Unpak Wisuda 575 Lulusan, Rektor Tekankan Penguasaan Teknologi Hadapi Tantangan Global
- account_circle Sandi
- calendar_month Rab, 11 Feb 2026
- comment 0 komentar

Universitas Pakuan (Unpak) menggelar Wisuda Doktor, Magister, Sarjana, dan Ahli Madya Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026. Foto : Unpak
bogorplus.id– Universitas Pakuan (Unpak) menggelar Wisuda Doktor, Magister, Sarjana, dan Ahli Madya Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 575 wisudawan dan wisudawati yang berlangsung, di Gedung Braja Mustika, Kota Bogor Selasa, (11/2).
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unpak sekaligus Ketua Pelaksana Wisuda, Prof. Eri Sarimanah menyampaikan rasa syukir atas terselenggaranya wisuda dengan baik dan lancar.
Wisuda gelombang I ini diikuti oleh lulusan Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Vokasi.
Secara rinci, lulusan Program Sarjana (S1) berjumlah 484 orang yang berasal dari berbagai program studi, antara lain Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Farmasi, Ilmu Komputer, Teknik Sipil, Pendidikan, hingga Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Kemudian, Program Magister (S2) meluluskan 65 orang, Program Doktor (S3) sebanyak 12 orang, dan Program Vokasi (DIII) sebanyak 14 orang.
Prof. Eri Sarimanah juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.
Ia berharap ilmu yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, dan bangsa.
Selain itu, Prof. Eri mengingatkan para lulusan untuk terus menjaga hubungan dengan almamater dan berkontribusi bagi kemajuan Unpak di masa mendatang.
Sementara itu, Rektor Unpak Prof. Didik Notosudjono dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda kali ini memiliki makna istimewa karena dilaksanakan menjelang bulan suci ramadhan.
Menurutnya, nilai-nilai ramadhan seperti disiplin, kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri sangat relevan sebagai bekal lulusan dalam menghadapi tantangan global dan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Rektor juga menyoroti tantangan global yang dihadapi lulusan saat ini, mulai dari ketidakpastian ekonomi, konflik geopolitik, hingga disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya tiga strategi utama bagi para lulusan, yaitu penguasaan keterampilan utama berbasis teknologi dan soft skills, membangun jejaring serta pengalaman praktis, dan melakukan upskilling secara berkelanjutan.
“Jadikan kompetisi sebagai motivasi, bukan intimidasi. Hadapi persaingan dengan percaya diri, kerja keras, profesionalisme, serta tetap menjunjung tinggi etika dan nilai moral,” pesan Rektor kepada para wisudawan.
- Penulis: Sandi








