Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kurangi Penumpukan Pasien RSUD, Pemkab Bogor Perkuat Layanan Puskesmas 

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus membenahi sistem pelayanan kesehatan dengan fokus pada penguatan layanan kesehatan primer dan penerapan zonasi wilayah kesehatan.

Strategi ini dilakukan untuk memastikan pemerataan layanan sekaligus menekan kepadatan pasien di rumah sakit, khususnya RSUD.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menegaskan bahwa transformasi sistem kesehatan diarahkan agar masyarakat tidak selalu bergantung pada rumah sakit, melainkan mendapatkan pelayanan optimal di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Penguatan pelayanan kesehatan primer menjadi kunci. Puskesmas harus percaya diri menangani kasus sesuai kewenangannya, dan rumah sakit berperan sebagai rujukan untuk kasus yang memang membutuhkan penanganan lanjutan,” ujar dr. Fusia, Kamis (29/1).

Dengan jumlah penduduk lebih dari 6 juta jiwa dan wilayah yang sangat luas, Kabupaten Bogor membagi layanan kesehatannya ke dalam enam zonasi wilayah kesehatan.

Setiap zonasi telah didukung oleh RSUD sebagai rumah sakit rujukan utama agar sistem pelayanan dan rujukan berjalan lebih terarah dan efisien.

Melalui sistem zonasi ini, rujukan pasien diharapkan tidak lagi lintas wilayah secara tidak perlu.

Pasien akan diarahkan ke rumah sakit rujukan terdekat sesuai zonasinya.

“Zonasi ini penting agar pelayanan lebih cepat dan merata. Tidak logis jika pasien dari wilayah barat harus dirujuk jauh, padahal di wilayahnya sudah tersedia RSUD,” jelasnya.

Saat ini, Kabupaten Bogor memiliki 101 Puskesmas, dengan 37 di antaranya merupakan Puskesmas DTP (rawat inap) yang mampu menangani kegawatdaruratan tertentu, termasuk layanan kesehatan ibu dan bayi.

Dinas Kesehatan juga mendorong terbentuknya jejaring kuat antara Puskesmas dan rumah sakit di setiap zonasi.

Melalui jejaring tersebut, dokter Puskesmas dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis rumah sakit.

“Kasus dengan kategori zona hijau hingga kuning sebenarnya bisa ditangani di Puskesmas. Kita ingin Puskesmas tidak hanya menjadi tempat rujukan administratif, tetapi benar-benar mampu menyelesaikan banyak kasus,” ungkapnya.

Ia mengakui, salah satu tantangan saat ini adalah kepadatan IGD di wilayah barat Kabupaten Bogor, seperti Leuwiliang dan sekitarnya.

Namun, kepadatan tersebut bukan disebabkan oleh lambatnya pelayanan, melainkan tingginya jumlah kunjungan masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan bersama manajemen rumah sakit telah melakukan berbagai upaya.

Mulai dari penambahan ruang dan tempat tidur rawat inap, optimalisasi ruangan yang ada, penguatan kolaborasi Puskesmas, rumah sakit, hingga penugasan dokter spesialis untuk kunjungan berkala ke Puskesmas.

“Langkah ini diharapkan dapat menekan lonjakan pasien di IGD sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat primer,” katanya.

Seluruh kebijakan tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, tepat, dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

“Pelayanan kesehatan harus adil dan merata. Masyarakat tidak boleh bingung ketika sakit, serta tidak boleh terhambat oleh jarak maupun sistem,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bendungan Cibalok Siaga 3, Warga Pinggir Kali Mesti Waspada

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Hujan dengan intensitas cukup tinggi sejak pagi menguyur Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Selasa (28/1). Hal ini menyebabkan Bendungan Cibalok, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor meluap hingga 120 cm. Petugas Bendungan Cibalok, Nazar Adiyana mengatakan, saat ini Bendungan Cibalok berstatus siaga 3 dengan  Tinggi Muka Air (TMA) turun 100 cm. “Tadi sore jam 3 an itu […]

  • Asal Usul Sholat Jumat dan Alasannya Hanya Diwajibkan untuk Laki-laki

    Asal Usul Sholat Jumat dan Alasannya Hanya Diwajibkan untuk Laki-laki

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Setiap laki-laki Muslim wajib melaksanakan sholat Jumat. Hal ini sudah berlangsung sejak sejarah sholat Jumat itu dimulai pertama kali. Dalil sholat Jumat tertuang dalam Quran surat Al Jumu’ah ayat 9. Allah SWT berfirman mengenai hukum shalat Jumat adalah wajib يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا […]

  • Siapa Sebenarnya JN dan P? Sosok Mafia Sepak Bola yang Diungkap Andre Rosiade

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade kembali menjadi sorotan setelah menyebut dua inisial yang diduga operator mafia sepak bola nasional, yaitu JN dan P. Dalam unggahannya di Instagram, Andre Rosiade blak-blakan mengaku, mengetahui identitas dua orang yang diyakininya terlibat dalam praktik pengaturan skor atau match-fixing di Liga 1 Indonesia. Pernyataan ini sontak menjadi perbincangan […]

  • Rheza Sendy Pratama Siapa? Mahasiswa Amikom Yogyakarta yang Tewas di Tengah Bentrokan

    Rheza Sendy Pratama Siapa? Mahasiswa Amikom Yogyakarta yang Tewas di Tengah Bentrokan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama, meninggal dunia pada Minggu, 31 Agustus 2025. Peristiwa memilukan ini terjadi di tengah bentrokan antara aparat dan massa demonstran di kawasan Ring Road Utara, dekat Markas Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Video dan laporan awal menyebutkan bahwa Rheza menjadi korban kekerasan yang […]

  • KNPI Percepat Program Kerja Kecamatan Meski SK DPK Telah Kadaluarsa Sejak 2025

    KNPI Percepat Program Kerja Kecamatan Meski SK DPK Telah Kadaluarsa Sejak 2025

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor terus mempercepat program kerjanya di tingkat kecamatan, meski Surat Keputusan (SK) untuk beberapa Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) telah kadaluarsa sejak awal tahun 2025. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyu Chaniago, dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Wahyu menjelaskan, meskipun secara sah masa jabatan […]

  • Polda Jabar Sebut Ada Hambatan di Jalur Alteri Utara dan Selatan

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id -Dirlantas Polda Jabar Kombes Dodi Darjanto menyebut, jalur arteri selatan utara sedit mengalami hambatan di H+4 libur lebaran. Dodi mengatakan, pihak kepolisian dan pemerintah intansi terkait telah melaksamakan manajemen rekayasa lalu lintas pola-pola buka tutup arus. “Sehingga yang berjalan menuju ke arah Bandung atau arus mudik ke arah Jakarta itu bisa lebih lancar karena […]

expand_less