PT Antam Akui Evakuasi 3 Korban Jiwa di Area Tambang Pongkor
- account_circle Sandi
- calendar_month Sen, 19 Jan 2026
- comment 0 komentar

CSR and Sub Division Head PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susetio. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Misteri yang sempat menyelimuti peristiwa kepulan asap di area pertambangan PT Antam, Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, akhirnya terbuka.
Sebelumnya PT Antam TBK mengklaim peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa pada Selasa (13/1) lalu.
Namun kini Senin (19/1) CSR and Sub Division Head PT Antam Tbk UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susetio mengatakan pihaknya bersama tim gabungan mengavakuasi 3 orang korban jiwa.
Ketiga korban yang berhasil dievakuasi itu bukan berasal dari pegawai maupun kontraktor PT Antam, melainkan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Tiga korban jiwa itu adalah warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, yakni Jaka (32), Edi (34), dan Isep Septiana (26).
“Korban terjebak di area non operasional antam yang seharusnya steril dari aktivitas operasional penambangan,”ujarnya di Polsek Nanggung.
Agustinus Toko Susetio menambahkan, seluruh korban sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Kendati begitu, terkait kepulan asap bahwa penyebab masih dalam proses investigasi bersama aparat dan otoritas berwenang.
“Antam menunggu hasil penelusuran yang komprehensif agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan bertanggung jawab,”ucapnya.
Ia melanjutkan, PT Antam terus berkoordinasi bersama pihak terkait dan berkomitmen menjalankan penanganan ini secara professional, humanis dan selalu mengedepankan keselamatan.
“Kami menempatkan aspek kemanusiaan dan keselamatan sebagai prioritas utama dalam penanganan di tambang emas Pongkor,”pungkanya.
- Penulis: Sandi







