucapkan terima kasih kepada Deni Hendana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor dan kini memperoleh posisi baru.
Dia mengingatkan bahwa untuk mempercepat pembangunan, diperlukan modal pembangunan yang tidak hanya bersumber dari sumber daya manusia yang berkapabilitas, tetapi juga dari lingkungan kerja yang memadai. Dengan harapan, peningkatan pendapatan dan kehadiran anggaran dapat mendukung visi dan misi yang ada.
“Saya berharap kepada Abdul Wahid untuk dapat segera melaksanakan langkah-langkah perbaikan, pembenahan, serta peningkatan pendapatan agar target capaian Pemkot Bogor yang nantinya akan kita pakai sebagai modal pembangunan di Kota Bogor dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
- Penulis: Putri








