Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kader Muda PDIP Samakan Pilkada via DPRD dengan Senam Poco-Poco: Demokrasi Jangan Maju-Mundur

  • account_circle Sandi
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id Kader muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melontarkan kritik tajam terhadap wacana perubahan sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Mereka menyebut gagasan tersebut seperti senam Poco-Poco bergerak maju, mundur, ke kanan, dan ke kiri—yang dinilai tidak sejalan dengan semangat demokrasi.

Politikus muda PDIP Muhammad Syaeful Mujab mengatakan, istilah tersebut juga mencerminkan pandangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang menilai wacana perubahan sistem Pilkada justru membawa demokrasi ke arah yang tidak jelas.

Senam Poco-Poco itu gerakannya maju, mundur, kanan, kiri. Bagi PDI Perjuangan, demokrasi itu harus maju ke depan, bukan dibuat maju-mundur,” ujar Syaeful dalam konferensi pers Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, dilansir antara news, Minggu (11/1).

Syaeful menegaskan, momentum evaluasi sistem Pilkada seharusnya menjadi titik penegasan arah demokrasi Indonesia apakah ingin terus berkembang atau justru mengalami kemunduran. Ia menilai, alasan menekan politik uang tidak dapat dijadikan pembenaran untuk mencabut hak rakyat memilih pemimpinnya secara langsung.

“Persoalan politik uang adalah tantangan demokrasi yang harus diselesaikan, bukan dengan mengamputasi hak rakyat untuk memilih,” tegasnya.

Nada serupa disampaikan politikus muda PDIP lainnya, Seno Bagaskoro. Ia menekankan bahwa hubungan emosional antara pemimpin dan rakyat hanya dapat terbangun melalui pemilihan langsung.

“Bagaimana seorang pemimpin bisa merasakan keresahan rakyat kalau rakyat tidak mengenal siapa dia? Kalau dia sadar hanya dipilih oleh segelintir orang di DPRD, bukan oleh mayoritas rakyat, sulit berharap masalah rakyat bisa benar-benar selesai,” kata Seno.

Menurut Seno, bagi PDIP pemilu bukan sekadar perebutan kursi kekuasaan, melainkan sarana membangun kepemimpinan yang amanah. Terlebih, ia menilai kondisi masyarakat saat ini masih dihadapkan pada berbagai kesulitan hidup.

Masa hak rakyat untuk menentukan siapa pemimpin mereka selama lima tahun ke depan juga mau diambil? Bagi kami, itu sulit diterima oleh akal sehat,” ujarnya.

Sebagai informasi, PDIP menggelar Rakernas I pada 10–12 Januari 2026. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, rakernas ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya konsolidasi partai dalam menjalankan peran sebagai penyeimbang kekuasaan.

Rakernas ini membahas sikap politik partai, termasuk respons terhadap persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, ekonomi, penegakan hukum, serta tanggung jawab kerakyatan partai,” kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/1).

Hasto menambahkan, sikap resmi PDIP terkait sistem Pilkada akan diumumkan secara formal melalui rekomendasi hasil Rakernas I yang dijadwalkan pada Senin, 12 Januari 2026.

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Bogor Dijuluki Kota Hujan? Ini Sejarah dan Faktanya

    Mengapa Bogor Dijuluki Kota Hujan? Ini Sejarah dan Faktanya

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Bogor adalah salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Barat. Kota ini menawarkan berbagai tempat wisata alam serta situs bersejarah, dan juga berfungsi sebagai pusat penelitian pertanian penting di Indonesia, dengan adanya Institut Pertanian Bogor (IPB) yang merupakan salah satu universitas terkemuka di bidang pertanian. Asal usul nama “Bogor” diyakini berasal dari […]

  • Hilang Konsentrasi, Dua Orang Pelajar Tewas di Jalan Raya Bogor-Sukabumi

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Dua orang pelajar tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bogor- Sukabumi, Kamis (26/2). Peristiwa itu tejadi pada pukul 02.44 WIB. Korban berinisal MP (17) dan R (23). Warga Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya mengatakan, kecelakan lalu lintas itu melibatkan pengendara motor dan truk […]

  • Peringati Hari Pramuka ke-64, Pemkot Bogor Gelar Ziarah di TMP Dreded

    Peringati Hari Pramuka ke-64, Pemkot Bogor Gelar Ziarah di TMP Dreded

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Memperingati ulang tahun Pramuka yang ke-64 pada tahun 2025, Pemerintah Kota Bogor, melalui Sekretaris Daerah Denny Mulyadi, melaksanakan upacara penaburan bunga dan doa di makam pahlawan, Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded, yang terletak di Jalan Pahlawan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (14/8/2025). Di bawah langit yang mendung, Denny Mulyadi mendatangi makam pahlawan […]

  • Wali Nikah dalam Islam: Hukum, Peran, dan Urutan yang Berhak Menjadi Wali

    Wali Nikah dalam Islam: Hukum, Peran, dan Urutan yang Berhak Menjadi Wali

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ketika seorang perempuan muslim menikah, maka dia diharuskan untuk memiliki wali nikah. Bahkan jumhur ulama menyebutkan wali nikah merupakan rukun yang tak bisa dilewatkan ketika akad nikah karena memengaruhi keabsahan pernikahan tersebut. Dilansir dari detikHikmah, Muhammad Bagir dalam buku Fiqih Praktis 2 menjelaskan, maksud perwalian nikah adalah hak yang diberikan oleh syariat kepada […]

  • Ciri-Ciri Orang Meninggal Husnul Khotimah Menurut Al-Qur'an dan Hadits

    Ciri-Ciri Orang Meninggal Husnul Khotimah Menurut Al-Qur’an dan Hadits

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ciri-ciri orang mau meninggal husnul khotimah dalam Islam dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Kematian adalah sesuatu yang pasti dialami oleh tiap makhluk bernyawa. Allah SWT berfirman dalam surah Al Ankabut ayat 57, كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ ثُمَّ اِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ Artinya: “Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kemudian, hanya kepada Kami kamu dikembalikan.” […]

  • Bareskrim Polri Putuskan Hentikan Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Bareskrim Polri telah memutuskan untuk menghentikan penyelidikan mengenai laporan dugaan kepemilikan ijazah palsu oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) karena tidak ada bukti tindak pidana yang ditemukan. “Terkait dengan aduan masyarakat, pertama mereka menyampaikan dumas, kewajiban penyelidik melakukan penyelidikan, namun dari pengaduan ini […]

expand_less