Pekerja Kontraktor yang Terpeleset dari Jembatan Leuwiranji Ditemukan Meninggal Dunia
- account_circle Sandi
- calendar_month Rab, 4 Feb 2026
- comment 0 komentar

Pekerja Kontraktor yang Terpeleset dari Jembatan Leuwiranji Ditemukan Meninggal Dunia. Foto : BPBD Kabupaten Bogor.
bogorplus.id– Pekerja kontraktor yang terpeleset di Jembatan Leuwiranji telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Tangerang Selatan.
Pencarian dilakukan selama 4 hari oleh tim SAR gabungan. Dimulai pada Minggu (1/2) sampai Kamis (4/2/2026) Pagi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani menjelaskan, sekitar pukul 07.42 WIB pihaknya menerima informasi dari warga.
Laporan tersebut, kata Adam, terdapat penemuan jasad di tepi aliran Sungai Cisadane, tepatnya di wilayah Serpong belakang Pasar Serpong, Tangerang Selatan.
Setelah menerima informasi tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi dan menemukan jasad korban pada Kamis (4/2/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.
“Korban dalam kondisi tertelungkup dan tersangkut di tepi sungai dalam kondisi MD. Tim SAR pun segera mengevakuasi korban dari sungai,” kata Adam saat dihubungi, pada Kamis.
Ia menutur, pencarian korban resmi dihentikan. Proses pencarian tersebut tidak ada kendala sama sekali.
Pihak keluarga telah mengakui jasad yang ditemukan adalah keluarganya.
“Pada pukul 09:50 SAR Gabungan melakukan Briefing sekaligus penutupan Giat operasi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pekerja renovasi jembatan Leuwiranji diduga terpeleset ke Sungai Cisadane saat melakukan pemeriksaan jembatan.
Camat Rumpin Icang Aliudin menjelaskan, laporan terjadinya peristiwa itu berasal dari Pelaksana Kontraktor renovasi jembatan Leuwiranji, pada Minggu (1/2) Malam.
Diketahui, pekerja bernama Frangki (25) itu sedang melakukan pemeriksaan pada bagian jembatan Leuwiranji dan terpeleset ke Sungai Cisadane.
“Kejadian pada saat korban sedang pengecekan baut-baut tiba-tiba terpeleset ke sungai Cisadane, sampai saat ini masih dalam pencarian,” jelas Icang dalam keterangannya, pada Senin (2/1/2026).
Hingga kini, pihak Forkopimcam Rumpin dan Gunungsindur beserta BPBD hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor telah melakukan pencarian sejak Minggu Malam. Para pihak terkait masih melakukan pencarian hingga saat ini.
Sebagai informasi, Jembatan Leuwiranji sebagai akses untuk menghubungkan Kecamatan Rumpin dan Gunungsindur.
Jembatan tersebur ditutup pada 13 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 lalu karena adanya proses peerbaikan pada konstruksi.
Adapun, perbaikan jembatan Leuwiranji itu menelan anggaran Rp 4,8 miliar dengan proses pengerjaan Desember 2025 sampai Januari 2026.
- Penulis: Sandi








