Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengangguran di Kabupaten Bogor Naik 7,69 Persen, Lulusan SMK Mendominasi

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bogor kembali mengalami kenaikan.

 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor mencatat, TPT pada 2025 naik menjadi 7,69 persen, dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 7,34 persen.

Kenaikan tersebut didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Berdasarkan data Agustus 2025, tingkat pengangguran lulusan SMK mencapai 12,72 persen, tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya.

Pola ini disebut masih serupa dengan kondisi Agustus 2024.

Sementara itu, tingkat pengangguran terendah justru berasal dari lulusan perguruan tinggi dengan angka 3,90 persen.

Adapun lulusan SMA mengalami kenaikan signifikan sebesar 0,89 poin, dari 9,54 persen pada 2024 menjadi 10,43 persen pada 2025.

Ketua Tim Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Retno Pangestuti Widianti, menyebut pihaknya masih akan mendalami data tersebut bersama analis BPS untuk mengetahui penyebab detail kenaikan TPT.

“Kami masih perlu mendiskusikan lebih lanjut dengan analis BPS terkait kondisi ini,” ujar Retno, Selasa (3/2/2026).

 

Menurut Retno, pengangguran tidak hanya disebabkan oleh minimnya lapangan kerja, tetapi juga karena sebagian masyarakat memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 

“Misalnya banyak yang senang sekolah, banyak yang melanjutkan pendidikan. Itu kan mereka juga tidak bisa dihitung sebagai angkatan kerja,” jelasnya.

 

Selain itu, Retno menilai ada pula kelompok penganggur yang sudah kehilangan minat untuk bekerja.

 

“Bisa juga banyak pengangguran yang memang sudah enggak mau kerja, itu ada,” lanjutnya.

 

Ia menambahkan, persaingan kerja yang semakin ketat dan menurunnya daya serap tenaga kerja di sektor formal turut memperparah kondisi pengangguran di Kabupaten Bogor.

 

“Keterserapan tenaga kerja di sektor formal di wilayah Kabupaten Bogor itu semakin kecil. Sekarang makin susah orang dapat kerja di sini,” ungkapnya.

 

Melihat kondisi tersebut, Disnaker Kabupaten Bogor mendorong masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada sektor formal.

 

 

Retno menyarankan agar warga mulai melirik peluang lain seperti kegiatan padat karya, wirausaha, hingga kerja ke luar negeri.

 

“Berarti kita harus melihat peluang lain. Apakah ke luar negeri sebagai pekerja migran, atau memperluas usaha-usaha supaya bisa membuka lapangan kerja sendiri. Jadi entrepreneur,” pungkasnya.

 

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bogor Bersama DPRD Bahas Raperda Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas Wujudkan Layanan Publik yang Inklusif

    Bupati Bogor Bersama DPRD Bahas Raperda Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas Wujudkan Layanan Publik yang Inklusif

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto, bersama Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, melaksanakan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor yang berlangsung di ruang rapat DPRD, Selasa (21/10/25). Rapat tersebut membahas penyampaian dan tanggapan terhadap beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Di antaranya, Raperda Kabupaten Bogor tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan […]

  • Arti Slip Merah Tilang yang Didapat Sule, Berapa Dendanya? Begini Aturan Lengkapnya

    Arti Slip Merah Tilang yang Didapat Sule, Berapa Dendanya? Begini Aturan Lengkapnya

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Komedian kondang Entis Sutisna alias Sule kembali menjadi sorotan publik, bukan karena aksi komedinya di televisi, melainkan karena terjaring razia lalu lintas. Dalam operasi Lintas Jaya yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Sule dihentikan petugas lantaran mobil double cabin yang ia kemudikan kedapatan tidak bisa menunjukkan surat uji KIR. Momen tersebut terekam […]

  • 71 Anak Pengidap Stunting di Bogor Selatan Mendapat Bantuan Pangan Selama 6 Bulan

    71 Anak Pengidap Stunting di Bogor Selatan Mendapat Bantuan Pangan Selama 6 Bulan

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kota Bogor kembali menjalin kerja sama dalam menangani masalah stunting. Gain Indonesia Bersama Rumah Zakat Bogor secara sukarela memberian bantuan pangan untuk anak-anak di daerah terebut. Hal ini terlihat dalam acara simbolis penyerahan bantuan kepada 71 anak yang mengalami stunting di Kantor Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (3/2/2026). Kedua organisasi tersebut berkomitmen untuk […]

  • Upcycling Mekarwangi Rubah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi 

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Pusat daur ulang di Kota Bogor, Upcycling Mekarwangi, berhasil mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi seperti papan dan kaso. Disini mereka mengolah sampah plastik, kresek, kemasan, alumunium foil dan non-alumunium foil. Proses daur ulang di Upcycling Mekarwangi melibatkan beberapa tahap. Usai sampah plastik masuk, pekerja melakukan penyortiran terlebih dahulu menjadi tiga jenis. Diantaranya, single […]

  • Melihat Kampung Tokyo di Desa Malasari Bogor yang Bikin Lupa Hiruk Pikuk Kota

    Melihat Kampung Tokyo di Desa Malasari Bogor yang Bikin Lupa Hiruk Pikuk Kota

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Di balik hamparan perkebunan teh di Kaki Gunung Halimun Salak, tersembunyi sebuah kampung kecil yang disebut mirip pedesaan di Negara Jepang. Namanya Kampung ini yakni Malani. Tapi kebanyakan oranh menyebutnya dengan Kampung Tokyo. Lokasinya ada di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Suasana yang masih sangat asri, anak-anak bermain di tengah hari, gemericik air […]

  • Siapa Pemilik Saham DCII yang Tengah Meroket? Ini Nama Besar di Balik Kenaikan Tajam hingga Juli 2025

    Siapa Pemilik Saham DCII yang Tengah Meroket? Ini Nama Besar di Balik Kenaikan Tajam hingga Juli 2025

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Pergerakan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan tajam para pelaku pasar modal di Indonesia. Di tengah dinamika pasar yang fluktuatif, saham emiten data center ini justru mengalami lonjakan harga yang signifikan. Terhitung sejak pertengahan Juli 2025, DCII berhasil mencetak kenaikan hingga 86 persen dalam waktu kurang dari […]

expand_less