Perumda Tirta Kahuripan Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra
- account_circle Sandi
- calendar_month Rab, 21 Jan 2026
- comment 0 komentar

Perumda Tirta Kahuripan Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menunjukkan kepedulian nyata terhadap krisis kemanusiaan akibat bencana alam dengan menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Bantuan difokuskan pada pemulihan akses air bersih yang menjadi kebutuhan paling mendesak di masa darurat.
Melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan berbagai pihak terkait, Tirta Kahuripan menyalurkan bantuan logistik, sembako, serta alat penjernih air portable untuk mendukung penanganan darurat di lokasi bencana.
Total nilai bantuan mencapai Rp107,5 juta yang disalurkan ke 13 desa dan kecamatan terdampak.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus wujud solidaritas antar daerah dalam menghadapi bencana alam di Indonesia.
“Sebanyak 13 desa dan kecamatan telah menerima bantuan logistik dan sembako, serta 30 unit alat penjernih air portable berkapasitas 25 liter per menit. Alat ini akan didistribusikan ke rumah sakit, pesantren, dapur umum, dan lokasi pengungsian,” ujar Abdul Somad,Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, sebagai perusahaan penyedia layanan air minum, Tirta Kahuripan memahami bahwa ketersediaan air bersih menjadi faktor krusial bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat, terutama saat bencana mengganggu infrastruktur dasar.
“Air bersih adalah kebutuhan utama dalam kondisi darurat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung upaya pemulihan di lapangan,” tambahnya.
Di sisi lain, Tirta Kahuripan juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bogor saat ini berada dalam status siaga darurat bencana pada musim penghujan.
Ancaman banjir, longsor, cuaca ekstrem, hingga abrasi berpotensi mengganggu sistem pengaliran air bersih akibat tingginya kekeruhan air baku maupun kerusakan jaringan pipa.
Untuk itu, perusahaan mengimbau seluruh pelanggan agar melakukan langkah antisipatif dengan menyiapkan cadangan air bersih di rumah dan menggunakan air secara bijak, khususnya saat proses normalisasi pengaliran berlangsung.
Dengan semangat kepedulian dan kesiapsiagaan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor berkomitmen menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih bagi pelanggan sekaligus terus berperan aktif dalam aksi kemanusiaan di tingkat nasional.
- Penulis: Sandi







